Crown Bidik Rp 250 Miliar dari Pemasaran Proyek di Indonesia
INDEX

BISNIS-27 425.322 (12.08)   |   COMPOSITE 4870.04 (100.06)   |   DBX 940.805 (3.04)   |   I-GRADE 127.855 (4.56)   |   IDX30 401.317 (13.58)   |   IDX80 105.56 (3.19)   |   IDXBUMN20 265.398 (11.16)   |   IDXG30 112.997 (3.48)   |   IDXHIDIV20 357.483 (12.54)   |   IDXQ30 117.699 (3.88)   |   IDXSMC-COM 210.149 (2.59)   |   IDXSMC-LIQ 234.599 (5.6)   |   IDXV30 100.238 (2.07)   |   INFOBANK15 757.481 (24.48)   |   Investor33 352.266 (10.05)   |   ISSI 143.81 (2.89)   |   JII 518.901 (12.87)   |   JII70 176.231 (4.44)   |   KOMPAS100 949.983 (26.08)   |   LQ45 737.154 (23.9)   |   MBX 1342.99 (31.12)   |   MNC36 264.429 (7.79)   |   PEFINDO25 260.033 (3.99)   |   SMInfra18 229.972 (7.95)   |   SRI-KEHATI 296.897 (9.06)   |  

Crown Bidik Rp 250 Miliar dari Pemasaran Proyek di Indonesia

Selasa, 11 Agustus 2020 | 16:40 WIB
Oleh : Lona Olavia / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Meski pandemi, Indonesia dinilai masih memiliki pasar yang potensial untuk properti. Untuk itu, Crown Group, pengembang properti yang berpusat di Sydney, Australia, akan merilis proyek teranyarnya di Indonesia pada November 2020 mendatang.

Baca Juga: ACP Bidik Kalangan Komuter

Peluncuran proyek yang berlokasi di kawasan Southbank, Melbourne, Negara Bagian Victoria, Australia ini menjadi sejarah, karena baru kali ini Crown Group melakukan peluncuran perdananya di luar Australia.

Direktur Penjualan dan Pemasaran Crown Group Indonesia, Tyas Sudaryomo mengatakan, Crown Group mengincar Rp 200 miliar hingga Rp 250 miliar dari penjualan produk apartemen yang dipasarkan di Indonesia. Nilai tersebut, sama dengan sekitar 30 unit.

"Kuota untuk pasar Indonesia paling banyak yakni 30 unit dari total 45 unit untuk pasar mancanegara di luar Australia. Sisa 15 unit lainnya dibagi untuk pasar lain di Asia,” kata Tyas Sudaryomo, dalam konferensi pers virtual, Selasa (11/8/2020).

Proyek perdana Crown Group di Melbourne ini merupakan hunian vertikal karya Koichi Takada yang terdiri dari dua menara yang akan merangkum 144 unit apartemen yang terdiri dari tipe studio, 1, 2, dan 3 kamar tidur, dengan ukuran 44 meter hingga 95 meter persegi (m2), dan dilepas dengan harga penawaran mulai dari Rp 5,6 miliar per unit.

Baca Juga: Pembatasan Dicabut, Properti Australia Mulai Bangkit

Tyas menjelaskan, secara historis semenjak medio 1990-an, masyarakat Indonesia lebih mengenal kota Melbourne dibandingkan kota Sydney, terutama mereka yang akan menyekolahkan anaknya di Negeri Kanguru tersebut.

"Jumlah siswa Indonesia yang melanjutkan studi di Melbourne lebih banyak ketimbang di Sydney, sehingga wajar apabila kami memperkenalkan proyek Melbourne di Indonesia terlebih dahulu dibandingkan Sydney," imbuhnya,

Tyas menambahkan, dalam tiga tahun terakhir sejak 2016, konsumen asal Indonesia selalu menempati posisi ketiga pembeli asing terbanyak di Australia. Hal ini menyusul terjadinya perlambatan investasi yang dilakukan pembeli asal Tiongkok yang sebelumnya sangat gencar membelanjakan uangnya di sektor properti Australia.

Selain itu, tawaran yield dan gain dari investasi properti juga terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Hal itu seiring proyeksi pertumbuhan harga properti di Melbourne sekitar 4,6 persen terutama di Southbank, hingga akhir tahun 2020. Ditambah tawaran keuntungan investasi sebesar 5,6 persen dari harga jual unit juga ikut mempengaruhi mengapa pembeli asing tertarik masuk pasar Australia.

Baca Juga: Pasar Properti Jatim Diyakini Segera Pulih

"Sementara tawaran imbal hasil dari pasar sekunder (sewa), saat ini rerata mencapai Rp 6 juta per minggu untuk tipe medium," kata Tyas.



Sales Manager Crown Group Indonesia Reiza Arief menambahkan, daya tarik Melbourne terutama karena kota ini telah dikenal sebagai kota pendidikan di Australia, di mana institusi pendidikan terbaik di Australia.

"Satu hal yang juga menarik dari Melbourne adalah, living cost yang lebih rendah dibandingkan Sydney. Semua ini mengakibatkan booming industri properti di kota ini namun dengan harga per meter persegi yang lebih rendah dibandingkan Sydney sebagai kota terbesar di Australia. Oleh sebab itu, Melbourne lebih populer bagi masyarakat Indonesia terutama mereka yang merupakan pembeli pertama atau investor," tandas Reiza Arief.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Dorong UMKM Berkembang, Perlu Pendampingan dari Swasta

Perlu adanya pendampingan untuk mendorong kemajuan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).

EKONOMI | 11 Agustus 2020

Doni Joewono Resmi Dilantik Sebagai Deputi Gubernur BI

Doni memulai karirnya di Bank Indonesia sebagai analis di Departemen Pengelolaan Moneter pada tahun 1991.

EKONOMI | 11 Agustus 2020

Komut Semen Indonesia: Transparansi Perusaahaan Cegah Korupsi

GCG dapat mencegah kerugian pemegang saham.

EKONOMI | 11 Agustus 2020

TLKM dan FREN Kuasai Daftar Saham Teraktif

PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) dengan frekuensi 31.436 kali.

EKONOMI | 11 Agustus 2020

Ini Cara Abipraya Bangkitkan UMKM di Masa Pandemi

Abipraya menunjukkan kepeduliaannya dengan turut aktif mendukung program pemerintah dalam membantu pelaku UMKM.

EKONOMI | 11 Agustus 2020

Kapitalisasi BMRI dan BBRI Melonjak

Saham PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) mengalami kenaikan tertinggi sebesar Rp 200 (3,4 persen) mencapai Rp 6.000.

EKONOMI | 11 Agustus 2020

Rupiah Ditutup Terkoreksi Saat Mata Uang Asia Menguat

Rupiah hari ini diperdagangkan dengan kisaran Rp 14.580- Rp 14.714 per dolar AS.

EKONOMI | 11 Agustus 2020

Penutupan Bursa, IHSG Melonjak 32 Poin

Sebanyak 242 saham menguat, 207 saham melemah, dan 138 saham stagnan.

EKONOMI | 11 Agustus 2020

Global Elektrindo Luncurkan E-Commerce Khusus Kabel Listrik

Peluncuran e-commerce Global Elektrindo ini diharapkan dapat memudahkan konsumen dalam pembelian kabel listrik di tengah pandemi Covid-19.

EKONOMI | 11 Agustus 2020

Penerimaan Pajak Jakut Tertinggi di Jakarta

Di tengah pandemi Covid-19, kesadaran masyarakat membayar pajak tinggi.

EKONOMI | 11 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS