BPS: Indeks Perilaku Antikorupsi 2020 Gagal Capai Target RPJMN
INDEX

BISNIS-27 510.175 (-19.05)   |   COMPOSITE 5783.33 (-170.92)   |   DBX 1064.04 (-1.68)   |   I-GRADE 168.858 (-6.97)   |   IDX30 499.932 (-21.14)   |   IDX80 131.904 (-5.19)   |   IDXBUMN20 373.781 (-18.36)   |   IDXG30 136.463 (-5.44)   |   IDXHIDIV20 450.262 (-18.14)   |   IDXQ30 146.101 (-6.28)   |   IDXSMC-COM 248.411 (-4.72)   |   IDXSMC-LIQ 303.864 (-9.61)   |   IDXV30 127.988 (-5.5)   |   INFOBANK15 983.467 (-36.67)   |   Investor33 429.105 (-16.64)   |   ISSI 169.797 (-4.69)   |   JII 620.069 (-22.27)   |   JII70 213.196 (-7.01)   |   KOMPAS100 1177.3 (-42.41)   |   LQ45 920.112 (-37.05)   |   MBX 1606.46 (-54)   |   MNC36 321.125 (-12.61)   |   PEFINDO25 316.867 (-8.64)   |   SMInfra18 295.49 (-13.73)   |   SRI-KEHATI 366.206 (-13.72)   |  

BPS: Indeks Perilaku Antikorupsi 2020 Gagal Capai Target RPJMN

Senin, 15 Juni 2020 | 16:30 WIB
Oleh : Herman / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Badan Pusat Statistik (BPS) kembali melaksanakan Survei Perilaku Anti Korupsi (SPAK), yang bertujuan untuk mengukur tingkat permisifitas masyarakat terhadap perilaku antikorupsi dengan menggunakan Indeks Perilaku Anti Korupsi (IPAK).

Baca Juga: Mei, Upah Riil Buruh Tani Naik 0,21%

Survei yang melibatkan 10.040 rumah tangga ini hanya mengukur perilaku masyarakat dalam tindakan korupsi skala kecil (petty corruption) dan tidak mencakup korupsi skala besar (grand corruption).

Kepala BPS, Suhariyanto menyampaikan, IPAK disusun berdasarkan dua dimensi, yaitu dimensi persepsi dan dimensi pengalaman. Dimensi persepsi berupa penilaian/pendapat terhadap kebiasaan perilaku antikorupsi di masyarakat. Sementara itu, dimensi pengalaman berupa pengalaman antikorupsi yang terjadi di masyarakat.

Indeks Perilaku Anti Korupsi 2020

Pada 2020 ini, IPAK Indonesia sebesar 3,84 pada skala 0 sampai 5. Angka ini lebih tinggi 0,14 poin dibandingkan capaian tahun 2019 sebesar 3,70. Nilai indeks semakin mendekati 5 menunjukkan bahwa masyarakat berperilaku semakin antikorupsi, sebaliknya nilai IPAK yang semakin mendekati 0 menunjukkan bahwa masyarakat berperilaku semakin permisif terhadap korupsi.

"Dari skala 0 sampai 5, untuk skala 0 sampai 1,25 berarti masyarakatnya dikatakan sangat permisif, skala 1,25 sampai 2,5 permisif, dan mengarah ke 5 menjadi antikorupsi. Jika kita lihat IPAK Indonesia sebesar 3,84, bisa dikategorikan masyarakat kita sangat antikorupsi. Namun capaian IPAK 3,84 ini masih sedikit kurang dari target RPJMN 2020 yang sebesar 4.00,” kata Suhariyanto dalam live streaming IPAK 2020, Senin (15/6/2020).

Baca Juga: Baru Satu Pelapor Terima Hadiah Premi dari KPK

Jika dilihat dari dimensinya, Suhariyanto menyampaikan, pada 2020 ini nilai indeks persepsi sebesar 3,68, menurun sebesar 0,12 poin dibandingkan indeks persepsi tahun 2019 yang sebesar 3,80. Sebaliknya, indeks pengalaman tahun 2020 sebesar 3,91 atau naik 0,26 poin dibanding indeks pengalaman tahun 2019 yang sebesar 3,65.

"Dari dimensi persepsi menunjukkan masyarakat semakin permisif terhadap korupsi di 2020. Sedangkan dari dimensi pengalaman cenderung fluktuatif, tetapi semakin antikorupsi di tahun 2020,” kata Suhariyanto.

Pada 2020, IPAK masyarakat perkotaan lebih tinggi (3,87) dibanding masyarakat perdesaan (3,81). Semakin tinggi pendidikan, masyarakat juga cenderung semakin antikorupsi. Pada tahun 2020, IPAK masyarakat berpendidikan di bawah SLTA sebesar 3,80, SLTA sebesar 3,88, dan di atas SLTA sebesar 3,97.

Masyarakat pada usia 40 tahun ke bawah paling antikorupsi dibanding kelompok usia lain. Tahun 2020, IPAK masyarakat berusia di bawah 40 tahun sebesar 3,85, usia 40–59 tahun sebesar 3,84, dan usia 60 tahun atau lebih sebesar 3,82.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Ikuti Bursa Asia, Bursa Eropa Dibuka Melemah

Indeks Stoxx600 turun 1,35 persen, DAX Jerman turun 1,88 persen, FTSE Inggris turun 1,6 persen, CAC Prancis turun 1,82 persen, FTSE MIB Italia turun 1,52 persen

EKONOMI | 15 Juni 2020

Kurs Rupiah Stabil di Kisaran Rp 14.100

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan sore hari ini, Senin (15/6/2020), relatif stabil di kisaran Rp 14.100.

EKONOMI | 15 Juni 2020

BUMN Diminta Alokasikan Belanja ke Sektor UMKM

PaDi UMKM merupakan sebuah platform digital yang mempertemukan UMKM dengan BUMN

EKONOMI | 15 Juni 2020

Bursa Asia Melemah Dipimpin Nikkei dan Kospi

Bursa Asia Pasifik turun pada awal perdagangan Senin (15/6/2020) karena kekhawatiran pandemi virus corona (Covid-19) muncul kembali.

EKONOMI | 15 Juni 2020

Resmi Diluncurkan, ORI017 Bisa Didapatkan di 25 Mitra Ini

Membeli ORI017 menandakan partisipasi langsung dari masyarakat dalam upaya pemulihan pembangunan dan perekonomian Indonesia.

EKONOMI | 15 Juni 2020

IHSG Ditutup Melemah 1,3%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 1,3 persen ke kisaran 4.816,3 pada akhir perdagangan hari ini, Senin (15/6/2020).

EKONOMI | 15 Juni 2020

29 Emiten Akan Ikuti Program BEI Waktu Indonesia Berinvestasi

Program “WIB-WITA-WIT: Waktu Indonesia Berinvestasi” mengintegrasikan kegiatan edukasi pada seluruh zona waktu WIB, WITA, WIT.

EKONOMI | 15 Juni 2020

Peranan Investasi Swasta Krusial untuk Pemulihan Perekonomian Pasca-Covid-19

Dalam menanggapi krisis akibat Covid-19, GISD sepakat dalam mempercepat upaya untuk menyelaraskan investasi dengan tujuan pembangunan berkelanjutan.

EKONOMI | 15 Juni 2020

PTPP Pastikan Park Hotel Jakarta Siap Beroperasi Kembali

PTPP memastikan Park Hotel Jakarta implementasikan SOP normal baru atau new normal.

EKONOMI | 15 Juni 2020

Mei, Upah Riil Buruh Tani Naik 0,21%

Upah riil buruh tani nasional naik sebesar 0,21% dibanding April 2020, yaitu dari Rp 52.214 menjadi Rp 52.321.

EKONOMI | 15 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS