PTPP Serius Majukan Geliat Ekonomi Kawasan Industri Batang
INDEX

BISNIS-27 448.452 (1.72)   |   COMPOSITE 5112.19 (25.99)   |   DBX 973.986 (3.67)   |   I-GRADE 139.714 (1.16)   |   IDX30 428.304 (2.02)   |   IDX80 113.764 (0.51)   |   IDXBUMN20 291.927 (3.06)   |   IDXG30 119.182 (0.07)   |   IDXHIDIV20 379.228 (2.62)   |   IDXQ30 124.656 (0.91)   |   IDXSMC-COM 220.2 (1.57)   |   IDXSMC-LIQ 259.388 (0.35)   |   IDXV30 107.478 (0.46)   |   INFOBANK15 831.648 (8.54)   |   Investor33 374.125 (1.68)   |   ISSI 151.171 (0.15)   |   JII 550.867 (-1.07)   |   JII70 188.056 (-0.08)   |   KOMPAS100 1022.34 (3.5)   |   LQ45 789.815 (3.41)   |   MBX 1412.7 (7.46)   |   MNC36 280.331 (1.07)   |   PEFINDO25 282.464 (3.53)   |   SMInfra18 241.575 (0.59)   |   SRI-KEHATI 316.512 (1.87)   |  

PTPP Serius Majukan Geliat Ekonomi Kawasan Industri Batang

Senin, 10 Agustus 2020 | 19:01 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

Jakarta, Beritasatu.com - PT PP (Persero) Tbk atau PTPP bersama PT Kawasan Industri Wijayakusuma (Persero) atau KIW, dan PT Perkebunan Nusantara IX (Persero) atau PTPN IX, terus melakukan persiapan dengan berkolaborasi bersama guna mempercepat realisasi proses pembangunan dan pengembangan Kawasan Industri Batang.

Baca Juga: India Tertarik Berinvestasi di Jawa Tengah

Direktur Utama PTPP, Novel Arsyad, mengatakan, PTPP bersama KIW, PTPN IX, BKPM, Kementerian BUMN dan pemangku kepentingan (stakeholders) lainnya, berusaha menarik minat investasi dari luar negeri dengan menata konsep bisnis dan desain yang komprehensif serta menarik, dimana hal tersebut dapat menjadi daya tarik tersendiri para investor asing.

"PTPP bersama KIW, PTPN IX, BKPM, Kementerian BUMN dan pemangku kepentingan lainnya secara marathon melakukan rapat koordinasi untuk mempercepat realisasi pembangunan dan pengembangan Kawasan Industri Batang. PTPP akan mengerjakan pembangunan jalan akses infrastruktur non-tol untuk mempermudah akses ke kawasan industri tersebut," ujar Novel Arsyad dalam keterangan resminya kepada Beritasatu.com, Senin (10/8/2020).

Novel mengatakan, pembangunan Kawasan Industri Batang merupakan bagian dari program pemerintah untuk mendorong penguatan sektor Industri di Indonesia. Oleh sebab itu, PTPP selalu mendukung setiap program yang dicanangkan oleh pemerintah dalam rangka meningkatkan geliat perekonomian Indonesia.

"Pemerintah turut memberikan fasilitas pendukung dalam pengembangan Kawasan Industri Batang melalui pembiayaan APBN," tandas Novel Arsyad.

Baca Juga: Kemperin Fokus Siapkan Kawasan Industri Terpadu

Kawasan Industri Batang terletak di Kabupaten Batang, Provinsi Jawa Tengah (Jateng) yang memiliki lahan untuk dikembangkan sekitar 4.300 hektare (ha), dimana dalam tahap 1 ini akan dikembangkan lahan seluas 450 ha.

Kawasan yang terletak di koridor industri utara pulau Jawa akan mengusung konsep The Smart & Sustainable Industrial Estate. Dimana konsep Smart tersebut memiliki 3 Basic Principles (Smart Society, Smart Environment & Infrastructure serta Smart Economy) dan 2 Design Intervention (Smart Experience and Smart Planning).

Kawasan Industri Batang didapuk akan memiliki sederetan fasilitas yang lengkap nantinya, mulai dari sarana olahraga, command center, pemadam kebakaran, sarana peribadatan dan rumah sakit.

Selain itu, kawasan ini juga memiliki visi untuk mempromosikan ekonomi kreatif, industri, teknologi informasi serta ruang berinovasi bagi masyarakat. Kawasan Industri Batang direncanakan akan memiliki Ruang Terbuka Hijau (RTH), ruang interaksi dan ramah pejalan kaki.

Baca Juga: 7 Perusahaan Asing Akan Relokasi ke Indonesia

Selain sederatan fasilitas lengkap yang akan dibangun di kawasan tersebut, Kawasan Industri Batang memiliki beberapa keunggulan lokasi, antara lain terletak di sisi utara Tol Trans Jawa dimana dapat mempermudah akses ke Kawasan Industri, dilalui jalur kereta api dan berpotensi menjadi dry port, berbatasan langsung dengan Pantai Utara Jawa dan akan dibuat Transit Oriented Department (TOD) oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang.

Selain itu, Kawasan Industri Batang memiliki lokasi yang strategis dimana dapat ditempuh dengan waktu 4 jam dari Jakarta, 1 jam dari Semarang. Kawasan tersebut memiliki 50 kilometer (km) dari Bandara Ahmad Yani dan 65 km dari Pelabuhan Tanjung Mas.

"Dengan dibukanya Kawasan Industri Batang maka akan memudahkan pergerakan logistik dimana dapat ditempuh dengan waktu 50 menit dari Kawasan industri menuju pelabuhan Tanjung Mas," pungkas Novel Arsyad.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pemerintah Didesak Beri Perlindungan untuk Buruh

Menaker Ida Fauziyah harus lindungi buruh.

EKONOMI | 10 Agustus 2020

Gelar Virtual Travel Fair, AirAsia Diskon Tiket Penerbangan Domestik

AirAsia menawarkan diskon hingga 20 persen untuk seluruh tiket penerbangan domestik.

EKONOMI | 10 Agustus 2020

Pemerintah Dorong Konsumsi Buah Nusantara

Gelar Buah Nusantara 2020 merupakan gerakan untuk mendorong konsumsi buah nusantara.

EKONOMI | 10 Agustus 2020

Sri Mulyani: Gaji Ke-13 untuk Mendorong Perekonomian

Menurut Sri Mulyani, anggaran yang disiapkan untuk pelaksanaan pembayaran gaji ke-13 ini sebesar Rp 28,82 triliun

EKONOMI | 10 Agustus 2020

Ini 4 Usulan Baru Program PEN dan Penanganan Covid-19

Menurut Sri Mulyani, optimalisasi peran belanja Pemerintah menjadi sangat penting untuk menstimulasi roda ekonomi.

EKONOMI | 10 Agustus 2020

Korban PHK dan Ibu Rumah Tangga Dapat Kredit Bunga 0%

Kredit untuk ibu rumah tangga dan korban Pemutusan Hubungan kerja (PHK), diharapkan bisa tetap produktif.

EKONOMI | 10 Agustus 2020

Rupiah Siang Ini Melemah Saat Mata Uang Asia Bervariasi

Rupiah hari ini diperdagangkan dengan kisaran Rp 14.600-Rp 14.695 per dolar AS.

EKONOMI | 10 Agustus 2020

Siang Ini, Mayoritas Bursa Asia di Zona Merah

Indeks Hang Seng di Hong Kong melemah 54,9 (0,22 persen) mencapai 24.477.

EKONOMI | 10 Agustus 2020

Jeda Siang, IHSG Naik Tipis ke 5.145

Sebanyak 211 saham naik, 198 saham melemah dan 147 saham stagnan.

EKONOMI | 10 Agustus 2020

Pendapatan Kliring Berjangka Indonesia Naik Jadi Rp 81,4 Miliar

Pencapaian ini setara dengan 58,9 persen dari target pendapatan sepanjang 2020 sebesar Rp 138,3 miliar.

EKONOMI | 10 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS