Pengelolaan Iuran Tapera Adopsi Konsep BPJS Kesehatan
INDEX

BISNIS-27 496.112 (7.49)   |   COMPOSITE 5571.66 (81.11)   |   DBX 1025.31 (6.73)   |   I-GRADE 161.222 (3.23)   |   IDX30 481.63 (9.32)   |   IDX80 126.239 (2.53)   |   IDXBUMN20 347.718 (10.77)   |   IDXG30 131.769 (1.75)   |   IDXHIDIV20 428.361 (9.36)   |   IDXQ30 139.975 (2.43)   |   IDXSMC-COM 236.298 (3.68)   |   IDXSMC-LIQ 285.496 (7.48)   |   IDXV30 117.12 (3.63)   |   INFOBANK15 959.319 (10)   |   Investor33 418.313 (5.87)   |   ISSI 162.317 (3.18)   |   JII 593.683 (14.31)   |   JII70 203.182 (4.77)   |   KOMPAS100 1131.88 (19.93)   |   LQ45 884.897 (16.77)   |   MBX 1547.61 (24.33)   |   MNC36 311.774 (4.65)   |   PEFINDO25 293.783 (7.19)   |   SMInfra18 273.756 (10.1)   |   SRI-KEHATI 356.906 (5.42)   |  

Pengelolaan Iuran Tapera Adopsi Konsep BPJS Kesehatan

Sabtu, 27 Juni 2020 | 16:28 WIB
Oleh : Imam Muzakir / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Komisioner Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera), Adi Setianto menjelaskan, pihaknya dalam menjalankan program Tapera bakal mengedepankan asas gotong royong. Asas tersebut, saat ini sudah diterapkan di BPJS Kesehatan.

Baca Juga: Tapera Diharapkan Biasa Atasi Backlog Perumahan

"Contoh sederhananya gini, BPJS Kesehatan yang mampu tetap ngiur (bayar iuran) tapi jarang memakai fasilitas. Jadi uang yang dikumpulkan iuran ini, dipakai yang kurang mampu, kira-kira seperti itu,” kata Adi dalam diskusi properti yang digelar secara virtual, di Jakarta, Jumat (26/6/2020) petang.

Adi menjelaskan masyarakat yang mempunyai penghasilan di atas Rp 8 juta dan sudah mempunyai rumah tetap disimpan di BP Tapera dalam bentuk tabungan. Dana tersebut, terangnya, akan dikelola dan dikembangkan dengan baik.

"Hasilnya, ya kita kembalikan kepada penabung. Tapi, selama mereka belum memakai, kita bisa pinjamkan dananya ke golongan MBR (Masyarakat Berpenghasilan Rendah) yang menerima manfaat, kira-kira seperti itu,” jelas Adi.

Baca Juga: Besaran Iuran Tapera Bebani Buruh

Mantan Direktur PT Bank Tabungan Negara (BTN) menambahkan, dalam menjalankan BP Tapera harus mempunyai unsur manfaat kepada masyarakat yang disasar, karena tidak terlalu memikirkan motif mendapatkan profit.

"Ini nirlaba, nirlaba yang kami lembaga yang dibentuk profit motif. Jadi untuk mengelola BP Tapera, kami diberikan dana modal awal pemerintah Rp 2,5 triliun itu kita kelola dana itu dipakai untuk operasional BP Tapera,” terang Adi.

Sementara itu, Dirjen Pembiayaan Infrastruktur Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera), Eko Djoeli Heripoerwanto mengatakan, kehadiran BP Tapera bukan berarti proses pasokan dalam penyediaan rumah masyarakat jadi lebih mudah dan cepat. Karena prosesnya semuanya diserahkan kepada Tapera.

Baca Juga: Pengelolaan Dana Tapera Harus Tepat Sasaran

"Kita sudah punya PP untuk pengurusan perizinan yang dipercepat, kemudian ada konstruksi dan seterusnya ini proses tetap berjalan. BP Tapera fokusnya di pembiayaan, bukan dipasokan ataupun perizinan," jelas Eko.

Eko menambahkan, setelah adanya payung hukum berupa Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 25 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Tapera yang telah disahkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada 20 Mei 2020, program sejuta rumah diharapkan bisa lebih baik lagi.

"Tapera diharapkan menjadi solusi mengatasi backlog perumahan dengan penyediaan dana murah jangka panjang dan berkelanjutan untuk pembiayaan perumahan yang terjangkau dan layak huni, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah," pungkas Eko.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Tapera Diharapkan Bisa Atasi Backlog Perumahan

Tapera diharapkan menjadi solusi mengatasi backlog perumahan dengan penyediaan dana murah jangka panjang.

EKONOMI | 27 Juni 2020

Ini Progres Realisasi Stimulus Fiskal Penanganan Covid-19 dan PEN

Realisasi stimulus fiskal untuk penanganan Covid-19 dan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sudah mulai meningkat, tetapi masih tergolong minim.

EKONOMI | 27 Juni 2020

Microsoft Tutup Semua Toko Fisik

Microsoft Corp pada hari Jumat (26/6/2020) mengumumkan akan menutup semua toko fisiknya di dunia dan fokus ke penjualan digital.

EKONOMI | 27 Juni 2020

DJP Berikan Keringanan Pajak untuk Perusahaan Terbuka

Keringanan PPh diberikan kepada perusahaan berbentuk perseroan terbuka dengan jumlah saham yang diperdagangkan di BEI setidaknya 40 persen dari modal.

EKONOMI | 27 Juni 2020

Peruri Terus Bantu Mitra UMKM

Kebijakan ini Peruri jalankan semata-mata agar para pelaku UMKM dapat menjalankan bisnisnya dengan baik dan kembali menggeliat pasca diterapkannya masa transisi

EKONOMI | 27 Juni 2020

Dalam Sepekan, IHSG Kehilangan Kapitalisasi Pasar Rp 40 T

Kapitalisasi pasar selama sepekan turun Rp 40,52 triliun atau 0,70 persen menjadi sebesar Rp5.676,933 triliun dibandingkan pada pekan sebelumnya.

EKONOMI | 27 Juni 2020

OJK Pastikan Reformasi Sektor Keuangan Transparan

OJK akan senantiasa berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan untuk memastikan pelaksanaan reformasi sektor jasa keuangan ini tetap dalam koridor.

EKONOMI | 27 Juni 2020

BEI: Berkat WFH, Jumlah Transaksi Investor Ritel Pecahkan Rekor

Laksono memperkirakan bahwa fenomena naiknya investor ritel didukung oleh meningkatnya disposable income dengan diterapkannya work from home.

EKONOMI | 27 Juni 2020

Mitra Grab Sumbang Rp 77,4 Triliun ke Perekonomian Indonesia

Riset CSIS dan Tenggara Statistics membuktikan mitra GrabFood menyumbang kontribusi perekonomian tertinggi dengan Rp 37,2 triliun di tahun 2019.

EKONOMI | 27 Juni 2020

Anggaran Riset Vaksin Covid-19 Dipotong

Anggaran Kemristek mencapai Rp 2,7 triliun, tetapi kemudian dipotong hampir Rp 1 triliun.

EKONOMI | 27 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS