DBS Dorong Masyarakat Adaptasi Kebiasaan Baru Berinvestasi

DBS Dorong Masyarakat Adaptasi Kebiasaan Baru Berinvestasi

Jumat, 7 Agustus 2020 | 17:09 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Dalam situasi new normal atau adaptasi kebiasaan baru (AKB), kebutuhan untuk mengelola dan mengembangkan keuangan demi mempersiapkan diri atas segala kemungkinan yang terjadi di masa mendatang menjadi semakin penting.

Baca Juga: Bitcoin Dibanjiri Investor Milenial

Managing Director Head of Digital Banking PT Bank DBS Indonesia, Leonardo Koesmanto, mengatakan, di masa-masa yang penuh ketidakpastian seperti sekarang ini, masyarakat perlu meninjau kembali pengelolaan keuangan guna mempersiapkan diri. Untuk mendorong masyarakat melakukan adaptasi kebiasaan baru, digibank by DBS meluncurkan dua fitur terbaru yakni Rekening Valas dan Obligasi Pasar Sekunder.

"Peluncuran fitur terbaru ini seiring dengan komitmen digibank untuk mewujudkan intelligent way of banking, dengan terus memperkaya fiturnya untuk memberikan layanan keuangan yang lengkap, terpadu, mudah, dan aman sehingga nasabah dapat lebih menikmati hidup sesuai misi Bank DBS Indonesia yakni Live more, Bank less," ujar Leonardo Koesmanto dalam keterangan pers yang diterima Beritasatu.com, Jumat (7/8/2020).

Menurut Leonardo, melalui fitur Rekening Valas serta Obligasi Pasar Sekunder, maka nasabah dapat memperluas instrumen investasi yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Dalam fitur Rekening Valas, nasabah dapat menabung dalam 10 mata uang asing hanya dengan satu akun rekening dan mengelola dana yang dimiliki karena nilai tukar dan bunga yang kompetitif.

"Fitur ini juga cocok untuk berbagai transaksi dengan kebutuhan dalam mata uang asing, mengantisipasi perubahan nilai tukar, dan sebagai diversifikasi investasi untuk mengurangi risiko," jelasnya.

Baca Juga: Pegadaian Ajak Masyarakat Merdeka Secara Finansial

Sedangkan melalui fitur Obligasi Pasar Sekunder, nasabah dapat berinvestasi di pasar sekunder mulai dari Rp1 juta, sehingga terjangkau oleh nasabah yang hendak memulai investasi untuk mempersiapkan kebutuhan dana daruratnya. Sebelumnya, pasar sekunder hanya dapat diakses oleh investor dengan modal yang cukup besar.

"Hingga saat ini, digibank by DBS merupakan satu-satunya perbankan digital yang dapat memberikan beragam pilihan akses investasi mulai dari Rp1 juta saja. Nasabah cukup membuat single investor identification (SID) dan melanjutkan pembelian hingga penjualan obligasi cukup dari aplikasi digibank by DBS," kata Leonardo.

Leonardo menambahkan, melalui kampanye #SemuaPastiBisa, setiap orang memiliki kesempatan yang sama terhadap akses layanan keuangan yang dibutuhkan dalam menyiapkan dana darurat, bahkan mengembangkannya lebih jauh lagi dengan proses yang 100 persen digital from end-to-end. "Oleh karena itu, kami meluncurkan dua fitur baru yakni Rekening Valas dan Obligasi Pasar Sekunder yang sesuai dengan kebutuhan nasabah di era new normal," tandas Leonardo.

Head of Advisory and Digital Investment PT Bank DBS Indonesia, Djoko Soelistyo, menambahkan, saat ini banyak pilihan instrumen investasi yang bisa dipilih untuk dapat dijadikan sebagai dana darurat, mulai dari yang memiliki risiko kecil hingga besar, sampai investasi yang bisa dilakukan dengan nominal terjangkau.

Baca Juga: BKPM Optimistis Target Investasi Bisa Tercapai

"Fitur terbaru kami memiliki kelebihan fleksibilitas dan likuiditas tinggi yang dapat memberikan manfaat bagi nasabah untuk mengatur, mengembangkan, dan menggunakan dana yang mereka miliki. Dengan demikian, digibank by DBS mendorong dan mempermudah nasabah untuk berinvestasi demi mengembangkan keuangan mereka," pungkas Djoko Soelistyo.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

TOWR dan ANTM Saham Paling Banyak Ditransaksikan

PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) dengan frekuensi 39.420 kali.

EKONOMI | 7 Agustus 2020

Cegah Penyebaran Covid-19, Pegadaian Lakukan Rapid Test Massal

Pegadaian melakukan rapid test massal sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 bagi seluruh karyawan di kantor pusat perseroan.

EKONOMI | 7 Agustus 2020

Ini Daftar Kapitalisasi Saham Terbesar

Saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) mengalami penurunan terdalam sebesar Rp 40 (1,3 persen) mencapai Rp 2.980.

EKONOMI | 7 Agustus 2020

Pendapatan Holding RS BUMN Diproyeksi Rp 4,5 Triliun

Aksi korporasi ini merupakan bagian roadmap pembentukan holding RS BUMN yang telah dimulai sejak tahun 2018.

EKONOMI | 7 Agustus 2020

Mengekor Mata Uang Asia, Rupiah Ditutup Turun ke Rp 14.625

Rupiah hari ini diperdagangkan dengan kisaran Rp 14.555- Rp 14.637 per dolar AS.

EKONOMI | 7 Agustus 2020

Akhiri Perdagangan, IHSG Melemah 34 Poin ke 5.143

Sebanyak 163 saham menguat, 263 saham melemah, dan 159 saham stagnan.

EKONOMI | 7 Agustus 2020

Pembayaran Visa Contactless Tumbuh 700% Seiring Masifnya Transaksi Nontunai

Jumlah kartu kredit dan debit Visa contactless yang beredar di pasar meningkat sekitar 500 persen.

EKONOMI | 7 Agustus 2020

Anak Usaha Astra Agro Raih Penghargaan Konservasi Satwa

Selain untuk konservasi dan menangani gajah liar agar tidak memasuki kawasan permukiman, Basecamp CRU Sampoiniet juga dapat dikembangkan sebagai kawasan ekowisa

EKONOMI | 7 Agustus 2020

BRIsyariah Tingkatkan Dana Sosial

BRISyariah siap berkontribusi lebih besar dalam memaksimlkan dana sosial masyarakat seperti Wakaf, Zakat, Infaq, dan Shodaqoh.

EKONOMI | 7 Agustus 2020

Bursa Eropa Flat setelah Trump Larang TikTok dan WeChat

Pan-European Stoxx 600 berada tepat di bawah garis datar pada awal perdagangan.

EKONOMI | 7 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS