Empat Sektor Ini Bisa Jadi Unggulan di Era New Normal
INDEX

BISNIS-27 425.322 (12.08)   |   COMPOSITE 4870.04 (100.06)   |   DBX 940.805 (3.04)   |   I-GRADE 127.855 (4.56)   |   IDX30 401.317 (13.58)   |   IDX80 105.56 (3.19)   |   IDXBUMN20 265.398 (11.16)   |   IDXG30 112.997 (3.48)   |   IDXHIDIV20 357.483 (12.54)   |   IDXQ30 117.699 (3.88)   |   IDXSMC-COM 210.149 (2.59)   |   IDXSMC-LIQ 234.599 (5.6)   |   IDXV30 100.238 (2.07)   |   INFOBANK15 757.481 (24.48)   |   Investor33 352.266 (10.05)   |   ISSI 143.81 (2.89)   |   JII 518.901 (12.87)   |   JII70 176.231 (4.44)   |   KOMPAS100 949.983 (26.08)   |   LQ45 737.154 (23.9)   |   MBX 1342.99 (31.12)   |   MNC36 264.429 (7.79)   |   PEFINDO25 260.033 (3.99)   |   SMInfra18 229.972 (7.95)   |   SRI-KEHATI 296.897 (9.06)   |  

Empat Sektor Ini Bisa Jadi Unggulan di Era New Normal

Senin, 27 Juli 2020 | 17:53 WIB
Oleh : Herman / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Adanya tatanan kehidupan normal yang baru atau new normal dinilai akan memengaruhi struktur perekonomi Indonesia ke depan. Berdasarkan kajian yang dilakukan PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau SMI, ada sektor-sektor yang potensial dan menjadi sektor unggulan di tengah transformasi yang terjadi pada era new normal.

Baca Juga: Pemerintah Terus Evaluasi Kebijakan Normal Baru

Chief Economist SMI, I Kadek Dian Sutrisna Artha memaparkan, ada sektor-sektor yang memang sebelum pandemi Covid-19 potensial, lalu pada saat era new normal tetap menjadi sektor yang potensial, yaitu sektor dengan pertumbuhan tinggi dan pangsa sektor tinggi. Sektor tersebut adalah informasi dan komunikasi, jasa keuangan dan asuransi, konstruksi (infrastruktur), serta industri pengolahan.

"Sektor informasi dan komunikasi menjadi potensial pada era new normal karena banyak dari kita yang menggunakan fasilitas online. Kemudian sektor jasa keuangan. Walaupun kita pada masa pandemi Covid-19 ini sering berada di rumah, tetapi tetap melakukan transaksi online, sehingga membutuhkan jasa keuangan khususnya perbankan. Untuk sektor industri pengolahan, meskipun mengalami penurunan pertumbuhan, namun kontribusinya terhadap perekonomian Indonesia masih tinggi, begitu juga dengan sektor konstruksi. Inilah sektor-sektor yang potensial untuk dikembangkan di era new normal,” kata I Kadek Dian Sutrisna Artha dalam acara seminar 'Wajah Perekonomian Indonesia Pada Era new Normal', Senin (27/7/2020).

Kadek menambahkan, Provinsi di Jawa pada era new normal ini akan mengandalkan sektor informasi dan komunikasi sebagai sektor unggulan. Khusus untuk DKI Jakarta, sektor yang potensial tidak ada perubahan dibandingkan sebelum Covid-19, yaitu sektor jasa keuangan dan asuransi, informasi dan komunikasi, serta jasa perusahaan. Sedangkan Banten, yang potensial adalah sektor informasi dan komunikasi, konstruksi, dan real estate.

Baca Juga: Telkomsigma Dukung Transformasi Digital di Era New Normal

Sebagai implikasi kebijakan dari temuan PT SMI ini, Kadek mengatakan digitalisasi ekonomi merupakan keniscayaan dalam menjalani masa new normal. Pelaku UMKM khususnya yang bergerak di bidang perdagangan juga harus mampu menggunakan teknologi dalam bisnis model mereka.

"Ke depan pada era new normal, digitalisasi ekonomi dan akses terhadap teknologi bagi UMKM dapat menjadi solusi untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional,” kata Kadek.

Sinergi antara jasa keuangan dan telekomunikasi dilihatnya juga semakin diperlukan untuk mempercepat proses recovery sektor ekonomi lainnya dalam masa new normal.

"Sektor informasi dan komunikasi serta jasa keuangan bisa menjadi sektor yang mendukung pulihnya sektor-sektor lain di dalam perekonomian yang terkena dampak Covid-19,” kata Kadek.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Pemerintah Tempatkan Dana Rp 11,5 Triliun di BPD

Pemerintah sudah menyiapkan dana sebesar Rp 20 triliun untuk ditempatkan di BPD.

EKONOMI | 27 Juli 2020

AP II Dapat Penambahan PMN Senilai Rp 881 Miliar

Penambahan PMN bagi AP II ditujukan untuk memperbaiki struktur permodalan dan meningkatkan kapasitas usaha.

EKONOMI | 27 Juli 2020

Freeport Dorong SDG’s Sambil Bantu Warga Papua di Masa Pandemi

Freeport saat ini memiliki tambang tembaga dan emas bawah tanah terbesar di dunia.

EKONOMI | 27 Juli 2020

Pulihkan Ekonomi, Pemerintah Beri Pinjaman Dana ke Daerah

Kebijakan terbaru yang menjadi bagian dalam program tersebut adalah terkait pinjaman PEN Daerah.

EKONOMI | 27 Juli 2020

Askrindo Syariah Teken Kerja Sama Penjaminan Pembiayaan Modal Kerja Program Pemulihan Ekonomi Nasional

Askrindo Syariah tanda tangani perjanjian kerja sama penjaminan pembiayaan modal kerja dalam Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

EKONOMI | 27 Juli 2020

Rupiah Menguat Saat Mata Uang Asia Bervariasi Siang Ini

Rupiah hari ini diperdagangkan dengan kisaran Rp 14.495-Rp 14.567 per dolar AS

EKONOMI | 27 Juli 2020

Siang Ini Bursa Hong Kong dan Shanghai Turun, Singapura Naik

Indeks Nikkei 225 Jepang melemah 41,0 (0,18 persen) mencapai 22.709 poin.

EKONOMI | 27 Juli 2020

Sesi Siang, IHSG Naik 17 Poin ke Level 5.100

Sebanyak 187 saham naik, 199 saham melemah dan 180 saham stagnan.

EKONOMI | 27 Juli 2020

Kapal Ternak Angkut Ratusan Sapi Tiba di Riau dari Kupang

Kemhub memiliki enam unit kapal ternak yang siap mengangkut hewan sapi untuk memenuhi ketahanan pangan suatu wilayah.

EKONOMI | 27 Juli 2020

Pemerintah Lindungi WNI Korban Pelanggaran HAM Berat dan Terorisme

Proses mendapat kompensasi bisa diajukan korban tindak pidana terorisme, keluarga, atau ahli warisnya melalui LPSK.

EKONOMI | 27 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS