BRIsyariah Gandeng 170 Ponpes Kembangkan Ekonomi Syariah
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

BRIsyariah Gandeng 170 Ponpes Kembangkan Ekonomi Syariah

Rabu, 29 Juli 2020 | 21:03 WIB
Oleh : Novy Lumanauw / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Direktur Bisnis Komersial PT Bank BRI Syariah Tbk (BRIsyariah), Kokok Alun Akbar menyatakan, BRIsyariah terus meningkatkan komitmennya untuk mewujudkan pengembangan keuangan dan ekonomi syariah di lingkungan pondok pesantren (Ponpes).

Baca Juga: BRIsyariah Dapat Tambahan Kuota KUR Rp 1,5 Triliun

"Pondok pesantren berperan strategis dalam pengembangan ekonomi syariah,” kata Alun melalui pernyataan tertulis yang diterima, Rabu (29/7/2020).

Alun mengungkapkan, peran strategis Ponpes tercermin pada keilmuan dan sosial ekonomi syariah kepada masyarakat, mewujudkan praktik riil teori ekonomi syariah, serta sebagai produsen dan konsumen dalam ekosistem ekonomi syariah.

"Potensi pondok pesantren sangat besar dalam pengembangan ekonomi syariah. Pondok Pesantren diharapkan menjadi garda depan pengembangan keuangan dan ekonomi syariah di Indonesia dalam meningkatkan inklusi keuangan syariah di masyarakat. Itulah mengapa, BRIsyariah juga siap menjadi yang terdepan dalam mendukung pengembangan ekonomi dan keuangan syariah di pondok pesantren,” ujar Alun.

Baca Juga: BRIsyariah Dorong Perusahaan untuk IPO

Saat ini terdapat 28.193 Ponpes dengan total santri 18 juta di Indonesia. Implementasi keuangan syariah di pondok pesantren akan meningkatkan market share keuangan syariah yang saat ini masih di angka 8,29 persen. Potensi bisnis di lingkungan pondok pesantren sangat besar, antara lain percetakan, konveksi, makanan dan minuman, perdagangan ritel atau minimarket, koperasi, hingga agrobisnis.

"Untuk bisa meningkatkan eksistensi dalam pengembangan ekonomi syariah, perlu adanya inovasi, efisiensi, perbaikan SDM, perbaikan manajemen pengelolaan ekonomi pesantren yang profesional, infrastruktur dan networking serta dukungan pembiayaan. Kami menyediakan beragam produk dan layanan dalam inklusi keuangan pondok pesantren, mulai dari pendanaan, pembiayaan dan payment system,” tegas Alun.

Dalam rangka implementasi program Kemko Perekonomian, BRIsyariah saat ini telah menjalin kerja sama dengan 170 pesantren dengan layanan Tabungan Simpanan Pelajar (Simpel) sebanyak 22.416 akun rekening, payroll 2.167 rekening, SPP Online 32 pesantren, Lakupandai 21 agen, QRIS 16 merchant, Haji Anak 345 rekening, Kartu Santri 30.209 rekening, dan pembiayaan KUR 147 rekening dengan nominal mencapai Rp11,1 miliar.

Baca Juga: BRIsyariah Permudah Akses Pembiayaan

"Jumlah total kerja sama BRIsyariah dengan pondok pesantren sudah sampai 268 ponpes, namun yang telah mengimplementasikan program pengembangan ekonomi dan keuangan syariah secara terintegrasi baru 170 ponpes," jelas Alun.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Juli, BPJamsostek Bogor Kota Cetak Rekor Klaim Tertinggi

Klaim JHT tertinggi ada di bulan Juli sebanyak 8.292 kasus, dengan total nilai pembayaran Rp 102 miliar.

EKONOMI | 29 Juli 2020

Bank DKI Dorong Penyaluran Kredit ke Sektor Produktif

Pemerintah tempatkan dana program percepatan pemulihan ekonomi nasional (PEN) senilai Rp 2 triliun di Bank DKI.

EKONOMI | 29 Juli 2020

Libur Iduladha, ASDP Prediksi Volume Penyeberangan Naik 30%

ASDP memprediksi terjadi kenaikan traffic hingga 30 persen dibanding hari normal.

EKONOMI | 29 Juli 2020

PGN Komitmen Andil Dalam Rangka Pemulihan Perekonomian Nasional

Pandemi COVID-19 berdampak signifikan terhadap seluruh sektor, terutama penurunan perekonomian dalam negeri. Oleh karena itu, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN)

EKONOMI | 29 Juli 2020

Pos Indonesia Gandeng KSP Nusantara Integrasikan Layanan Jasa Keuangan

Pos Indonesia dan KSP Nusantara optimistis dapat meraih potensi market pensiun Taspen dan Asabri.

EKONOMI | 29 Juli 2020

Untungkan Indonesia, Pemerintah Serius Kembangkan Kendaraan Listrik Berbasis Baterai

Perpres Nomor 55 Tahun 2019 ini menandakan kebangkitan Indonesia untuk menjadi produsen kendaraan listrik.

EKONOMI | 29 Juli 2020

Satgas Pemulihan Ekonomi Siapkan 2 Program Utama untuk UMKM

Satgas Pemulihan dan Transformasi Ekonomi Nasional diperintahkan memulihkan sektor UMKM.

EKONOMI | 29 Juli 2020

Kencana Energy Optimistis Pendapatan Naik Jadi US$ 31 Juta

Kencana Energi Lestari juga memiliki pendapatan berulang jangka panjang berdasarkan kontrak power purchase agreement (PPA) dari PLN.

EKONOMI | 29 Juli 2020

Sektor Perumahan Diyakini Mampu Pulihkan Ekonomi

Pemerintah telah memberikan berbagai stimulus untuk mendongkrak sektor perumahan.

EKONOMI | 29 Juli 2020

Semester I, Serapan Capex Merck 25%

Diharapkan hingga akhir tahun bisa terserap semua.

EKONOMI | 29 Juli 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS