Program Padat Karya BSPS Serap 231.186 Tenaga Kerja
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Program Padat Karya BSPS Serap 231.186 Tenaga Kerja

Rabu, 10 Juni 2020 | 16:54 WIB
Oleh : Imam Muzakir / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) menyatakan, pelaksanaan Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah diperkirakan dapat menyerap 231.186 orang tenaga kerja.

Baca Juga: Kempupera Bangun 34 Rusun Pendidikan Senilai Rp 101 Miliar

Direktur Jenderal Perumahan Kempupera, Khalawi Abdul Hamid, menyatakan, melalui Program BSPS ini pemerintah ingin agar masyarakat dapat meningkatkan kualitas rumahnya sehingga lebih layak huni dan membuka lapangan kerja bagi masyarakat jelang pelaksanaan kenormalan baru atau new normal.

“Salah satu upaya yang dilaksanakan Kempupera untuk mengurangi jumlah rumah tidak layak huni (RTLH) di Indonesia adalah melalui Program BSPS atau bedah rumah. Program ini juga akan menyerap ratusan ribu tenaga kerja jelang pelaksanaan new normal pandemi Covid-19. Sekitar 231.186 orang tenaga kerja diperkirakan dapat terserap melalui program BSPS ini,” ujar Khalawi Abdul Hamid, dalam siaran pers yang diterima Beritasatu.com, di Jakarta, Rabu (10/6/2020)

Dalam pelaksanaan program BSPS ini, kata Khalawi, Direktorat Jenderal Perumahan melibatkan banyak tenaga kerja seperti Koordinator Fasilitator (Korfas), Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) serta para tukang bangunan yang bekerja membangun rumah.

"Kempupera juga mendorong peningkatan perekonomian di daerah dengan melibatkan toko bangunan yang ada di daerah sekitar tinggal masyarakat penerima bantuan untuk menyalurkan bahan material bangunan untuk bedah rumah,” tegasnya.

Baca Juga: Kempupera Gelar Pelatihan Jarak Jauh Penerapan BIM

Sebagai informasi, program pembangunan rumah secara swadaya merupakan salah satu program perumahan yang tengah didorong oleh Kempupera untuk meningkatkan jumlah rumah layak huni untuk masyarakat di Indonesia.

Sedangkan, Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) merupakan bantuan dari pemerintah bagi masyarakat berpenghasilan untuk mendorong dan meningkatkan keswadayaan dalam peningkatan kualitas rumah dan pembangunan baru rumah beserta prasarana, sarana dan utilitas.

Berdasarkan data yang ada di Direktorat Jenderal Perumahan Kempupera, program kegiatan padat karya untuk BSPS melibatkan sekitar 876 orang koordinator fasilitator dengan upah bulanan sekitar Rp 6 juta per bulan.

Selain itu, TFL yang bertugas mendampingi masyarakat dalam proses pembangunan rumah tercatat sebanyak 4.397 orang dengan gaji bulanan sekitar Rp 4,5 juta per bulan. Dalam proses pembangunan rumah, dalam Program BSPS juga banyak melibatkan tukang bangunan sekitar 220.000 orang tukang yang akan mendapatkan upah ketika mereka bekerja melaksanakan pembangunan rumah.

Baca Juga: Awal 2021, Tapera Siap Beroperasi

"Jadi nanti masyarakat penerima bantuan BSPS juga dapat bekerja membangun rumahnya dan mendapatkan upah kerja. Jadi dalam melaksanakan kebijakan new normal ini, Kempupera juga ikut berupaya membantu masyarakat meningkatkan perekonomiannya dengan dana BSPS,” tandas Khalawi.



Sumber:BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kurs Rupiah Melemah ke Kisaran Rp 13.980

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan sore hari ini, Rabu(10/6/2020), melemah ke kisaran Rp 13.900.

EKONOMI | 10 Juni 2020

Data Inflasi Tiongkok Meleset, Bursa Asia Ditutup Mixed

Bursa Asia ditutup bervariasi pada perdagangan hari ini, Rabu (10/6/2020). Data inflasi Tiongkok untuk bulan Mei meleset dari estimasi analis.

EKONOMI | 10 Juni 2020

Profit Taking, IHSG Kembali ke Kisaran 4.920

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 2,27 persen ke kisaran 4.920,68 pada akhir perdagangan hari ini, Rabu (10/6/2020).

EKONOMI | 10 Juni 2020

PIP Beri Relaksasi untuk Kredit Ultra Mikro

Mekanisme relaksasi UMi dilakukan melalui yaitu penundaan kewajiban pokok dan pemberian masa tenggang.

EKONOMI | 10 Juni 2020

Wika Gedung Catatkan Laba Bersih Q1-2020 Rp 82,88 Miliar

PT Wijaya Karya Bangunan Gedung Tbk. (WEGE) mencatatkan kinerja positif dengan raihan laba bersih (unaudited) sebesar Rp 82,88 miliar di triwulan pertama 2020.

EKONOMI | 10 Juni 2020

Kemkop dan UKM Gandeng Taspen Dukung ASN dan Pensiunan Berwirausaha

PT Taspen dukung ASN dan pensiunan berwirausaha.

EKONOMI | 10 Juni 2020

Siang Ini Rupiah Masih Berkutat di Zona Merah

Rupiah hari ini diperdagangkan dengan kisaran Rp 13.915-Rp 13.995 per dolar AS.

EKONOMI | 10 Juni 2020

Wapres Dorong Bank Syariah Bantu Pulihkan Ekonomi Akibat Pandemi

Wapres mengingatkan agar bank syariah dijalankan sesuai kaidah berlaku.

EKONOMI | 10 Juni 2020

Per 2 Juni, Restrukturisasi Perbankan Tembus Rp 609,07 Triliun

OJK catat 99 dari 101 bank umum konvensional maupun syariah yang terdaftar telah merestrukturisasi kredit kepada 5,94 juta debitur yang terkena pukulan Covid-19

EKONOMI | 10 Juni 2020

CIMB Niaga Sesuaikan Jam Layanan Kantor

PT Bank CIMB Niaga Tbk melakukan penyesuaian jam layanan kantor cabang menjadi pukul 08.00-15.00 waktu setempat.

EKONOMI | 10 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS