Ekonomi RI Diprediksi Minus 3,4% pada Kuartal II 2020
INDEX

BISNIS-27 496.112 (7.49)   |   COMPOSITE 5571.66 (81.11)   |   DBX 1025.31 (6.73)   |   I-GRADE 161.222 (3.23)   |   IDX30 481.63 (9.32)   |   IDX80 126.239 (2.53)   |   IDXBUMN20 347.718 (10.77)   |   IDXG30 131.769 (1.75)   |   IDXHIDIV20 428.361 (9.36)   |   IDXQ30 139.975 (2.43)   |   IDXSMC-COM 236.298 (3.68)   |   IDXSMC-LIQ 285.496 (7.48)   |   IDXV30 117.12 (3.63)   |   INFOBANK15 959.319 (10)   |   Investor33 418.313 (5.87)   |   ISSI 162.317 (3.18)   |   JII 593.683 (14.31)   |   JII70 203.182 (4.77)   |   KOMPAS100 1131.88 (19.93)   |   LQ45 884.897 (16.77)   |   MBX 1547.61 (24.33)   |   MNC36 311.774 (4.65)   |   PEFINDO25 293.783 (7.19)   |   SMInfra18 273.756 (10.1)   |   SRI-KEHATI 356.906 (5.42)   |  

Ekonomi RI Diprediksi Minus 3,4% pada Kuartal II 2020

Rabu, 17 Juni 2020 | 21:41 WIB
Oleh : Lona Olavia / FER

Jakarta, Beritasatu.com - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk memproyeksikan ekonomi Indonesia akan tertekan cukup dalam pada kuartal II tahun ini, hingga minus 3,4 persen atau lebih dalam dari proyeksi Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati yang minus 3,1 persen.

Baca Juga: Ini Tiga Sektor Paling Terpukul di Kuartal II

Chief Economist Bank Mandiri, Andry Asmoro menilai, kinerja ekonomi pada kuartal II akan menjadi yang terberat di tahun ini sebagai dampak dari pandemi Covid-19.

"Kuartal II menurut pandangan kami yang paling dalam turunnya di tahun ini. Kalau pemerintah minus 3,1 persen, kita sudah sejak sebulan lalu membuat forecast minus 3,4 persen. Tapi, pemulihan seharusnya sudah terlihat di kuartal IV, tapi tergantung apakah ada second wave dari Covid-19,” kata Andry Asmoro dalam forum Economic Outlook Bank Mandiri secara virtual, di Jakarta, Rabu (17/6/2020).

Diungkapkan Andri, ekonomi Indonesia masih dihimpit beberapa tantangan yang perlu diwaspadai. Yakni, risiko terjadinya gelombang kedua pandemi Covid-19, banyaknya negara yang menerbitkan surat utang atau obligasi untuk mendanai stimulus agar perekonomian tak semakin tertekan lebih dalam, ketegangan perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok, dan dari sisi harga komoditas yang masih fluktuatif, ditambah isu geopolitik.

Baca Juga: Kemkeu Proyeksikan Pertumbuhan Ekonomi RI Minus 3,1%

Meski begitu, diakuinya ada peluang yang bisa mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia kedepannya. Misalnya, penggunaan digital ekonomi yang akan mendorong efisiensi dalam perekonomian, realokasi industri manufaktur, low global policy rate yang akan bertahan setahun kedepan, beberapa sektor yang secara jangka menengah dan panjang akan diuntungkan, dan inflasi di bawah 3 persen yang mendorong cost of borrowing kedepannya.

Sebelumnya, Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani, memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II bakal mengalami kontraksi hingga minus 3,1 persen. Penurunan ini sebagai imbas dari pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang berlaku penuh sepanjang April-Mei 2020 dan sebagian dari Juni 2020.

"Pada kuartal II kontraksi akan terjadi karena ini memang full PSBB diberlakukan di berbagai daerah dengan kontribusi besar terhadap ekonomi nasional, misalnya DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Jawa Barat. PSBB yang restriktif ini memengaruhi kinerja ekonomi kuartal II. Kami perkirakan minus 3,1 persen," kata Sri Mulyani.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Investasi Harus Miliki Kontribusi Sosial

Investasi harus memiliki nilai-nilai sosial kepada masyarakat.

EKONOMI | 18 Juni 2020

Sandiaga Usulkan Keringanan Tarif Pajak UMKM

Menurut Sandiaga, UMKM menciptakan 97 persen lapangan pekerjaan dan sumber ekonomi sebesar 60 persen.

EKONOMI | 17 Juni 2020

Pelatihan Daring BPR-BPRS Indonesia Pecahkan Rekor MURI

Pelatihan bertajuk 'Knowing Every Potential Opportunity (KEPO)' diikuti oleh 759 entitas bisnis dan 834 peserta.

EKONOMI | 17 Juni 2020

Ini Tiga Sektor Paling Terpukul di Kuartal II

Pertumbuhan ekonomi kuartal II 2020 turun amat dalam hingga minus 3,4% merupakan hal yang logis.

EKONOMI | 17 Juni 2020

Mendes : Satu Desa di Kabupaten Malang Tak Mau Gunakan Dana Desa Untuk BLT Desa

Satu Desa di Kabupaten Malang tahan dana desa untuk BLT.

EKONOMI | 17 Juni 2020

Akhir Tahun IHSG Diproyeksi Tembus 5.540

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bisa naik 11% menuju 5.540 di akhir tahun.

EKONOMI | 17 Juni 2020

Laba Hartadinata Tumbuh 21% Berkat Kemilau Emas

Naiknya pendapatan menjadi pemicu kenaikam laba emitem saham berkode HRTA ini.

EKONOMI | 17 Juni 2020

Dampak Covid-19, Perjalanan Indonesia Jadi Negara Maju Bisa Lebih Lama

Pandemi Covid-19 membuat ekonomi Indonesia terpuruk.

EKONOMI | 17 Juni 2020

Kemkop dan UKM Dorong Pelibatan UMKM dalam Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah

Pemerintah libatkan sektor UMKM dalam belanja barang dan jasa pemerintah.

EKONOMI | 17 Juni 2020

Kemperin Kampanyekan IKM Masuk e-Commerce

Kemperin terus pacu pengembangan IKM.

EKONOMI | 17 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS