Jokowi Siapkan Anggaran TKDD Rp 796,3 Triliun di RAPBN 2021
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Jokowi Siapkan Anggaran TKDD Rp 796,3 Triliun di RAPBN 2021

Jumat, 14 Agustus 2020 | 17:11 WIB
Oleh : Lenny Tristia Tambun / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah akan mengucurkan anggaran Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) sebesar Rp 796,33 triliun, dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) Tahun 2021.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) merincikan anggaran tersebut akan dilakukan untuk tujuh arah kebijakan.

"Pertama, mendukung langkah pemulihan ekonomi sejalan dengan prioritas nasional,” kata Jokowi dalam Penyampaian Keterangan Pemerintah atas Rancangan Undang-undang (RUU) tentang APBN 2021 Beserta Nota Keuangan di Gedung DPR-MPR, Jakarta, Jumat (14/8/2020).

Langkah pemulihan ekonomi yang sejalan dengan prioritas nasional tersebut dilakukan melalui pembangunan aksesibilitas dan konektivitas kawasan sentra pertumbuhan ekonomi. Juga melalui dukungan insentif kepada daerah untuk menarik investasi, perbaikan sistem pelayanan investasi, dan dukungan terhadap UMKM.

"Kedua, mengoptimalkan pemanfaatan dana bagi hasil dalam rangka mendukung penanganan kesehatan, jaring pengaman sosial, serta pemulihan ekonomi dampak Covid-19,” ujar Jokowi.

Ketiga, mengarahkan 25 persen dari dana transfer umum untuk mempercepat program pemulihan ekonomi daerah dan pembangunan SDM.

Keempat, memfokuskan penggunaan dana insentif daerah (DID) untuk digitalisasi pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan UMKM. "Kelima, refocusing dan simplikasi jenis, bidang, dan kegiatan DAK fisik yang bersifat reguler dan penugasan,” terang Jokowi.

Keenam, DAK non-fisik juga mendukung penguatan SDM pendidikan melalui dukungan program merdeka belajar. Serta tambahan sektor strategis lainnya, seperti dana pelayanan perlindungan perempuan dan anak, dana fasilitasi penanaman modal, serta dana pelayanan ketahanan pangan.

Ketujuh, mempertajam alokasi dana desa untuk pemulihan ekonomi desa dan pengembangan sektor prioritas, seperti teknologi informasi dan komunikasi, pembangunan desa wisata, dan mendukung ketahanan pangan.

Menurut Jokowi, dalam lima tahun terakhir, hasil dari pemanfaatan anggaran TKDD telah dirasakan oleh masyarakat melalui peningkatan kinerja pelayanan dasar publik. Seperti akses rumah tangga terhadap air minum dan sanitasi layak, serta persalinan yang dibantu oleh tenaga kesehatan.

Hasilnya, ungkap Jokowi, tingkat kesenjangan di wilayah perdesaan juga menurun yang ditunjukkan dengan semakin rendahnya rasio gini dari 0,316 pada tahun 2016 menjadi 0,315 pada tahun 2019.

Demikian juga dengan persentase penduduk miskin di perdesaan, turun dari 13,96 persen pada tahun 2016 menjadi 12,60 persen pada tahun 2019.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Jokowi Siapkan Anggaran PEN 2021 Senilai Rp 356,5 Triliun

Jokowi menyiapkan anggaran PEN tahun depan sebesar Rp 356,5 triliun.

EKONOMI | 14 Agustus 2020

Kolaborasi Kemkop dan UKM Bersma Kem-BUMN Pulihkan KUMKM Terdampak Covid-19

Kemkop dan UKM kerja sama Kementerian BUMN pulihkan koperasi dan UMKM.

EKONOMI | 14 Agustus 2020

Jokowi Minta Kawasan Industri Tarik Investasi Berkualitas

Menurut Jokowi, saat ini pemerintah tengah membangun berbagai kawasan industri di seluruh Indonesia.

EKONOMI | 14 Agustus 2020

Jokowi Proyeksikan Tingkat Kemiskinan Maksimal 9,7% pada 2021

Proyeksi tingkat kemiskinan akan ditekankan pada penurunan kelompok kemiskinan ekstrem.

EKONOMI | 14 Agustus 2020

Anggaran Transfer Daerah dan Dana Desa Capai Rp 796,3 Triliun

Pada tahun 2021, anggaran Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) akan disalurkan sebesar Rp 796,3 triliun.

EKONOMI | 14 Agustus 2020

Utang Luar Negeri Indonesia Naik 5% Jadi US$ 408,6 Miliar

Posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada akhir triwulan II-2020 tercatat sebesar US$ 408,6 miliar.

EKONOMI | 14 Agustus 2020

Lion Air Tambah Fasilitas Gratis di Kabin Pesawat

Lion Air menghadirkan fasilitas inflight entertainment di dalam kabin pesawat untuk kenyamanan penumpang selama penerbangan.

EKONOMI | 14 Agustus 2020

Pulihkan Sektor Pariwisata, Jokowi Akan Gelontorkan Rp 14,4 T di 2021

Presiden Jokowi mengalokasikan anggaran sebesar Rp 14,4 triliun untuk pembangunan pariwisata.

EKONOMI | 14 Agustus 2020

Entaskan Kemiskinan Ekstrem, Pemerintah Anggarkan Rp 419,3 Triliun ke Sistem Perlindungan Sosial

Pemerintah targetkan angka kemiskinan estrem hilang tahun 2024.

EKONOMI | 14 Agustus 2020

Jokowi Alokasikan Anggaran Rp 104,2 Triliun untuk Ketahanan Pangan

Jokowi mengalokasikan anggaran sebesar Rp 104,2 triliun untuk ketahanan pangan yang diantaranya akan digunakan untuk kesejahteraan petani dan nelayan.

EKONOMI | 14 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS