Merger Bank Syariah Dinilai Tingkatkan Kepercayaan Nasabah
INDEX

BISNIS-27 450.657 (-2.63)   |   COMPOSITE 5126.33 (-26.49)   |   DBX 964.304 (-0.19)   |   I-GRADE 140.573 (-0.75)   |   IDX30 429.149 (-2.2)   |   IDX80 113.629 (-0.31)   |   IDXBUMN20 294.159 (-2.49)   |   IDXG30 119.586 (-0.66)   |   IDXHIDIV20 382.889 (-3.09)   |   IDXQ30 125.935 (-1.22)   |   IDXSMC-COM 219.954 (-0.25)   |   IDXSMC-LIQ 256.971 (-1.1)   |   IDXV30 106.718 (-0.07)   |   INFOBANK15 842.264 (-5.44)   |   Investor33 375.573 (-1.87)   |   ISSI 150.643 (-0.08)   |   JII 545.954 (1.33)   |   JII70 186.804 (0.25)   |   KOMPAS100 1025.81 (-5.25)   |   LQ45 790.454 (-4.02)   |   MBX 1419.3 (-8.37)   |   MNC36 282.56 (-2.55)   |   PEFINDO25 281.129 (-1)   |   SMInfra18 242.071 (-0.08)   |   SRI-KEHATI 317.648 (-1.45)   |  

Merger Bank Syariah Dinilai Tingkatkan Kepercayaan Nasabah

Senin, 6 Juli 2020 | 16:25 WIB
Oleh : Novy Lumanauw / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Wacana penggabungan bank syariah pelat merah pada 2021 yang disampaikan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mendapatkan respon positif dari kalangan akademisi.

Baca Juga: Indef Setuju Rencana Bank BUMN Syariah Dimerger

Rektor Universitas Al Azhar Indonesia yang juga Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB), Asep Saefuddin menilai tepat dan mendukung penuh upaya penggabungan seluruh bank syariah milik pemerintah.

"Sangat tepat ide merger perbankan syariah. Merger perbankan syariah harus dilakukan untuk meningkatkan kepercayaan dan keyakinan nasabah pada penerapan konsep syariah secara benar. Sehingga tidak sekadar label,” kata Asep di Jakarta, Senin (6/7/2020).

Asep menjelaskan, penggabungan perbankan syariah selain akan menguntungkan nasabah dari sisi kemudahan, juga ragam layanan perbankan.

"Penggabungan secara psikologis akan membantu nasabah menjadi lebih fokus. Nasabah bisa memilih satu bank syariah, ketimbang saat ini banyak pilihan dan cenderung kompetitif antarbank syariah. Saya rasa itu tidak baik,” kata Asep.

Baca Juga: Wapres Dorong Bank Syariah Bantu Pulihkan Ekonomi

Menurut Asep, penggabungan bank syariah juga harus mengikuti prinsip-prinsip ekonomi Islam (syariah) serta dikelola secara profesional sehingga akan meyakinkan dan membuat nasabah lebih tenang.

Berdasarkan laporan kinerja pada Kuartal I dan Kuartal III Tahun 2019 bank syariah milik negara yaitu, BRI Syariah, BNI Syariah, dan Bank Syariah Mandiri mampu bertahan dalam kondisi krisis. Bahkan, ketiga bank syariah itu dapat melewati awal tahun 2020 dengan hasil kinerja positif.

BNI Syariah yang bergerak di sektor consumer goods dan fokus pada kalangan anak muda dan memiliki infrastruktur di level internasional telah menjadi Bank Buku-III, pada Kuartal I - tahun 2020.

BNI Syariah juga berhasil mencatatkan kenaikan laba bersih sebesar 58,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2019 menjadi Rp 214 miliar.

Baca Juga: Usaha Syariah Harus Terapkan Manajemen Modern

Sedangkan BRI Syariah, yang selama ini fokus pada sektor pemberdayaan UMKM dan Kredit Mikro Syariah berhasil meningkatkan pembiayaan di segmen ritel, dimana pertumbuhannya mencapai 49,74 persen menjadi Rp 20,5 triliun.

Sementara itu, Bank Syariah Mandiri yang membidik sektor ritel dan transaksi digital komersial, membukukan laba bersih sebesar Rp 368 miliar pada Kuartal I-2020, di mana angka tersebut naik 51,53 persen dibanding periode yang sama tahun lalu (yoy).



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kempupera Tetapkan 19 Balai Pelaksana Penyedia Perumahan

Keberadaan balai tersebut diharapkan dapat mempermudah koordinasi serta mendorong pelaksanaan pembangunan perumahan.

EKONOMI | 6 Juli 2020

IHSG Ditutup Naik 15 Poin ke 4.988

IHSG sempat mencapai rekor tertinggi di 5.009 dan terendah 4.973. Transaksi perdagangan senilai Rp 6,5 triliun.

EKONOMI | 6 Juli 2020

PTPP Bantu Modal Usaha Pelaku UMKM di Indonesia

PTPP aktif memberikan bantuan modal usaha dan pembinaan kepada pelaku UMKM melalui program kemitraan.

EKONOMI | 6 Juli 2020

Kilang RDMP dan GRR Pertamina Dukung Kemandirian Energi Nasional

Pekerjaan pembangunan kilang baik itu RDMP maupun GRR tidak mudah.

EKONOMI | 6 Juli 2020

Kepala BPKH Sampaikan Tiga Usulan Kebijakan Nilai Manfaat Usai Pembatalan Haji 2020

Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Anggito Abimanyu menyatakan pihaknya mengusulkan tiga kebijakan nilai manfaat usai pembatalan pemberangkatan haji.

EKONOMI | 6 Juli 2020

Sempurnakan Layanan E-Procurement, AP I Luncurkan APPro

Hadirnya APPro ini adalah upaya kami mendigitalisasi proses bisnis serta mendorong transparansi proses pengadaan barang dan jasa.

EKONOMI | 6 Juli 2020

Ketum Asosiasi E-Commerce: Tokopedia Hanya Korban

Ketua Umum Asosiasi E-Commerce Indonesia (IdEA), Ignatius Untung, menekankan bahwa posisi Tokopedia dalam masalah ini juga sebagai korban.

EKONOMI | 6 Juli 2020

Kurs Rupiah Relatif Datar di Rp 14.500-an

Kurs rupiah berada di level Rp 14.527,5 per dolar AS atau terdepresiasi 5 poin (0,03 persen) dibandingkan perdagangan sebelumnya Rp 14.522,5.

EKONOMI | 6 Juli 2020

Kempupera Mulai Menata Kampung Ulos Samosir

Pemerintah Terus Tata Kawasan Wisata Danau Toba.

EKONOMI | 6 Juli 2020

BCA Masuk 100 Merek Paling Bernilai di Dunia Versi BrandZ

BCA menempati peringkat ke-90 Global Top 100 BrandZ, naik sembilan tingkat dari posisi tahun lalu.

EKONOMI | 6 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS