Ini Tipe Konsumen Properti Primary di Era New Normal
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

Ini Tipe Konsumen Properti Primary di Era New Normal

Sabtu, 20 Juni 2020 | 23:38 WIB
Oleh : Amrozi Amenan / FER

Surabaya, Beritasatu.com - Kalangan pengembang properti di Surabaya bisa sedikit bernapas lega. Pasalnya, saat kondisi pasar properti tengah lesu diterjang pandemi virus corona atau Covid-19 seperti sekarang ini, masih ada konsumen yang memburu produk properti primary.

Baca Juga: Agen Properti di Surabaya Manfaatkan Teknologi

Ketua DPD Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (Arebi) Jawa Timur, Rudy Sutanto menyebutkan, tipe konsumen yang membeli produk primary di saat kondisi new normal memiliki sifat utama banyak pertimbangan. Misalnya, memilih siapa pengembangnya, bonafide atau tidak, memiliki unit ready stock, dan menawarkan uang muka atau down payment (DP) yang bisa dicicil, serta properti yang ditawarkan bisa segera dihuni dengan status pinjam pakai.

"Umumnya, mereka memilih harga yang ready stock plus bonus-bonus yang ditawarkan, seperti penyejuk udara di setiap kamar, termasuk penataan interior dan kitchen set," kata Rudy dalam diskusi dengan Beritasatu.com, di Surabaya, Sabtu (20/6/2020) malam.

Principal Java Property Citraland Surabaya ini menjelaskan, perubahan perilaku konsumen yang lebih banyak pertimbangan dalam memilih produk primary merupakan imbas dari keadaan ekonomi mereka akibat pandemi Covid-19. Oleh karena itu, pemilihan produk properti lebih didasarkan pada kebutuhan yang mendesak.

"Mereka akan membanding-bandingkan dengan lebih seksama serta membeli unit sesuai dengan kebutuhan dan budget-nya, dimana unsur spekulasi kedepannya dikurangi untuk menjaga kemampuan dalam membayar cicilan KPR,” ungkap Rudy.

Baca Juga: Harga Properti Secondary di Surabaya Turun 30%

Lebih lanjut, penghobi dan kolektor batik tulis ini mengungkapkan, lokasi favorit yang kini banyak diminati konsumen adalah proyek yang dikembangkan oleh developer yang memang sudah dipercaya oleh konsumen, baik itu di Surabaya maupun di luar Surabaya.

"Sedangkan produk properti yang banyak diminati ada di rentang harga dibawah Rp 700 juta atau dibawah harga produk secondary dengan konsumen high-end yang siap dana tunai atau cash keras di rentang harga Rp 1 miliar ke atas," jelas Rudy.

Melihat pola perubahan perilaku konsumen tersebut, lanjut Rudy, kalangan pengembang saat ini berlomba menarik minat konsumen dengan berbagai tawaran fasilitas sesuai keinginan konsumen, mulai kelonggaran uang muka yang bisa dicicil, serta berbagai bonus seperti AC di setiap kamar, TV, include interior dan kitchen set. "Sekarang, banyak pula yang menawarkan free BPHTB, AJB, canopy dan lainnya," tandas Rudy.

Kemudian, lanjut Rudy, konsumen yang ingin mendapatkan properti yang saleable price juga tersedia. Sekarang ini, broker Arebi banyak sekali yang menerima titipan properti saleable price. Kondisi menarik bagi orang atau pembeli yang mempunyai dana tunai atau cash siap dibelanjakan.

Baca Juga: Imbas Covid-19, Konsumen Beralih ke Properti Secondary

"Mereka tidak menggantungkan pelunasan pembeliannya dari pihak bank yang menyediakan KPR. Apalagi, saat ini bank agak mengerem pemberian KPR. Bagi konsumen yang pegang dana cash, akan lebih banyak informasi properti yang saleable price. Mereka enggak perlu repot pula karena agen propertinya pasti menyediakan presentasi penjualan dengan teknologi video maupun virtual reality (VR) dengan kamera 360," kata Rudy.

Adapun bagi broker yang menerima titipan saleable price akan segera menawarkan ke calon pembeli yang memegang dana cash. "Broker Arebi pastilah mempunyai data base client dan networking atau jaringan untuk mempercepat penjualan properti saleable price,” ungkap Rudy.

Rudy menegaskan, selama pandemi Covid-19 dan berlanjut hingga masa new normal sekaran ini, masih ada saja penjulan untuk produk properti primary.

"Karena dalam situasi seperti sekarang ada saja konsumen yang memang butuh dengan cashflow yang cukup. Mungkin saja perusahaannya tetap eksis, tidak PHK terutama dari indusri yang bergerak di sektor farmasi atau jasa pengiriman dan ada pengembang yang memiliki stok yang sesuai dengan selera konsumen," pungkas Rudy.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kempupera Targetkan Program PKT Serap 28.000 Pekerja

Program PKT dilaksanakan melalui pembangunan infrastruktur yang melibatkan masyarakat atau warga setempat.

EKONOMI | 20 Juni 2020

Injak Usia ke-17, PPI Diharapkan Kembali Ukir Kejayaan

Dalam usia yang menginjak 17 pada tahun ini, PT PPI diharapkan dapat kembali mengukir kejayaan perdagangan seperti di masa awalnya.

EKONOMI | 20 Juni 2020

Bangkitkan Semangat Usaha Pelaku IKM, Kemperin Gelar Pelatihan Digital

Kemperin gencar lakukan pelatihan digital pelaku IKM.

EKONOMI | 20 Juni 2020

Industri Farmasi dan Alat Kesehatan Masuk Program Making Indonesia 4.0

Kemperin berkomitmen mengakselerasi penerapan industri 4.0 di sektor manufaktur.

EKONOMI | 20 Juni 2020

Menkop dan UKM: Koperasi Harus Jadi Solusi Pembiayaan Bagi Pelaku Usaha

Pelaku usaha mikro dan ultra mikro sangat membutuhkan sosok dan kehadiran koperasi.

EKONOMI | 20 Juni 2020

Forkom KBI Inisiasi Renovasi Rumah Bung Hatta

Forkom KBI menginisiasi renovasi rumah tinggal Bung Hatta yang berada di Jalan Diponegoro 57, Jakarta Pusat.

EKONOMI | 20 Juni 2020

Agen Properti di Surabaya Manfaatkan Teknologi

Tren pemasaran properti masa kini lebih mengedepankan visualisasi.

EKONOMI | 20 Juni 2020

Harga Properti Secondary di Surabaya Turun 30%

Dampak Covid-19, konsumen properti lebih detil dalam membeli properti secondary.

EKONOMI | 20 Juni 2020

Stafsus BUMN: Rizal Mallarangeng Dapat Dorong Kinerja Telkom

Inovasi untuk membangun ekosistem digital serta berbagai inisiatif perusahaan dalam melihat peluang bisnis penting bagi Telkom.

EKONOMI | 20 Juni 2020

Kadin Sempurnakan Susunan Pengurus Bidang Kelautan dan Perikanan

Surat keputusan ditandatangani dan ditetapkan oleh Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan Perkasa Roeslani pada 29 Mei 2020.

EKONOMI | 20 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS