BNI Syariah Mulai Pasarkan KPR Subsidi FLPP Sejahtera Syariah
INDEX

BISNIS-27 441.115 (-6.71)   |   COMPOSITE 4999.36 (-65.27)   |   DBX 926.724 (-1.92)   |   I-GRADE 133.264 (-2.43)   |   IDX30 420.076 (-6.65)   |   IDX80 109.661 (-1.57)   |   IDXBUMN20 278.261 (-5.6)   |   IDXG30 116.81 (-1.43)   |   IDXHIDIV20 376.476 (-5.76)   |   IDXQ30 123.185 (-2.27)   |   IDXSMC-COM 212.981 (-1.87)   |   IDXSMC-LIQ 238.919 (-2.11)   |   IDXV30 103.357 (-0.89)   |   INFOBANK15 795.289 (-18.41)   |   Investor33 366.258 (-6.17)   |   ISSI 146.103 (-1.34)   |   JII 529.041 (-5.13)   |   JII70 179.515 (-1.95)   |   KOMPAS100 981.638 (-15.57)   |   LQ45 767.973 (-11.6)   |   MBX 1387.12 (-20.31)   |   MNC36 275.074 (-4.8)   |   PEFINDO25 260.463 (-1.57)   |   SMInfra18 237.109 (-3.79)   |   SRI-KEHATI 309.505 (-5.9)   |  

BNI Syariah Mulai Pasarkan KPR Subsidi FLPP Sejahtera Syariah

Senin, 29 Juni 2020 | 21:43 WIB
Oleh : Lona Olavia / FER

Jakarta, Beritasatu.com - BNI Syariah mulai memasarkan KPR Subsidi Syariah Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dengan produk KPR Sejahtera Syariah. Hal ini setelah BNI Syariah resmi ditunjuk sebagai bank penyalur KPR Syariah FLPP tahun 2020 oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera).

Baca Juga: Kempupera Salurkan Bantuan Bedah Rumah di Morowali

Direktur Bisnis Ritel & Jaringan BNI Syariah, Iwan Abdi mengatakan, penyaluran pembiayaan rumah subsidi merupakan wujud komitmen bank dalam mensukseskan Program Satu Juta Rumah yang dikelola melalui Kempupera.

"Hal ini sejalan dengan maqashid syariah sebagai bentuk dukungan BNI Syariah terhadap Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) untuk dapat memiliki rumah idaman sesuai prinsip syariah," kata Iwan Abdi dalam siaran pers yang diterima Beritasatu.com, Senin (29/6).

Menurut Iwan, keunggulan nasabah yang membeli rumah subsidi di BNI Syariah adalah adanya prinsip 5B (baca: Lima Bebas) yaitu nasabah bebas administrasi untuk akad Murabahah, bebas provisi, bebas appraisal, bebas pinalti, dan bebas gharar.

Baca Juga: BNI Syariah Ajak Nasabah Lebih Bijak Investasi

Selain itu, kelebihan lainnya berupa perasaan tentram dan tenang karena sesuai prinsip syariah, angsuran ringan sampai lunas, proses persetujuan pembiayaan mudah dan relatif cepat, subsidi bantuan uang muka dari pemerintah, jangka waktu pembiayaan sampai dengan 20 tahun, pembayaran angsuran melalui debet rekening secara otomatis, dan bebas kontribusi asuransi serta PPN.

KPR Sejahtera Syariah ditujukan untuk pembelian rumah subsidi tapak atau susun dengan kondisi baru dan siap huni. Produk ini didukung oleh pengembang yang telah bekerjasama dengan BNI Syariah dan sistem informasi yang terintegrasi antara BNI Syariah dengan Kementerian PUPR sehingga memudahkan masyarakat memperoleh rumah idaman.

MBR yang dapat mengikuti program ini adalah nasabah yang memiliki penghasilan maksimal Rp 8 juta berdasarkan seluruh pendapatan bersih. Nasabah yang ingin mengikuti program KPR subsidi BNI Syariah ini juga harus memenuhi syarat yaitu WNI memiliki KTP, berstatus pegawai aktif, pengusaha, wirausaha, minimal berusia 21 tahun, belum pernah memiliki rumah atau mendapatkan bantuan pemilikan rumah dari pemerintah, dan wajib menempati rumah yang dibeli dalam lima tahun pertama kepemilikan.

Baca Juga: Sektor Perumahan Dorong Pemulihan Ekonomi

Selain program FLPP, MBR juga dapat mengikuti program Subsidi Bantuan Uang Muka (SBUM). Program SBUM merupakan program subsidi dari pemerintah yang diberikan kepada MBR dalam rangka pemenuhan sebagian atau seluruh uang muka perolehan rumah. Besaran SBUM yang diberikan sebesar Rp 4 juta, dan khusus untuk Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat sebesar Rp 10 juta.

Berdasarkan Perjanjian Kerjasama Operasional (PKO) yang telah ditandatangani antara Bank BNI Syariah dengan Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Kempupera pada tanggal 19 Desember 2019, BNI Syariah diberikan kuota sebesar 1.750 unit atau setara dengan Rp 187,8 miliar untuk dapat disalurkan kepada MBR pada tahun 2020.

"Alhamdulillah sampai dengan Maret 2020, outstanding pembiayaan KPR BNI Syariah yaitu BNI Griya iB Hasanah berada di posisi Rp13,58 triliun dengan pertumbuhan 11,86 persen year on year. Pada awal tahun 2020, BNI Syariah menargetkan pertumbuhan pembiayaan BNI Griya iB Hasanah sebesar 9 persen hingga 12 persen secara tahunan atau year on year (yoy) yang diharapkan dari KPR Sejahtera Syariah ini dapat berkontribusi positif terhadap pertumbuhan pembiayaan tersebut," kata Iwan.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Sektor Perumahan Dorong Pemulihan Ekonomi

BTN merupakan satu-satunya bank yang memiliki skala ekonomi dalam memberikan pembiayaan sektor perumahan.

EKONOMI | 29 Juni 2020

Wall Street Dibuka Menguat, Pasar Masih Berharap Reopening Berlanjut

Dow Jones Industrial Average naik 0,8 persen pada bel pembukaan. Indeks S&P 500 naik 0,3 persen. Nasdaq turun 0,1 persen.

EKONOMI | 29 Juni 2020

BTN Optimistis Kredit Bisa Tumbuh 5%-6% di Tengah Pandemi

BTN memperkirakan kredit perumahan bisa mencapai Rp 18 miliar-Rp 20 miliar tahun ini, ditopang stimulus bantuan Subsidi Selisih Bunga (SSB).

EKONOMI | 29 Juni 2020

UMKM Akan Dihubungkan dengan Usaha Besar

UMKM yang sudah memiliki keterkaitan dengan usaha besar masih kurang dari 5 persen.

EKONOMI | 29 Juni 2020

Pendapatan Lippo Cikarang Tumbuh 44%

Peningkatan ini terutama berasal dari penjualan rumah tinggal dan apartemen sebesar Rp 362 miliar di kuartal pertama 2020.

EKONOMI | 29 Juni 2020

Kempupera Salurkan Bantuan Bedah Rumah di Morowali

Setiap rumah mendapatkan bantuan sebesar Rp 17,5 juta untuk meningkatkan kualitas rumah menjadi lebih layak huni.

EKONOMI | 29 Juni 2020

Jadi Reseller Evermos, Penghasilan Mona Apriana Belasan Juta Per Bulan

Meski sebagai ibu rumah tangga, Mona Apriana tetap memiliki penghasilan tinggi yang didapatnya setelah menjadi "reseller" Evermos.

EKONOMI | 29 Juni 2020

Laba Kliring Berjangka Indonesia Naik 83%

PT Kliring Berjangka Indonesia (KBI) mencatat laba bersih (setelah pajak) sebesar Rp 50,345 miliar pada tahun 2019, atau naik 183% dari 2018.

EKONOMI | 29 Juni 2020

Sandiaga: Pelaku UMKM Harus Fokus Pada Bisnis Utama

Menurut Sandiaga, ada tiga pilar yang harus diterapkan untuk merespon dampak dari pandemi di sektor UMKM.

EKONOMI | 29 Juni 2020

Sri Mulyani: Penempatan Dana ke Bank Himbara untuk Dorong Sektor Riil

Sri Mulyani memastikan, penempatan dana pemerintah di Bank Himbara untuk mendorong ekonomi sektor riil.

EKONOMI | 29 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS