Pacu Investasi, Kadin Tekankan Pentingnya Kemitraan
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Pacu Investasi, Kadin Tekankan Pentingnya Kemitraan

Minggu, 9 Agustus 2020 | 16:25 WIB
Oleh : Herman / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Investasi sangat dibutuhkan untuk mendongkrak perekonomian Indonesia, termasuk dari investor asing. Apalagi, saat ini masih terjadi saving investment gap yang menunjukkan kebutuhan investasi dalam perekonomian Indonesia tidak bisa dipenuhi dengan ketersediaan tabungan dalam negeri.

Baca Juga: Ini Pekerjaan Rumah Pemerintah untuk Pacu Investasi

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Bidang Hubungan Internasional, Shinta Widjaja Kamdani mengatakan, berbagai target yang ingin dicapai pemerintah, salah satunya memiliki pertumbuhan ekonomi yang tinggi, tidak akan bisa dicapai tanpa adanya arus investasi yang besar, kuat dan berkelanjutan, baik itu modal dalam negeri maupun luar negeri.

"Saving rate di Indonesia masih sangat rendah, sekitar 30 persen sampai 33 persen, jauh dibandingkan negara lain. Ini membuat Indonesia tidak memiliki cukup dana di dalam negeri untuk memodali pembangunan infrastruktur pendukung, stabilitas pertumbuhan dan industrialisasi ekonomi nasional, sehingga mau tidak mau kita juga memerlukan dana asing untuk mempercepat proses tersebut,” kata Sinta dalam webinar rilis survei SMRC terkait persepsi publik terhadap investasi, Minggu (9/8/2020).

Baca Juga: DKI Catat Realisasi Investasi Tertinggi Nasional

Di sisi lain, lanjut Shinta, likuiditas perbankan nasional juga masih terbatas. Sektor perbankan nasional tidak memiliki cukup dana untuk diputarkan menjadi pinjaman modal kerja untuk membiayai sektor riil nasional.

Karenanya, lanjut Shinta, keberadaan investasi atau modal asing yang cukup menurutnya sangat penting. Namun, dalam menggaet investor asing ini, Kadin juga menekankan perlunya ada kemitraan.

Baca Juga: Strategi BKPM Menggaet Investasi di Tengah Pandemi

"Sejak awal Kadin selalu mendukung yang namanya kemitraan. Jadi, kalau kita bilang menarik investor asing, itu bukan berarti investor asing masuk sendiri. Tetapi juga bermitra dengan investor lokal. Ini yang banyak kami promosikan pada saat ini,” kata Shinta Widjaja Kamdani.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Ini Pekerjaan Rumah Pemerintah untuk Pacu Investasi

Investasi sangat dibutuhkan untuk mendongkrak perekonomian Indonesia.

EKONOMI | 9 Agustus 2020

Safe Travel Campaign Inaca Targetkan 20 Juta Penumpang Maskapai

"Harapan kami di semester II jumlah penumpang pesawat bisa sampai 20 juta lagi dengan melakukan kampanye keselamatan," kata Ketum Inaca Denon Prawiraatmadja.

EKONOMI | 9 Agustus 2020

Profesional Muda Didorong Jadi Penggerak Bisnis Berkelanjutan

Mayoritas pelaku bisnis di Indonesia belum mengikutsertakan kriteria environmental, social, and governance (ESG) secara terstruktur.

EKONOMI | 9 Agustus 2020

PTPN Pastikan Tidak Pernah Merampas Hak Rakyat dalam Sengketa Lahan

PTPN tidak pernah merampas hak rakyat karena semua penyelesaian sudah menempuh upaya damai dan kekeluargaan dengan tetap mematuhi aturan hukum. Bahkan, manajemen tak segan memberikan ganti rugi atau biaya kompensasi yang layak kepada petani penggarap lahan PTPN

EKONOMI | 9 Agustus 2020

Pemerintah Perluas Target Calon Penerima KUR

UMKM menjadi salah satu fokus prioritas pemerintah dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

EKONOMI | 8 Agustus 2020

Akulaku Finance Beri Keringanan Cicilan Pedagang Kecil

Akulaku Finance telah merestrukturisasi 13.876 debitur dengan total pinjaman mencapai Rp 47,3 miliar.

EKONOMI | 8 Agustus 2020

Semen Gresik Terapkan Kebijakan Wajib Rapid Test

Semen Gresik mewajibkan tamu yang hendak beraktivitas di area perusahaan membawa surat keterangan hasil rapid test.

EKONOMI | 8 Agustus 2020

Gandeng Buka Pengadaan, Paketku Tingkatkan Layanan Pengiriman

Buka Pengadaan juga membuka kesempatan bagi para pelaku UMKM memperlebar bisnis.

EKONOMI | 8 Agustus 2020

IJB-Net Perkuat Jaringan Pelaku Bisnis Indonesia-Jepang

Memasuki usia yang kedua, dukungan dan harapan terhadap IJB-Net semakin besar.

EKONOMI | 8 Agustus 2020

Ketum VIU dan Pendeta HKBP Serukan Kebangkitan Ekonomi Kerakyatan

Di usia 75 tahun kemerdekaan Indonesia adalah saat yang tepat untuk semua elemen bangkit dan memulihkan perekonomian akibat Covid-19.

EKONOMI | 8 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS