KKB Anjlok, Laba BCA Turun 4,8% Jadi Rp 12,2 Triliun
INDEX

BISNIS-27 426.538 (5.61)   |   COMPOSITE 4842.76 (54.96)   |   DBX 923.5 (5.37)   |   I-GRADE 127.867 (1.68)   |   IDX30 404.318 (5.75)   |   IDX80 105.647 (1.51)   |   IDXBUMN20 263.312 (5.8)   |   IDXG30 113.239 (1.52)   |   IDXHIDIV20 361.834 (4.64)   |   IDXQ30 118.461 (1.6)   |   IDXSMC-COM 206.934 (2.07)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (2.91)   |   IDXV30 99.778 (1.6)   |   INFOBANK15 760.318 (13.68)   |   Investor33 353.585 (5.25)   |   ISSI 142.238 (1.32)   |   JII 514.346 (4.67)   |   JII70 174.038 (2.04)   |   KOMPAS100 945.162 (13.68)   |   LQ45 740.002 (10.15)   |   MBX 1338.07 (16.63)   |   MNC36 264.409 (3.62)   |   PEFINDO25 251.635 (4.64)   |   SMInfra18 228.656 (2.51)   |   SRI-KEHATI 297.818 (4.52)   |  

KKB Anjlok, Laba BCA Turun 4,8% Jadi Rp 12,2 Triliun

Senin, 27 Juli 2020 | 18:13 WIB
Oleh : Lona Olavia / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Pandemi Covid-19 menggerus laba bersih konsolidasi PT Bank Central Asia Tbk (BCA) pada semester I 2020, yang turun 4,8 persen year on year (YoY) menjadi Rp 12,2 triliun, dibandingkan Rp 12,9 triliun pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Baca Juga: GK Plug and Play dan BCA Dukung Ekosistem Startup

Presiden Direktur PT Bank Central Asia Tbk Jahja Setiaatmadja mengatakan, pandemi berdampak pada perlambatan berbagai aktivitas bisnis di beragam industri, sehingga mengakibatkan lebih rendahnya permintaan kredit khususnya pada bulan Maret hingga Juni 2020.

"Penurunan laba ada dua, komponen laba dari yang sebelum dipotong provisi dan pajak, dan itu masih bagus. Kredit baru yang ekstrem (turunnya, Red) dalam kredit kendaraan bermotor (KKB). Kalau normalnya Rp 2,5-3 triliun per bulan, new booking, kemarin betul-betul drop sampai titik nadir terdalam Rp 200-300 miliar per bulannya. Tapi, kedepan dengan adanya masa transisi dari tadinya PSBB cukup ketat, paling tidak 50 persen hingga 60 persen dari kondisi yang normal dulu, maka kredit harapnya bisa tumbuh positif 1 persen hingga 2 persen tahun ini," ujar Jahja Setiatmadja dalam konferensi pers secara virtual, Senin (27/7/2020).

Namun, secara enam bulan, kredit masih bisa tumbuh sebesar 5,3 persen YoY menjadi Rp 595,1 triliun pada Juni 2020 ditopang oleh pertumbuhan kredit korporasi. BCA membukukan kredit korporasi sebesar Rp 257,9 triliun, meningkat 17,7 persen YoY, sementara kredit komersial dan UKM turun 0,9 persen YoY menjadi Rp184,6 triliun.

Baca Juga: Pandemi Covid-19 Percepat Adopsi Perbankan Digital di BCA

Pada portofolio kredit konsumer, KPR tumbuh flat 0,3 persen YoY menjadi Rp 91,0 triliun dan KKB turun 11,9 persen YoY menjadi Rp 42,5 triliun. Saldo outstanding kartu kredit turun 18,6 persen YoY menjadi Rp 10,6 triliun akibat penurunan konsumsi domestik. Total portofolio kredit konsumer turun 5,1 persen YoY menjadi Rp 146,9 triliun.

Di masa pandemi, jelas Jahja Setiatmadja, BCA mencatat pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) yang cukup tinggi. Dana giro dan tabungan (CASA) tumbuh 12,8 persen YoY, mencapai Rp 575,9 triliun dan berkontribusi sebesar 75,6 persen dari total DPK pada Juni 2020. BCA pun terus berinvestasi pada platform layanan transaksi perbankan, khususnya pada digital channels. Sehingga, jumlah rekening tumbuh 11,9 persen YoY mencapai 22,5 juta rekening hingga Juni 2020 didukung oleh layanan pembukaan rekening online.

"Di masa pendemi COVID-19 ini, kami bekerja sama dengan para pemangku kepentingan untuk mencari solusi guna mencapai pemulihan. Dalam memenuhi kebutuhan nasabah bertransaksi perbankan dari rumah (#BankingFromHome), kami terus melakukan berbagai inisiatif pengembangan digital channels yang kami miliki. Kami mengoptimalkan penggunaan teknologi untuk mendukung aktivitas operasional harian, baik untuk internal maupun ekternal,” tuturnya.

Baca Juga: BCA Dorong Sektor Riil untuk Cegah Resesi

Sementara itu, deposito berjangka tumbuh 13,6 persen YoY mencapai Rp 185,6 triliun. Secara keseluruhan total dana pihak meningkat 13,0 persen YoY menjadi Rp 761,6 triliun. Posisi likuiditas tetap kokoh dengan LDR sebesar 73,3 persen. "Likuiditas berada pada tingkat yang sehat untuk mengantisipasi berbagai kebutuhan yang tidak terduga, khususnya selama masa pandemi," imbuh Jahja.

Pada periode tersebut, BCA mencatatkan pendapatan bunga bersih naik 10,6 persen YoY menjadi Rp 27,2 triliun. Pencapaian
ini mendukung bank untuk membukukan total pendapatan operasional sebesar Rp 37,8 triliun, tumbuh 10,3 persen YoY. Di lain sisi, beban operasional tumbuh lebih rendah, sebesar 3,8 persen YoY menjadi Rp 16,2 triliun.

Dengan demikian, laba sebelum provisi dan pajak BCA mencapai Rp 21,5 triliun, tumbuh 15,8 persen YoY. Di mana pertumbuhan tersebut telah memberikan ruang untuk mengantisipasi kenaikan biaya pencadangan kredit yang sebesar Rp 6,5 triliun pada semester I, sejalan dengan peningkatan risiko potensi penurunan kualitas kredit. "Di semester II akan ada penambahan jumlah CKPN, itu bagian dari pembentukan resiko cadangan kredit," katanya.

Adapun, rasio kecukupan modal (CAR) berada pada level 22,9 persen, jauh diatas rasio yang ditetapkan oleh regulator. Rasio kredit bermasalah atau NPL sebesar 2,1 persen dibandingkan 1,4 persen pada Juni 2019. Bank membukukan rasio pengembalian terhadap aset (ROA) 3,1 persen dan pengembalian terhadap ekuitas (ROE) 15,6 persen pada semester I 2020.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Empat Sektor Ini Bisa Jadi Unggulan di Era New Normal

Empat Sektor tersebut adalah informasi dan komunikasi, jasa keuangan dan asuransi, konstruksi (infrastruktur), serta industri pengolahan.

EKONOMI | 27 Juli 2020

Pemerintah Tempatkan Dana Rp 11,5 Triliun di BPD

Pemerintah sudah menyiapkan dana sebesar Rp 20 triliun untuk ditempatkan di BPD.

EKONOMI | 27 Juli 2020

AP II Dapat Penambahan PMN Senilai Rp 881 Miliar

Penambahan PMN bagi AP II ditujukan untuk memperbaiki struktur permodalan dan meningkatkan kapasitas usaha.

EKONOMI | 27 Juli 2020

Freeport Dorong SDG’s Sambil Bantu Warga Papua di Masa Pandemi

Freeport saat ini memiliki tambang tembaga dan emas bawah tanah terbesar di dunia.

EKONOMI | 27 Juli 2020

Pulihkan Ekonomi, Pemerintah Beri Pinjaman Dana ke Daerah

Kebijakan terbaru yang menjadi bagian dalam program tersebut adalah terkait pinjaman PEN Daerah.

EKONOMI | 27 Juli 2020

Askrindo Syariah Teken Kerja Sama Penjaminan Pembiayaan Modal Kerja Program Pemulihan Ekonomi Nasional

Askrindo Syariah tanda tangani perjanjian kerja sama penjaminan pembiayaan modal kerja dalam Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

EKONOMI | 27 Juli 2020

Rupiah Menguat Saat Mata Uang Asia Bervariasi Siang Ini

Rupiah hari ini diperdagangkan dengan kisaran Rp 14.495-Rp 14.567 per dolar AS

EKONOMI | 27 Juli 2020

Siang Ini Bursa Hong Kong dan Shanghai Turun, Singapura Naik

Indeks Nikkei 225 Jepang melemah 41,0 (0,18 persen) mencapai 22.709 poin.

EKONOMI | 27 Juli 2020

Sesi Siang, IHSG Naik 17 Poin ke Level 5.100

Sebanyak 187 saham naik, 199 saham melemah dan 180 saham stagnan.

EKONOMI | 27 Juli 2020

Kapal Ternak Angkut Ratusan Sapi Tiba di Riau dari Kupang

Kemhub memiliki enam unit kapal ternak yang siap mengangkut hewan sapi untuk memenuhi ketahanan pangan suatu wilayah.

EKONOMI | 27 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS