KAI Harap Kemhub Relaksasi Batas Isian KRL
INDEX

BISNIS-27 450.657 (-2.41)   |   COMPOSITE 5126.33 (-19.64)   |   DBX 964.304 (-0.77)   |   I-GRADE 140.573 (-0.45)   |   IDX30 429.149 (-1.96)   |   IDX80 113.629 (-0.3)   |   IDXBUMN20 294.159 (-1.91)   |   IDXG30 119.586 (-0.68)   |   IDXHIDIV20 382.889 (-2.36)   |   IDXQ30 125.935 (-0.96)   |   IDXSMC-COM 219.954 (0.03)   |   IDXSMC-LIQ 256.971 (-0.98)   |   IDXV30 106.718 (0.08)   |   INFOBANK15 842.264 (-3.11)   |   Investor33 375.573 (-1.66)   |   ISSI 150.643 (-0.06)   |   JII 545.954 (0.87)   |   JII70 186.804 (0.16)   |   KOMPAS100 1025.81 (-4.03)   |   LQ45 790.454 (-3.71)   |   MBX 1419.3 (-6.07)   |   MNC36 282.56 (-2.11)   |   PEFINDO25 281.129 (-0.86)   |   SMInfra18 242.071 (-1.26)   |   SRI-KEHATI 317.648 (-1.22)   |  

KAI Harap Kemhub Relaksasi Batas Isian KRL

Senin, 6 Juli 2020 | 17:21 WIB
Oleh : Thresa Sandra Desfika / FER

Jakarta, Beritasatu.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengharapkan ada relaksasi terkait batas kapasitas angkut kereta rel listrik (KRL) dari Kementerian Perhubungan (Kemhub). Penambahan batas maksimal isian itu ditaksir bisa mengurangi antrean di stasiun.

Baca Juga: Pengaturan Jam Kerja Solusi Urai Kepadatan Pengguna KRL

Diusulkan agar kapasitas KRL dapat ditingkatkan dari 45 persen menjadi 60 persen dengan melalui evaluasi dari berbagai pihak. Hal tersebut juga sesuai Surat Edaran Kemhub Nomor 14 Tahun 2020.

"Sejak ditetapkan kapasitas angkut maksimal 45 persen atau 74 pelanggan per kereta pada 8 Juni, KAI melalui PT KCI telah dengan baik mengantisipasi kepadatan di stasiun dan kereta dengan berbagai pengaturan protokol kesehatan yang ketat" ujar Direktur Utama KAI, Didiek Hartantyo, dalam keterangannya kepada Beritasatu.com, di Jakarta, Senin (6/7/2020).

Apabila kapasitas ditingkatkan menjadi 60 persen atau sekitar 100 pelanggan per kereta, lanjut Didiek, maka antrean di stasiun dapat dikurangi.

"Meski ada penambahan kapasitas angkut, protokol kesehatan tetap akan KAI jalankan dengan ketat dan tegas seperti yang sudah dilakukan sejak awal pandemi Covid-19 seperti disiplin memakai masker, baju lengan panjang, rutin cuci tangan, tidak memegang wajah, mata, dan mulut serta tidak berbincang-bincang selama di dalam kereta," kata Didiek.

Baca Juga: Sistem Sif di DKI Dinilai Belum Maksimal

Didiek menegaskan, KAI sudah maksimal mengoperasikan KRL, di mana jumlah yang dioperasikan sudah sebanyak 947 perjalanan atau mencapai 95 persen dari 991 perjalanan yang reguler dijalankan pada masa normal sebelum pandemi.

"Misalnya di stasiun Bogor, headway antarkereta sudah 5 menit sekali. Namun hal tersebut tetap belum mampu mengurangi antrean karena kapasitas yang disediakan masih dibatasi dalam setiap perjalanan," ujar Didiek.

Didiek juga meminta agar seluruh pemerintah pusat, pemerintah daerah, BUMN, BUMD, dan swasta untuk mengatur jam kerja pegawainya agar kepadatan di KRL dapat dikurangi.

"KAI berharap seluruh pihak yang pegawainya berangkat kerja menggunakan KRL dapat mengatur kembali jam masuk kerja pegawainya sesuai SE Gugus Tugas Covid-19 Nomor 8 tahun 2020 atau melakukan pengaturan jam kerja sif pagi dan siang," ujar Didiek.

Baca Juga: Pengguna KRL Meningkat, Sistem Sif Mutlak Diterapkan

Dengan adanya pengaturan jam kerja, papar Didiek, maka pelayanan kepada pelanggan KRL di stasiun dan kereta akan lebih maksimal. Pelanggan juga nantinya tidak akan berlama-lama untuk antre di stasiun untuk masuk ke KRL karena kepadatan mulai terurai.



Sumber:BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pandemi Covid-19, Martina Berto Ubah Strategi Penjualan

Martina Berto akan menggenjot penjualan hand sanitizer di semester kedua 2020.

EKONOMI | 6 Juli 2020

Rencana Merger Perbankan Syariah Banjir Dukungan

Tokoh muda NU dan Muhammadiyah mendukung rencana merger perbankan syariah.

EKONOMI | 6 Juli 2020

BRI Syariah Dapat Tambahan Kuota KUR Rp 1,5 Triliun

BRIsyariah optimistis dapat menyalurkan KUR hingga Rp 4,5 triliun kepada lebih dari 50.000 nasabah.

EKONOMI | 6 Juli 2020

Merger Bank Syariah Dinilai Tingkatkan Kepercayaan Nasabah

Penggabungan secara psikologis akan membantu nasabah menjadi lebih fokus.

EKONOMI | 6 Juli 2020

Kempupera Tetapkan 19 Balai Pelaksana Penyedia Perumahan

Keberadaan balai tersebut diharapkan dapat mempermudah koordinasi serta mendorong pelaksanaan pembangunan perumahan.

EKONOMI | 6 Juli 2020

IHSG Ditutup Naik 15 Poin ke 4.988

IHSG sempat mencapai rekor tertinggi di 5.009 dan terendah 4.973. Transaksi perdagangan senilai Rp 6,5 triliun.

EKONOMI | 6 Juli 2020

PTPP Bantu Modal Usaha Pelaku UMKM di Indonesia

PTPP aktif memberikan bantuan modal usaha dan pembinaan kepada pelaku UMKM melalui program kemitraan.

EKONOMI | 6 Juli 2020

Kilang RDMP dan GRR Pertamina Dukung Kemandirian Energi Nasional

Pekerjaan pembangunan kilang baik itu RDMP maupun GRR tidak mudah.

EKONOMI | 6 Juli 2020

Kepala BPKH Sampaikan Tiga Usulan Kebijakan Nilai Manfaat Usai Pembatalan Haji 2020

Kepala Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Anggito Abimanyu menyatakan pihaknya mengusulkan tiga kebijakan nilai manfaat usai pembatalan pemberangkatan haji.

EKONOMI | 6 Juli 2020

Sempurnakan Layanan E-Procurement, AP I Luncurkan APPro

Hadirnya APPro ini adalah upaya kami mendigitalisasi proses bisnis serta mendorong transparansi proses pengadaan barang dan jasa.

EKONOMI | 6 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS