PTPP Optimistis Pembangunan Pelabuhan Patimban Sesuai Target
INDEX

BISNIS-27 428.182 (-2.86)   |   COMPOSITE 4879.1 (-9.06)   |   DBX 933.193 (7.61)   |   I-GRADE 128.434 (-0.58)   |   IDX30 404.523 (-3.21)   |   IDX80 106.174 (-0.61)   |   IDXBUMN20 268.239 (-2.84)   |   IDXG30 113.341 (-0.34)   |   IDXHIDIV20 361.328 (-3.85)   |   IDXQ30 118.527 (-0.83)   |   IDXSMC-COM 209.874 (0.28)   |   IDXSMC-LIQ 234.117 (0.48)   |   IDXV30 100.803 (-0.57)   |   INFOBANK15 767.134 (-9.65)   |   Investor33 355.071 (-2.81)   |   ISSI 143.565 (0.25)   |   JII 517.566 (1.34)   |   JII70 175.828 (0.4)   |   KOMPAS100 953.068 (-3.09)   |   LQ45 742.375 (-5.22)   |   MBX 1347.52 (-4.53)   |   MNC36 265.633 (-1.2)   |   PEFINDO25 258.006 (2.03)   |   SMInfra18 230.699 (-0.73)   |   SRI-KEHATI 299.246 (-2.35)   |  

PTPP Optimistis Pembangunan Pelabuhan Patimban Sesuai Target

Minggu, 9 Agustus 2020 | 22:36 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

Jakarta, Beritasatu.com - PT PP (Persero) Tbk atau PTPP, diberikan kepercayaan oleh pemerintah untuk membangun pelabuhan Patimbam, yang merupakan salah satu proyek infrastruktur terbesar di Indonesia. Perseroan ditunjuk untuk mengerjakan tiga paket pembangunan dan pengembangan proyek pelabuhan tersebut.

Baca Juga: Pelabuhan Patimban Ditargetkan Beroperasi November 2020

Direktur Utama PTPP, Novel Arsyad, mengatakan, paket pembangunan yang dikerjakan oleh perseroan yaitu, paket 1 berupa konstruksi terminal dimana perseroan membentuk konsorsium bersama Penta-Rinkai-TOA-WIKA dengan total nilai kontrak sebesar Rp 6 triliun. Kemudian, paket 2 berupa jembatan penghubung dimana perseroan menjalin joint operation bersama PT Wijaya Karya (Persero) Tbk atau Wika, dengan total nilai kontrak sebesar Rp 524 miliar.

"Selanjutnya, paket 4 berupa paket access road dimana perseroan membentuk joint venture (JV) bersama Shimizu-BCK dengan total nilai kontrak Rp 1,12 triliun," kata Novel Arsyad usai mendampingi kunjungan kerja Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi, ke lokasi pembangunan proyek Pelabuhan Patimban, Minggu (9/8/2020).

Direktur Utama PT PP (Persero) Tbk Novel Arsyad (kedua dari kiri) bersama Direktur Operasi 2 PT PP (Persero) Tbk M Toha Fauzi (kiri) nampak sedang berbincang dengan perwakilan dari Kementerian PUPR dalam kunjungan di proyek Pelabuhan Patimban, Minggu (9/8/2020).

Novel Arsyad mengatakan, proyek pembangunan dan pengembangan Pelabuhan Patimban yang berlokasi di Kabupaten Subang, Jawa Barat (Jabar), diharapkan oleh pemerintah dapat menjadi sebuah pelabuhan besar nantinya. Proyek pembangunan terminal yang mulai dikerjakan bulan Oktober 2018 oleh Konsorsium Penta-Rinkai-TOA-PPWIKA diharapkan dapat dilakukan soft opening pada bulan November 2020.

Baca Juga: PTPP Garap Pembangunan Jalan Sirkuit Mandalika

Saat ini, lanjut Novel, progres pembangunan proyek terminal Patimban telah mencapai 77,38 persen dimana dermaga peti kemas seluas 420 meter x 34 meter tersebut memiliki kapasitas 250.000 TEUs dengan area reklmasi seluas 60 hektare (ha).

"Adapun lingkup pekerjaan yang dilakukan oleh konsorsium mencakup antara lain, car berth, container bert, car terminal, temporary admi area and temporary car terminal, truck waiting area, container terminal, roack work-north bund, utiliy building work, temporary admi building work, dan akses area," jelasnya.

Novel menambahkan, selain pekerjaan proyek pembangunan terminal di paket 1, perseroan bersama Wika membangun jembatan pengubung sepanjang satu kilometer (km) dengan target penyelesaian pekerjaaan di bulan Desember 2021.

"Pekerjaan pembangunan Jembatan Penghubung tersebut masuk dituangkan kedalam pekerjaan paket 3 yang mulai dikerjakan sejak bulan April 2020. Pembangunan jembatan penghubung tersebut, akan menjadi akses utama penghubung badan pelabuhan dengan jalan akses dan back up area," paparnya.

Baca Juga: Kemhub Mulai Lelang Operator Pelabuhan Patimban

Menurut Novel Arsyad, selain mengerjakan paket 1 dan 3, perseroan yang terbentuk dalam joint venture (JV) dengan Shimizu-BCK juga ditunjuk oleh pemerintah untuk mengerjakan paket 4, yaitu jalan akses. Adapun proyek pembangunan jalan akses yang telah dikerjakan sejak bulan Oktober 2018 tersebut, memiliki panjang 8,2 kilometer (km). Saat ini, progres pembangunan jalan akses itu telah mencapai 93,56 persen dan ditargetkan dapat diselesaikan pada bulan Desember 2020.

"Perseroan bersama perusahaan konstruksi lainnya optimistis dapat menyelesaikan pekerjaan pembangunan Pelabuhan Patimban sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Per tanggal 3 Agustus 2020, progres pembangunan konstruksi terminal dan peti kemas telah mencapai 77,38 persen dan progres pembangunan jalan akses telah mencapai 93,56 persen. Sehingga, pemerintah dapat segera melakukan soft opening atas beroperasinya sebagian dari aktivitas di Pelabuhan Patimban," pungkas Novel Arsyad.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Kembangkan Grand Central Bogor, ACP Bidik Kalangan Komuter

ACP mengembangkan Grand Central Bogor sebagai proyek TOD yang strategis karena selangkah dari stasiun Bogor.

EKONOMI | 9 Agustus 2020

Pelabuhan Patimban Ditargetkan Beroperasi November 2020

Pelabuhan Patimban akan dilengkapi dengan akses jalan tol dan jalur kereta api.

EKONOMI | 9 Agustus 2020

Maybank Lanjutkan Pemberdayaan Ekonomi Penyandang Disabilitas

Maybank melanjutkan komitmen untuk memberikan perhatian kepada individu maupun komunitas wirausaha penyandang disabilitas

EKONOMI | 9 Agustus 2020

Digitalisasi Dinilai Kunci Penting Pembangunan Desa

Pembangunan desa harus diakselerasi guna mendukung pertumbuhan ekonomi.

EKONOMI | 9 Agustus 2020

Pacu Investasi, Kadin Tekankan Pentingnya Kemitraan

Target pertumbuhan ekonomi tidak akan bisa dicapai tanpa adanya arus investasi.

EKONOMI | 9 Agustus 2020

Ini Pekerjaan Rumah Pemerintah untuk Pacu Investasi

Investasi sangat dibutuhkan untuk mendongkrak perekonomian Indonesia.

EKONOMI | 9 Agustus 2020

Safe Travel Campaign Inaca Targetkan 20 Juta Penumpang Maskapai

"Harapan kami di semester II jumlah penumpang pesawat bisa sampai 20 juta lagi dengan melakukan kampanye keselamatan," kata Ketum Inaca Denon Prawiraatmadja.

EKONOMI | 9 Agustus 2020

Profesional Muda Didorong Jadi Penggerak Bisnis Berkelanjutan

Mayoritas pelaku bisnis di Indonesia belum mengikutsertakan kriteria environmental, social, and governance (ESG) secara terstruktur.

EKONOMI | 9 Agustus 2020

PTPN Pastikan Tidak Pernah Merampas Hak Rakyat dalam Sengketa Lahan

PTPN tidak pernah merampas hak rakyat karena semua penyelesaian sudah menempuh upaya damai dan kekeluargaan dengan tetap mematuhi aturan hukum. Bahkan, manajemen tak segan memberikan ganti rugi atau biaya kompensasi yang layak kepada petani penggarap lahan PTPN

EKONOMI | 9 Agustus 2020

Pemerintah Perluas Target Calon Penerima KUR

UMKM menjadi salah satu fokus prioritas pemerintah dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

EKONOMI | 8 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS