Triwulan II-2020, Bank Jatim Raup Laba Bersih Rp 770,15 Miliar
INDEX

BISNIS-27 446.563 (0.9)   |   COMPOSITE 5038.4 (20.82)   |   DBX 922.546 (11.18)   |   I-GRADE 135.148 (0.22)   |   IDX30 424.72 (2.48)   |   IDX80 110.692 (0.82)   |   IDXBUMN20 282.764 (1.87)   |   IDXG30 117.102 (1.3)   |   IDXHIDIV20 380.385 (2.52)   |   IDXQ30 124.37 (0.98)   |   IDXSMC-COM 213.267 (2.27)   |   IDXSMC-LIQ 240.075 (3.67)   |   IDXV30 104.022 (1.02)   |   INFOBANK15 809.007 (-5.39)   |   Investor33 370.782 (0.4)   |   ISSI 146.581 (1.48)   |   JII 534.734 (4.37)   |   JII70 181.171 (1.51)   |   KOMPAS100 994.168 (2.43)   |   LQ45 775.543 (4.77)   |   MBX 1400.42 (4.19)   |   MNC36 279.01 (-0.17)   |   PEFINDO25 262.474 (3.1)   |   SMInfra18 238.826 (3.53)   |   SRI-KEHATI 314.013 (-0.58)   |  

Triwulan II-2020, Bank Jatim Raup Laba Bersih Rp 770,15 Miliar

Rabu, 29 Juli 2020 | 14:48 WIB
Oleh : Amrozi Amenan / FER

Surabaya, Beritasatu.com - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk atau Bank Jatim selama triwulan II 2020 berhasil mencatatkan laba sebesar Rp 770,15 miliar.

Baca Juga: Busrul Iman Jadi Dirut Baru Bank Jatim

Direktur Utama Bank Jatim, Busrul Iman, menjelaskan kinerja keuangan Bank Jatim selama triwulan II 2020 menunjukkan performa yang bagus dan tumbuh bila dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu. Aset Bank Jatim tercatat Rp 75,24 triliun atau tumbuh 9,12 persen year on year (yoy). Adapun dana pihak ketiga (DPK) Bank Jatim mencatatkan pertumbuhan 10,49 persen (yoy), yaitu sebesar Rp 64,01 triliun.

Di tengah pandemi Covid-19, Bank Jatim juga mampu mencatatkan pertumbuhan penyaluran kredit sebesar Rp 39,18 triliun atau tumbuh 12,69 persen (yoy). Kredit di sektor korporasi menjadi penyumbang tertinggi, yaitu sebesar Rp 9,38 triliun atau tumbuh 17,96 persen (yoy), lalu diikuti pertumbuhan kredit usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang cukup signifikan, yaitu sebesar 6,33 triliun atau tumbuh 16,12 persen.

Adapun komposisi rasio keuangan Bank Jatim periode Juni 2020 antara lain return on equity (ROE) sebesar 19,41 persen, net interest margin (NIM) sebesar 5,79 persen, dan return on asset (ROA) 2,73 persen. Sedangkan biaya operasional dibanding pendapatan operasional (BOPO) masih tetap terjaga di angka 68,96 persen.

"Dari keseluruhan kinerja positif tersebut, Bank Jatim berhasil mencatatkan laba sebesar Rp 770,15 miliar,” ungkap Busrul saat pemaparan kinerja triwulan II 2020 dalam rangka keterbukaan informasi melalui media elektronik di Surabaya, Rabu (29/7/2020).

Bank Jatim

Baca Juga: Stimulus Dorong Pengembangan Green Economy

Basrul mengatakan, pandemi Covid-19 menjadi salah satu tantangan terberat selama melewati triwulan II 2020. Tantangan itu diperkirakan masih berlanjut mengingat pandemi Covid-19 yang masih melanda negeri ini. Namun, seiring pemberlakuan tatanan adaptasi kebiasaan baru (AKB) atau new normal, Bank Jatim terus berusaha memberikan pelayanan yang optimal.

Program tersebut diantaranya, melalui Bank Jatim Syariah bersama Badan Wakaf Indonesia telah melucurkan program Wakaf Peduli Indonesia (Kalisa). Bank Jatim memiliki peran sebagai penghimpun dana wakaf dari masyarakat yang selanjutnya akan dikelola oleh Badan Wakaf Indonesia. Lalu, dalam rangka Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), Bank Jatim bersama Jamkrindo dan Askrindo melakukan penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) Tentang Penjaminan Kredit/Pinjaman Program PEN.

"Bersama dengan beberapa bank BUMN lainnya, PKS ini diharapkan bisa menghidupkan dan menggerakkan kembali perekonomian Indonesia di tengah Pandemi dengan memberikan kredit modal kerja kepada UMKM,” terang Busrul.

Kemudian, sebagai Bank Umum Milik Daerah (BUMD) Pemprov Jatim, Bak Jatim juga mendukung program-program Pemprov Jatim dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat khususnya di tengah pandemi Covid-19, seperti kerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Kependudukan Jatim untuk memberikan bantuan kepada 20 Kabupaten/Kota di Jatim berupa mesin Anjungan Dukcapil Mandiri (ADM).

Baca Juga: Perbankan di Jatim Siap Layani Kebutuhan Masyarakat

"Dengan adanya mesin ini, masyarakat akan lebih mudah dalam proses administrasi dokumen kependudukan tanpa harus tatap muka secara langsung, sehingga membantu mencegah proses penularan Covid-19," tandas Busrul.

Selain itu, lanjut Busrul, selama pandemi Covid-19, Bank Jatim memberikan kemudahan bagi nasabahnya melalui fasilitas mobile banking, sms banking dan internet banking sehingga mereka dapat dengan mudah melakukan transaksi perbankan atau pembayaran dengan cepat, mudah, dan aman tanpa harus keluar rumah.

"Termasuk juga untuk nasabah dalam yang mengajukan kredit atau pembiayaan melalui e-form kredit. Nasabah cukup dengan melakukan registrasi melalui portal e-form kredit, kemudian Bank Jatim akan mengirimkan notifikasi melalu sms,” kata Busrul.

Busrul menambahkan, Bank Jatim juga memiliki fasilitas kredit multiguna elektronik (e-kmg) yang merupakan pengembangan kredit multiguna yang sudah ada sebelumnya. "Kalangan aparatur sipil negara (ASN) aktif maupun para pensiunan bisa mengajukan kedit melalui mobile application dengan cukup memiliki rekening dan payroll gaji yang terdaftar di Bank Jatim,” pungkas Busrul.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

BTN Tawarkan Solusi Mudah Miliki Rumah

BTN menawarkan KPR From Home The New Normal sebagai solusi mudah miliki rumah idaman.

EKONOMI | 29 Juli 2020

Wamendag Intensifkan Diplomasi dan Kampanye Kelapa Sawit

Kelapa sawit adalah salah satu penopang ekspor Indonesia.

EKONOMI | 29 Juli 2020

Kemperin Dorong Wirausaha Muda Kriya dan Fesyen

Kemperin melaksanakan program Creative Business Incubator untuk mencetak wirausaha muda yang akan menjadi motor penggerak industri ini di masa mendatang.

EKONOMI | 29 Juli 2020

BNI Termasuk 20 Besar Bank Internasional di Singapura

BNI Kantor Cabang Luar Negeri (KCLN) Singapura menjadi salah satu dari 20 bank internasional yang berstatus Full Bank License.

EKONOMI | 29 Juli 2020

Cegah Resesi, Pemerintah Akan Belanja Besar-besaran

Belanja pemerintah secara besar-besaran akan didorong, sehingga permintaan dalam negeri meningkat dan dunia usaha tergerak untuk berinvestasi.

EKONOMI | 29 Juli 2020

Pengelolaan Dana Peserta, BP Tapera Tetapkan Dua Acuan Utama

Investasi aman dan transparansi menjadi acuan BP Tapera dalam pengelolaan dana peserta.

EKONOMI | 29 Juli 2020

Rupiah Berbalik Melemah ke Rp 14.500-an

urs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan siang hari ini, Rabu (29/7/2020), terpantau melemah ke kisaran Rp 14.500.

EKONOMI | 29 Juli 2020

Sesi I, IHSG Terkoreksi 0,22%

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah 0,22 persen ke kisaran 5.101,73 pada akhir sesi pertama perdagangan hari ini, Rabu (29/7/2020).

EKONOMI | 29 Juli 2020

OJK Akan Perpanjang Masa Restrukturisasi Kredit yang Terdampak Covid-19

Pada Oktober mendatang, OJK akan mengumumkan masa perpanjangan dari program restrukturisasi kredit bagi debitur yang terdampak Covid-19.

EKONOMI | 29 Juli 2020

Program Penjaminan Kredit Korporasi Diluncurkan

Lewat penjaminan ini, perbankan diharapkan bisa menyalurkan kredit modal kerja hingga Rp 100 triliun sampai tahun 2021.

EKONOMI | 29 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS