OJK Cabut Izin Usaha BPR Lugano
INDEX

BISNIS-27 434.406 (-0.23)   |   COMPOSITE 4934.09 (-16.14)   |   DBX 924.804 (3.39)   |   I-GRADE 130.838 (-0.55)   |   IDX30 413.425 (-1.26)   |   IDX80 108.094 (-0.37)   |   IDXBUMN20 272.657 (-3.39)   |   IDXG30 115.379 (0.39)   |   IDXHIDIV20 370.721 (-2.24)   |   IDXQ30 120.916 (-0.16)   |   IDXSMC-COM 211.116 (-0.82)   |   IDXSMC-LIQ 236.814 (-0.83)   |   IDXV30 102.468 (-0.58)   |   INFOBANK15 776.883 (-3.28)   |   Investor33 360.093 (-0.17)   |   ISSI 144.765 (-0.24)   |   JII 523.909 (0.36)   |   JII70 177.568 (-0.12)   |   KOMPAS100 966.07 (-3.19)   |   LQ45 756.376 (-2.2)   |   MBX 1366.8 (-5.86)   |   MNC36 270.277 (-1.09)   |   PEFINDO25 258.891 (-1.93)   |   SMInfra18 233.321 (-1.32)   |   SRI-KEHATI 303.606 (-0.74)   |  

OJK Cabut Izin Usaha BPR Lugano

Kamis, 13 Agustus 2020 | 18:29 WIB
Oleh : Lona Olavia / FER

Bandung, Beritasatu.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencabut izin usaha PT Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Lugano yang beralamat di Jalan Sawo d/h Raya Setu Nomor 41/7, Bantargebang, Kota Bekasi sejak 13 Agustus 2020. Hal ini sesuai Keputusan Anggota Dewan Komisioner (KADK) Nomor KEP-114/D.03/2020 tanggal 13 Agustus 2020.

Baca Juga: OJK Minta BPK Kawal Pelaksanaan Program PEN

Kepala OJK Regional 2 Jawa Barat, Triana Gunawan menjelaskan, pencabutan izin dilakukan setelah sampai batas waktu yang ditentukan, pengurus dan pemegang saham tidak mampu melakukan upaya penyehatan yang diminta OJK untuk keluar dari status BPR Dalam Pengawasan Khusus (BDPK) dan beroperasi secara normal dengan rasio Kewajiban Penyediaan Modal Minimum (KPMM) paling kurang sebesar 12 persen.

Sebelumnya, sesuai dengan POJK Nomor 19/POJK.03/2017 sebagaimana telah diubah oleh POJK Nomor 32/POJK.03/2019 tentang Perubahan Atas POJK Nomor 19/POJK.03/2017 Tentang Penetapan Status Dan Tindak Lanjut Pengawasan BPR dan BPRS serta SEOJK Nomor 56/SEOJK.03/2017 sebagaimana telah diubah oleh SEOJK Nomor 5/SEOJK.03/2020 tentang Perubahan Atas SEOJK Nomor 56/SEOJK.03/2017 Tentang Penetapan Status Dan Tindak Lanjut Pengawasan BPR dan BPRS, OJK telah menetapkan status PT BPR Lugano sejak 16 Mei 2020 menjadi BDPK karena rasio yang kurang dari 0 persen.

Penetapan status BDPK tersebut disebabkan kelemahan pengelolaan oleh manajemen BPR yang tidak memperhatikan prinsip kehati-hatian dan pemenuhan asas perbankan yang sehat.

Baca Juga: Kinerja BPR Dinilai Masih Prospektif di Masa Pandemi

"Mempertimbangkan kondisi keuangan BPR yang semakin memburuk dan adanya permasalahan internal BPR yang tidak dapat diselesaikan oleh Pemegang Saham Pengendali BPR tersebut serta menunjuk Pasal 38 POJK di atas, maka OJK mencabut izin usaha BPR tersebut setelah memperoleh pemberitahuan dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS),” kata Triana dalam siaran pers, Kamis (13/8/2020).

Dengan pencabutan izin usaha PT BPR Lugano, selanjutnya LPS akan menjalankan fungsi penjaminan dan melakukan proses likuidasi sesuai Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2004 Tentang Lembaga Penjamin Simpanan sebagaimana diubah dengan Undang-undang (UU) Nomor 7 Tahun 2009.

OJK mengimbau nasabah BPR Lugano agar tetap tenang, karena dana masyarakat di perbankan termasuk BPR dijamin LPS sesuai ketentuan yang berlaku.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Sasar Milenial, BTN Gelar Pameran Properti Virtual

BTN kembali menggelar acara Indonesia Property Expo (IPEX) 2020 pada 22 Agustus hingga 30 September 2020.

EKONOMI | 13 Agustus 2020

Dukung UMKM, Bank Mandiri Luncurkan Program Diskon Hingga 75%

Bank Mandiri menggandeng Bukalapak untuk mempromosikan produk

EKONOMI | 13 Agustus 2020

Citilink Mulai Aktifkan Kembali Sejumlah Rute Penerbangan

Citilink sudah mengoperasikan 57 penerbangan per hari dengan mencakup 36 destinasi.

EKONOMI | 13 Agustus 2020

Pemerintah Gulirkan Subsidi Pulsa Mulai September 2020

Pemerintah akan memberikan subsidi pulsa untuk para tenaga pengajar dan murid.

EKONOMI | 13 Agustus 2020

AP II Siapkan Tiga Skenario Target Penumpang Pesawat

AP II optimistis capai skenario terbaik di tengah pandemi Covid-19.

EKONOMI | 13 Agustus 2020

Rupiah Ditutup Melemah 15 Poin ke Rp 14.775

Kurs rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah tipis 15 poin di level Rp 14.775 per dolar AS.

EKONOMI | 13 Agustus 2020

Perbaiki Tata Kelola ABK, BP2MI Libatkan Mitra Strategis

BP2MI perbaiki tata kelola penempatan Anak Buah Kapal.

EKONOMI | 13 Agustus 2020

Allianz Gandeng JD.ID Garap Asuransi Elektronik

Allianz bekerja sama dengan JD.ID memberikan perlindungan komprehensif terhadap barang-barang elektronik.

EKONOMI | 13 Agustus 2020

Langkah Erick Thohir Benahi BUMN Dinilai sudah on the Right Track

Transformasi BUMN yang dilakukan Erick Thohir dengan melakukan pergantian direksi serta komisaris dipandang sudah tepat dan sesuai.

EKONOMI | 13 Agustus 2020

Kebijakan Perdagangan Bebas Bisa Mendorong Kinerja Ekspor

Kebijakan perdagangan bebas dinilai mampu mendorong upaya peningkatan kinerja ekspor Indonesia.

EKONOMI | 13 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS