Aset Kripto Jadi Solusi Lemahnya Likuiditas Properti
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Aset Kripto Jadi Solusi Lemahnya Likuiditas Properti

Kamis, 25 Juni 2020 | 20:13 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Properti merupakan salah satu instrumen investasi yang memilki nilai yang stabil. Harga properti jarang jatuh dan bisa menjadi aset yang menjanjikan Selain itu, kebutuhan properti yang tinggi dan didukung sumber yang tidak bertambah menjadikan nilai atau value properti tidak akan pernah jatuh, tidak seperti aset yang lain. Adapun investasi properti biasanya berbentuk perumahan, townhouse, apartemen, tanah, area komersial, ataupun kawasan industri.

Baca Juga: Bisnis Properti Jabodetabek Masih Menjanjikan

Business Development I-Pro Token, Faizal mengatakan keuntungan berinvestasi properti adalah memiliki nilai aset yang berwujud tinggi. Selain itu, investasi dalam properti bisa mendiversifikasi portofolio, nilainya selalu meningkat seiring waktu dan lain sebagainya.

"Beberapa keuntungan tersebut membuat investasi properti menjadi favorit para investor. Sayangnya, investasi ini juga memiliki beberapa kelemahan. Misalnya, tidak transparan, biaya transaksi tinggi, likuiditas lemah, modal besar, memiliki batasan daerah, dan lain-lain," jelasa Faizal dalam keterangan persnya, Kamis (25/6/2020).

Faizal menjelaskan, I-Protoken merupakan aset kripto utility yang dikembangkan teknologi blockchain ERC20, dengan tingkat keamanan tinggi dan didukung ekosistem properti global. "I-Protoken menghadirkan terobosan aset stabil dengan menggabungkan aset kripto dengan aset properti yang memiliki nilai aset yang stabil," jelas Faizal.

Adapun yang mendasari I-Pro Token menggabungkan dua aset sekaligus, karena melihat kelemahan-kelemahan aset kripto, yaitu fluktuasi tinggi dan rawan pelanggaran hukum.

Baca Juga: Konsep TOD Tingkatkan Nilai Investasi Properti

"Melihat kelemahan tersebut, hadirlah I-Pro Token yang memilki proyek utama menciptakan pasar properti internasional terdesentralisasi baik properti komersial maupun residensial. Salah satu misinya adalah mengintegrasikan ekosistem properti global dengan mata rantai blockchain," tandas Faizal.

Menurut Faizal, I-Pro Token memungkinkan agen dan broker untuk membuat daftar produk atau layanan mereka di pasar dengan didukung oleh teknologi blockchain sebagai cloud data yang aman untuk peningkatan kemampuan leasing, penjualan, manajemen, dan pelaporan. "Pasar ini memfasilitasi koneksi antara entitas internasional untuk memungkinkan model investasi properti baru," tegasnya.

Melalui integrasi blockchain dan industri properti, pengembang properti, lembaga keuangan, dan pengguna dapat terhubung untuk menyelesaikan transaksi properti dengan aman, cepat dan lebih transparan.

"Ini merupakan bagian penting dalam mendukung pembangunan ekonomi global. Semua pihak yang terdiri dari pengembang, lembaga keuangan, agen, dan pengguna akan mendapatkan banyak manfaat dari teknologi blockchain yang canggih," tandas Faizal.

Baca Juga: Bityard Rambah Pasar Aset Kripto di Indonesia

Selain itu, lanjut Faizal, keuntungan dengan menggunakan teknologi blockchain adalam industri properti adalah memungkinkan terjadinya transparansi dalam berbagai laporan transaksi. Semua pihak dalam industri properti, baik pengembang properti, agen properti, lembaga keuangan, dan pengguna dapat melihat langsung laporan transaksi yang terjadi.

"Teknologi ini memungkinkan setiap orang untuk memiliki aset properti dengan mudah tanpa batasan regional. Ini juga akan memudahkan kita untuk mengelola izin investasi properti di negara-negara tertentu. Misalnya, jika kita ingin berinvestasi di properti di Jepang, kita tidak perlu datang ke Jepang untuk melihat properti, melakukan transaksi, membeli properti, mengelola izin, mengurus properti, dan sebagainya," kata Faizal.

Tidak hanya itu, lanjut Faizal, dengan teknologi blockchain investor dapat melakukan transaksi dengan sangat cepat dan dengan biaya rendah, dapat membeli, menyewakan, dan menjual properti dengan mudah dan cepat.

"Teknologi blockchain memungkinkan investor untuk dapat berinvestasi dalam bisnis properti dengan biaya yang relatif kecil. Teknologi ini dapat membuat unit yang dapat digunakan sebagai alat transaksi dan instrumen investasi, unit ini sering disebut sebagai crypto token," pungkas Faizal.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Penanganan Covid-19 Bisa Mendorong Laju Investasi Jabar

Penanganan pandemi Covid-19 yang tepat bisa mendorong laju investasi di Jabar.

EKONOMI | 25 Juni 2020

Kebutuhan UMKM untuk Go Online Meningkat

Masyarakat kini lebih memilih bertransaksi secara online.

EKONOMI | 25 Juni 2020

Kemkop dan UKM Kembangkan Kemitraan di Komoditas Kopi

Konsumsi kopi di Indonesia dalam 10 tahun terakhir mengalami peningkatan pesat.

EKONOMI | 25 Juni 2020

Phapros Bagi Dividen 70% dari Laba Bersih

Sepanjang tahun lalu, Phapros mencatat penjualan Rp 1,1 triliun, atau naik 8 persen dari 2018.

EKONOMI | 25 Juni 2020

Kolaborasi ABCG Memungkinkan Masyarakat Berpenghasilan Rendah di Kendal Miliki Rumah Sendiri

Masyarakat berpenghasilan rendah di Kendal dapat memiliki rumah layak huni milik sendiri berkat kolaborasi akademisi, dunia usaha, komunitas serta pemerintah.

EKONOMI | 25 Juni 2020

Pandemi Jadi Momentum Kebangkitan UMKM lewat E-Commerce

Adanya kondisi pandemi, belanja online bukan lagi menjadi hal yang aneh. Sebab, akan banyak kemudahan dan keuntungan yang didapatkan penjual.

EKONOMI | 25 Juni 2020

Pasar Otomotif Lesu, Tunas Ridean Pangkas Capex

Selama masa PSBB, Tunas Grup gencar melakukan penjualan secara online.

EKONOMI | 25 Juni 2020

Insa Nantikan Realisasi Stimulus Restrukturisasi Pinjaman

Menurut Insa, stimulus sangat dibutuhkan untuk menjaga arus kas masing-masing badan usaha pelayaran.

EKONOMI | 25 Juni 2020

Kuartal I, Pendapatan Link Net Naik 7,6% Jadi Rp 959 Miliar

Secara operasional, Link Net memulai tahun ini dengan langkah yang kuat.

EKONOMI | 25 Juni 2020

Kemdag Perkuat Pasar Ekspor Lada Putih Muntok

Kemdag juga akan berupaya meningkatkan harga lada di tingkat petani.

EKONOMI | 25 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS