Kembangkan Grand Central Bogor, ACP Bidik Kalangan Komuter
INDEX

BISNIS-27 510.733 (-0.96)   |   COMPOSITE 5813.99 (8.35)   |   DBX 1076.27 (7.25)   |   I-GRADE 169.305 (0.42)   |   IDX30 499.8 (-0.42)   |   IDX80 132.38 (-0.05)   |   IDXBUMN20 374.254 (3.4)   |   IDXG30 135.455 (0)   |   IDXHIDIV20 450.5 (-0.05)   |   IDXQ30 146.053 (-0.32)   |   IDXSMC-COM 250.881 (1.27)   |   IDXSMC-LIQ 309.077 (1.57)   |   IDXV30 131.098 (0.77)   |   INFOBANK15 988.482 (3.85)   |   Investor33 429.242 (-0.22)   |   ISSI 170.543 (-0.31)   |   JII 620.021 (-2.8)   |   JII70 214.017 (-0.68)   |   KOMPAS100 1185.8 (0.59)   |   LQ45 922.358 (-0.15)   |   MBX 1613.53 (1.07)   |   MNC36 321.576 (-0.47)   |   PEFINDO25 321.335 (-3.22)   |   SMInfra18 295.407 (2.01)   |   SRI-KEHATI 367.139 (0.09)   |  

Kembangkan Grand Central Bogor, ACP Bidik Kalangan Komuter

Minggu, 9 Agustus 2020 | 20:06 WIB
Oleh : Imam Muzakir / FER

Bogor, Beritasatu.com - PT Adhi Commuter Properti (ACP) semakin menggiatkan proyek properti yang berkonsep terintegrasi transportasi massal atau Transit Oriented Development (TOD). Salah satunya, lewat pembangunan proyek Grand Central Bogor, yang berada tepat di sisi Stasiun Bogor.

Baca Juga: ACP Kembangkan Tahap Kedua Adhi City Sentul

Direktur Utama Adhi Commuter Properti (ACP), Rizkan Firman, mengatakan, data dari hasil survei komuter Jabodetabek 2019 yang dirilis oleh Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, sekitar 11 persen dari 29,3 juta penduduk Jabodetabek yang berumur 5 tahun ke atas merupakan penduduk komuter. Sebanyak 26,9 persen menggunakan moda transportasi umum untuk pulang-pergi berkegiatan.

"Properti berkonsep TOD di kawasan Bogor semakin prospektif. Sebab, Bogor memiliki kemudahan dalam menjangkau ibu kota Jakarta. Terdapat moda transportasi berbasis bus dan kereta yang menjadi magnet bagi investor properti atau mereka yang hendak tinggal di Bogor,” ungkap Rizkan Firman dalam keterangan resminya, Minggu (9/8/2020).

Rizkan menambahkan, sebagai bentuk komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik sebagai pengembang berbasis TOD, ACP bekerja sama dengan Perum PPD dengan melakukan peresmian uji coba operasi Jabodetabek Residence Connexion (JRC) di Grand Central Bogor.

Baca Juga: Hunian Berkonsep TOD Jadi Pilihan Investor

Perum PPD melayani trayek Grand Central Bogor (Stasiun Bogor) dengan tujuan Stasiun Juanda, Manggarai dan Tebet, yang telah diresmikan pada Senin (3/8/2020) lalu dan dihadiri oleh Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, Direktur Utama Perum PPD Pande Putu Yasa, dan Kepala BPTJ Polana Pramesti.

Konsumen sedang memilih unit apartemen Grand Central Bogor yang dikembangkan oleh PT Adhi Commuter Properti berkonsep terintegrasi transportasi massal (Transit Oriented Development/TOD).

Project Director Grand Central Bogor, Fikri Farobi, menambahkan, pembangunan hunian vertikal khususnya di pusat Kota Bogor ini terbilang baru. Bahkan, Grand Central Bogor dapat dikatakan sebagai apartemen satu-satunya di jantung Kota Bogor. Selain itu, diprediksi pemintaan pasar terhadap apartemen juga meningkat secara progresif dalam lima tahun ke depan.

"Selain memiliki moda transportasi massal seperti bus dan Kereta Rel Listrik (KRL), keunggulan transportasi lainnya adalah pembangunan Lintas Rel Terpadu (LRT) Jabodebek yang diperkirakan juga akan mengakses hingga Kota Bogor," jelas Fikri Farobi.

Baca Juga: Tahun Depan, Adhi Commuter Properti Siap IPO

Direktur Pemasaran Adhi Commuter Properti, Indra Syahruzza, mengatakan, apartemen Grand Central Bogor termasuk dalam lima proyek baru Adhi Commuter Properti untuk menggenjot target marketing sales tahun ini.

"Cara Adhi Commuter Properti meningkatkan performa target tersebut dengan mengembangkan dan mengelola pendapatan berulang (business recurring income), di antaranya dengan mengakuisisi PT Mega Graha Citra Perkasa (MGCP), anak usaha PT Cowell Development. Tujuannya demi mempercepat pertumbuhan kawasan TOD di Bogor, yakni Grand Central Bogor,” terang Indra Syahruzza.

Marketing Manager Grand Central Bogor, Ferdian Jamal, menambahkan, Grand Central Bogor dikembangkan di lahan seluas 5.731 meter persegi (m2) dan berlokasi tepat di sisi Stasiun Bogor. Selain itu, apartemen ini memiliki view yang indah, yakni view Gunung Salak, serta pusat kota Bogor.

"Apartemen Grand Central Bogor terdiri dari 667 unit tipe Deluxe dan 162 unit tipe Premium, setinggi 22 lantai dengan 3 lantai parkir basement. Untuk harga, tipe Deluxe ditawarkan dengan harga mulai dari Rp 447 jutaan dan tipe Premium dengan harga mulai dari Rp 744 jutaan. Dari sesi pilih unit ini terungkap unit yang menjadi favorit bagi konsumen adalah unit yang memiliki view menghadap Gunung Salak," jelas Ferdian Jamal.

Menurut Ferdian, selain menawarkan lokasi yang strategis, Grand Central Bogor juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang bagi para penghuninya seperti shophouse, sky garden, swimming pool, fitness center dan fasilitas penunjuang lainnya. "Untuk hand over, apartemen Grand Central Bogor rencananya akan diserah-terimakan kepada konsumen mulai tahun 2023," tandas Ferdian.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pelabuhan Patimban Ditargetkan Beroperasi November 2020

Pelabuhan Patimban akan dilengkapi dengan akses jalan tol dan jalur kereta api.

EKONOMI | 9 Agustus 2020

Maybank Lanjutkan Pemberdayaan Ekonomi Penyandang Disabilitas

Maybank melanjutkan komitmen untuk memberikan perhatian kepada individu maupun komunitas wirausaha penyandang disabilitas

EKONOMI | 9 Agustus 2020

Digitalisasi Dinilai Kunci Penting Pembangunan Desa

Pembangunan desa harus diakselerasi guna mendukung pertumbuhan ekonomi.

EKONOMI | 9 Agustus 2020

Pacu Investasi, Kadin Tekankan Pentingnya Kemitraan

Target pertumbuhan ekonomi tidak akan bisa dicapai tanpa adanya arus investasi.

EKONOMI | 9 Agustus 2020

Ini Pekerjaan Rumah Pemerintah untuk Pacu Investasi

Investasi sangat dibutuhkan untuk mendongkrak perekonomian Indonesia.

EKONOMI | 9 Agustus 2020

Safe Travel Campaign Inaca Targetkan 20 Juta Penumpang Maskapai

"Harapan kami di semester II jumlah penumpang pesawat bisa sampai 20 juta lagi dengan melakukan kampanye keselamatan," kata Ketum Inaca Denon Prawiraatmadja.

EKONOMI | 9 Agustus 2020

Profesional Muda Didorong Jadi Penggerak Bisnis Berkelanjutan

Mayoritas pelaku bisnis di Indonesia belum mengikutsertakan kriteria environmental, social, and governance (ESG) secara terstruktur.

EKONOMI | 9 Agustus 2020

PTPN Pastikan Tidak Pernah Merampas Hak Rakyat dalam Sengketa Lahan

PTPN tidak pernah merampas hak rakyat karena semua penyelesaian sudah menempuh upaya damai dan kekeluargaan dengan tetap mematuhi aturan hukum. Bahkan, manajemen tak segan memberikan ganti rugi atau biaya kompensasi yang layak kepada petani penggarap lahan PTPN

EKONOMI | 9 Agustus 2020

Pemerintah Perluas Target Calon Penerima KUR

UMKM menjadi salah satu fokus prioritas pemerintah dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

EKONOMI | 8 Agustus 2020

Akulaku Finance Beri Keringanan Cicilan Pedagang Kecil

Akulaku Finance telah merestrukturisasi 13.876 debitur dengan total pinjaman mencapai Rp 47,3 miliar.

EKONOMI | 8 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS