Terdampak Pandemi, Pameran Inacraft Rambah Online
INDEX

BISNIS-27 431.53 (-3.35)   |   COMPOSITE 4906.55 (-27.45)   |   DBX 934.495 (-1.3)   |   I-GRADE 129.531 (-1.1)   |   IDX30 408.573 (-4.05)   |   IDX80 107.231 (-1.06)   |   IDXBUMN20 271.434 (-3.2)   |   IDXG30 114.42 (-1.08)   |   IDXHIDIV20 364.598 (-3.27)   |   IDXQ30 119.596 (-1.07)   |   IDXSMC-COM 210.435 (-0.56)   |   IDXSMC-LIQ 236.069 (-1.95)   |   IDXV30 101.606 (-0.8)   |   INFOBANK15 772.076 (-4.94)   |   Investor33 357.854 (-2.78)   |   ISSI 144.258 (-0.69)   |   JII 521.112 (-3.55)   |   JII70 177.199 (-1.37)   |   KOMPAS100 960.444 (-7.38)   |   LQ45 749.999 (-7.62)   |   MBX 1355.95 (-8.44)   |   MNC36 267.764 (-2.13)   |   PEFINDO25 261.843 (-3.84)   |   SMInfra18 232.762 (-2.06)   |   SRI-KEHATI 301.662 (-2.42)   |  

Terdampak Pandemi, Pameran Inacraft Rambah Online

Rabu, 12 Agustus 2020 | 17:31 WIB
Oleh : Lona Olavia / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Terdampak pandemi virus corona (Covid-19), pameran kerajinan Inacraft ke-22 yang telah dijadwalkan pada 2-6 September 2020 setelah sebelumnya ditunda dari penyelenggaraan tahunannya di bulan April, kembali harus ditunda lagi hingga tahun depan.

Baca Juga: Pameran Kerajinan Inacraft 2020 Bernuansa Rumoh Aceh

Belum terbitnya izin keramaian sebagai upaya penerapan protokol kesehatan Covid-19, membuat Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (ASEPHI) sebagai penyelenggara dan PT Mediatama Binakreasi sebagai pelaksana, menimbang dan mengamati kekuatiran dan ketidakpastian perkembangan kasus atas virus ini memilih untuk menunda dan memfokuskan diri untuk mempersiapkan The 22nd Inacraft Smart Exhibition, Unlimited promotion in borderless world yang akan diselenggarakan pada 31 Maret-4 April 2021 yang akan datang, di Jakarta Convention Center (JCC).

Direktur PT Mediatama Binakreasi, Umi Noor Wijiati, menyatakan, industri pameran sangat terdampak Covid-19. Bahkan, meski ditunda ke tahun depan, jumlah pengunjung diprediksi tidak akan meningkat dari gelaran tahun lalu, karena pembatasan mengikuti protokol kesehatan yang berlaku. Meski begitu, target transaksi diyakini akan meningkat seiring ekspansi pameran ke online selain offline.

"Meski perekonomian lesu, tapi kami optimistis ada kenaikan transaksi 10 persen dari Rp 149 miliar tahun lalu jadi Rp 163 miliar. Begitu juga kontrak dagang dari Rp 12,8 miliar jadi Rp 14 miliar. Ini naik karena selain dari offline ada online dan juga para jastiper yang menampilkan produk di Inacraft, dan Instagram live streaming. Tapi, kalau target pengunjung tidak akan naik karena pembatasan protokol kesehatan Covid-19. Jadi, per hari ada 20.000, tahun lalu 34.000 per hari," ujarnya dalam konferensi pers virtual, Rabu (12/8/2020).

Baca Juga: Batik Kreasi Penyandang Disabilitas Ramaikan Inacraft

The 22nd Inacraft akan kembali dihadirkan menggunakan seluruh ruangan dengan luas area pameran 25.000 meter persegi (m2) yang akan diisi oleh lebih kurang 1.300 usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) peserta dan lebih dari 1.000 ragam produk kerajinan berkualitas dari seluruh nusantara dengan mengusung konsep baru, smart exhibition.

Ketua Umum Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia, Muchsin Ridjan, mengatakan, Smart (simple, mobile, accessible, real-time, trustworthy) exhibition merupakan salah satu usaha untuk memberikan terobosan dalam pengembangan UMKM di masa mendatang melalui transaksi bisnis dan pertukaran informasi secara mudah, terencana dan terstruktur melalui aplikasi berbasis Android dan IOS.

"Konsep digital yang mencakup manajemen kepesertaan, e-commerce, program live streaming, promosi digital dan mendukung cashless society ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat golongan mikro kecil dan menengah dan pemulihan perekonomian pasca pandemi untuk dapat berpromosi tanpa batas jarak dan waktu,” ungkap Ridjan.

Baca Juga: Industri Kerajinan Tangan Manfaatkan e-Commerce

Inacraft sebagai pameran kerajinan terbesar dan terlengkap di Indonesia merupakan wadah promosi, transaksi dan interaksi para pelaku industri kreatif lokal khususnya di sektor kerajinan dengan pembeli dari dalam dan luar negeri.

The 22nd Inacraft dengan dukungan Pemerintah Provinsi Aceh sebagai ikon utama dan negara sahabat India sebagai Country of Honor, serta Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta sebagai tuan rumah penyelenggaraan, diprediksi menjadi pionir pameran kerajinan terbesar pertama di Indonesia di masa pemulihan yang mampu menimbulkan efek positif dan stimulus bagi perbaikan kesejahteraan perajin dalam negeri serta peningkatan daya beli masyarakat.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Mark Dynamics Bagi Dividen Tunai Rp 26,6 Miliar

Mark Dynamics menyetujui pembagian dividen tunai sebesar Rp 26,6 miliar kepada 3,8 miliar saham beredar atau Rp 7 per lembar saham.

EKONOMI | 12 Agustus 2020

Wamendag: Masuki Babak Akhir, Kesepakatan RCEP Utamakan Kepentingan Nasional

Kemdag saat ini terus menginisiasi kemudahan-kemudahan dan fasilitasi guna memanfaatkan perjanjian perdagangan internasional.

EKONOMI | 11 Agustus 2020

Hartadinata Tebar Dividen Rp 36,8 Miliar

Laba bersih diharapkan mencapai Rp 175 miliar, atau naik dari realisasi 2019 sebesar Rp 150 miliar.

EKONOMI | 12 Agustus 2020

Pengelolaan Blok Masela Harus Sejahterakan Rakyat

Keinginan Shell bukan sesuatu yang harus dikhawatirkan karena banyak pihak yang mungkin mau menggantikan posisinya.

EKONOMI | 12 Agustus 2020

Imbas Covid-19, Summarecon Revisi Marketing Sales Jadi Rp 2,5 T

Pada semester I-2020, perseroan berhasil membukukan marketing sales sebesar Rp 1,1 triliun.

EKONOMI | 12 Agustus 2020

Pendapatan Produsen Etanol Madusari Naik 23%

Laba kotor Rp 183,6 miliar selama periode enam bulan yang berakhir Juni 2020 dibandingkan Rp 182,4 miliar.

EKONOMI | 12 Agustus 2020

Kompetisi Wirausaha Muda Mandiri 2020 Targetkan 3.500 Peserta

Tahun ini ditargetkan WMM akan diikuti oleh 3.500 peserta dari usia 18–35 tahun.

EKONOMI | 12 Agustus 2020

Kurs Rupiah Melemah ke Kisaran Rp 14.700

Kurs rupiah berada di level Rp 14.712,5 per dolar AS atau terdepresiasi 32,5 poin (0,22 persen) dibandingkan perdagangan sebelumnya Rp 14.680.

EKONOMI | 12 Agustus 2020

Sesi I, IHSG Berbalik Menguat Ditopang Sektor Keuangan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik menguat 0,39 persen ke kisaran 5.210,2 pada akhir sesi pertama perdagangan hari ini, Rabu (12/8/2020).

EKONOMI | 12 Agustus 2020

PTPP Perketat Protokol Pencegahan Covid-19

PTPP terus menekan penyebaran Covid-19 di sekitar lingkungan kerja dan proyek dengan meluncurkan Covid Ranger.

EKONOMI | 12 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS