UMKM Harus Lebih Adaptif Terhadap Sumber Pendanaan
INDEX

BISNIS-27 425.322 (12.08)   |   COMPOSITE 4870.04 (100.06)   |   DBX 940.805 (3.04)   |   I-GRADE 127.855 (4.56)   |   IDX30 401.317 (13.58)   |   IDX80 105.56 (3.19)   |   IDXBUMN20 265.398 (11.16)   |   IDXG30 112.997 (3.48)   |   IDXHIDIV20 357.483 (12.54)   |   IDXQ30 117.699 (3.88)   |   IDXSMC-COM 210.149 (2.59)   |   IDXSMC-LIQ 234.599 (5.6)   |   IDXV30 100.238 (2.07)   |   INFOBANK15 757.481 (24.48)   |   Investor33 352.266 (10.05)   |   ISSI 143.81 (2.89)   |   JII 518.901 (12.87)   |   JII70 176.231 (4.44)   |   KOMPAS100 949.983 (26.08)   |   LQ45 737.154 (23.9)   |   MBX 1342.99 (31.12)   |   MNC36 264.429 (7.79)   |   PEFINDO25 260.033 (3.99)   |   SMInfra18 229.972 (7.95)   |   SRI-KEHATI 296.897 (9.06)   |  

UMKM Harus Lebih Adaptif Terhadap Sumber Pendanaan

Jumat, 14 Agustus 2020 | 17:22 WIB
Oleh : Lona Olavia / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Pengamat Ekonomi Universitas Indonesia (UI), Fithra Faisal menilai, sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Indonesia harus mampu beradaptasi dan memaksimalkan berbagai cara baru dalam mengakses pendanaan demi kelangsungan usahanya, menyusul masa pandemi virus corona (Covid-19) yang berlangsung di Indonesia hingga saat ini.

Baca Juga: Koperasi Tetap Menjadi Andalan UMKM

"Terkait akses permodalan, UMKM harus mampu menemukan alternatif pembiayaan agar tak lagi terlalu bergantung kepada insentif pemerintah, maupun permodalan bank konvensional. Salah satu alternatif di era saat ini adalah melalui opsi platform pembiayaan berbasis digital," kata Fithra, di Jakarta, Jumat (14/8/2020).

UMKM, sambung Fithra, harus lebih adaptif. Artinya, karena UMKM sekarang banyak yang go online, maka akses permodalan pun bisa juga melalui alternatif fasilitas secara online.

"Kalau kita lihat dari perkembangan sektoral, transaksi masih ada. Bila UMKM bergabung dan masuk ke platform usaha digital, terutama bagi yang belum, seharusnya bisa membuat UMKM lebih survive," jelasnya.

Menurut Fithra, di tengah kondisi pandemi Covid-19 ini, tidak hanya sektor kesehatan yang terdampak, akan tetapi hampir semua sektor termasuk sektor ekonomi, terlebih para pelaku UMKM.

Baca Juga: Gandeng UMKM, Emikoawa Luncurkan Busana Muslim

"Oleh karena itu, berbagai pihak perlu bahu-membahu membantu membangkitkan usaha para pelaku UMKM yang memiliki peran penting dalam kebangkitan sektor perekonomian," tegasnya.

Terlebih lagi, lanjut Fithra, sebagian besar pelaku UMKM masuk kategori unbankable ataupun underserved, sehingga terkadang sulit untuk memperoleh akses pendanaan yang cepat dari perbankan. Untuk itu, perusahaan penyedia layanan keuangan digital diharapkan dapat memanfaatkan momentum ini dan menjadi salah satu solusi atas persoalan yang dihadapi oleh UMKM sehingga mereka dapat bangkit.

"Penyedia layanan keuangan di luar perbankan ini seharusnya cukup membantu. Di sisi lain ya kalau bisa ada semacam restrukturisasi cicilan, bagi usaha kecil yang memang dalam kondisi tertekan seperti memberikan relaksasi pembayaran cicilan," tandasnya.

Fithra mengapresiasi langkah yang dilakukan oleh seperti platform kredit digital Akulaku Finance yang memberikan restrukturisasi cicilan kepada nasabah mereka.

Baca Juga: Jokowi Siapkan Anggaran PEN 2021 Senilai Rp 356,5 Triliun

"Sangat bagus bila ternyata penerima restrukturnya adalah pelaku UMKM. Seharusnya ini juga bisa dicontoh perusahaan fintech yang lain. Karena memang permasalahan yang terjadi di kalangan UMKM adalah penurunan kemampuan untuk membayar cicilan, sehingga UMKM butuh restrukturisasi kredit, pembayaran dipermudah, hingga cicilan modal baru,” kata Fithra.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Jokowi Siapkan Anggaran TKDD Rp 796,3 Triliun di RAPBN 2021

Jokowi merincikan anggaran TKDD tersebut dilakukan untuk tujuh arah kebijakan.

EKONOMI | 14 Agustus 2020

Jokowi Siapkan Anggaran PEN 2021 Senilai Rp 356,5 Triliun

Jokowi menyiapkan anggaran PEN tahun depan sebesar Rp 356,5 triliun.

EKONOMI | 14 Agustus 2020

Kolaborasi Kemkop dan UKM Bersma Kem-BUMN Pulihkan KUMKM Terdampak Covid-19

Kemkop dan UKM kerja sama Kementerian BUMN pulihkan koperasi dan UMKM.

EKONOMI | 14 Agustus 2020

Jokowi Minta Kawasan Industri Tarik Investasi Berkualitas

Menurut Jokowi, saat ini pemerintah tengah membangun berbagai kawasan industri di seluruh Indonesia.

EKONOMI | 14 Agustus 2020

Jokowi Proyeksikan Tingkat Kemiskinan Maksimal 9,7% pada 2021

Proyeksi tingkat kemiskinan akan ditekankan pada penurunan kelompok kemiskinan ekstrem.

EKONOMI | 14 Agustus 2020

Anggaran Transfer Daerah dan Dana Desa Capai Rp 796,3 Triliun

Pada tahun 2021, anggaran Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD) akan disalurkan sebesar Rp 796,3 triliun.

EKONOMI | 14 Agustus 2020

Utang Luar Negeri Indonesia Naik 5% Jadi US$ 408,6 Miliar

Posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada akhir triwulan II-2020 tercatat sebesar US$ 408,6 miliar.

EKONOMI | 14 Agustus 2020

Lion Air Tambah Fasilitas Gratis di Kabin Pesawat

Lion Air menghadirkan fasilitas inflight entertainment di dalam kabin pesawat untuk kenyamanan penumpang selama penerbangan.

EKONOMI | 14 Agustus 2020

Pulihkan Sektor Pariwisata, Jokowi Akan Gelontorkan Rp 14,4 T di 2021

Presiden Jokowi mengalokasikan anggaran sebesar Rp 14,4 triliun untuk pembangunan pariwisata.

EKONOMI | 14 Agustus 2020

Entaskan Kemiskinan Ekstrem, Pemerintah Anggarkan Rp 419,3 Triliun ke Sistem Perlindungan Sosial

Pemerintah targetkan angka kemiskinan estrem hilang tahun 2024.

EKONOMI | 14 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS