Platform Kopral Pacu Digitalisasi Koperasi Indonesia
INDEX

BISNIS-27 448.028 (-0.11)   |   COMPOSITE 5099.84 (-3.39)   |   DBX 964.111 (2.27)   |   I-GRADE 139.821 (-0.42)   |   IDX30 426.948 (0.39)   |   IDX80 113.317 (0.11)   |   IDXBUMN20 291.67 (1.28)   |   IDXG30 118.931 (0.18)   |   IDXHIDIV20 379.8 (-0.77)   |   IDXQ30 124.715 (-0.33)   |   IDXSMC-COM 219.701 (0.45)   |   IDXSMC-LIQ 255.871 (2.67)   |   IDXV30 106.644 (1.52)   |   INFOBANK15 836.821 (-6.19)   |   Investor33 373.706 (-0.97)   |   ISSI 150.561 (0.36)   |   JII 547.285 (1.18)   |   JII70 187.054 (0.33)   |   KOMPAS100 1020.57 (-1.1)   |   LQ45 786.439 (0.76)   |   MBX 1410.93 (-1.57)   |   MNC36 280.006 (-0.59)   |   PEFINDO25 280.13 (0.18)   |   SMInfra18 241.99 (-0.13)   |   SRI-KEHATI 316.197 (-0.37)   |  

Platform Kopral Pacu Digitalisasi Koperasi Indonesia

Senin, 24 Agustus 2020 | 20:56 WIB
Oleh : Amrozi Amenan / FER

Surabaya, Beritasatu.com - Penyedia layanan teknologi informasi (TI), PT Kopral Indonesia Teknologi (KIT) yang merupakan sekumpulan milenial, turut memacu digitalisasi koperasi Indonesia di tengah pandemi virus corona (Covid-19) dengan meluncurkan platform digital koperasi Indonesia, Koperasi All In One (Kopral).

Chief Executive Officer (CEO) KIT, Adi Santoso, mengatakan, kehadiran platform digital Kopral Indonesia ini diharapkan mampu memberikan solusi atas pemasalahan umum yang dihadapi koperasi saat ini, seperti sistem pencatatan dan pelaporan yang masih manual serta terbatasnya pengembangan bisnis dan layanan.

"Melalui platform Kopral ini kami berharap bisa memberikan solusi atas permasalahan tersebut sekaligus menumbuhkan kembali gairah bisnis koperasi di Indonesia terutama di masa pandemi ini,” kata Adi Santoso di Surabaya, Senin (24/8/2020).

Baca Juga: Presiden: Cairkan Rp 1 Triliun untuk Koperasi

Adi menyatakan, Kopral mulai dirintis sejak 2018 lalu di beberapa koperasi karyawan perusahaan. Pada 2020, Kopral dikembangkan menjadi platform digital untuk penggunaan yang lebih luas, lebih mudah, lebih efektif sehingga tidak memberatkan koperasi.

"Bertepatan dengan momen HUT ke-75 RI, kami meluncurkan kembali platform Kopral sebagai sumbangsih untuk kemajuan perkoperasian Indonesia. Kopral kini menjadi pionir platform koperasi Indonesia yang menciptakan ekosistem baru dengan kolaborasi bersama UMKM, e-commerce, sesama koperasi, dan bisnis digital lainnya,” terangnya.

Adi menambahkan, saat ini sudah ada 3 koperasi yang dalam proses penjajakan dengan jumlah anggota sekitar 20.000 orang. "Target kami sampai akhir tahun ini ada 40.000 anggota koperasi,” imbuh Adi.

Baca Juga: Modernisasi Koperasi Perlu Peran Aktif Milenial

Chief Technology Officer (CTO) KIT, Gama Wardhana, menjelaskan, platform Kopral menyediakan berbagai fitur digitalisasi koperasi yang kekinian dan bisa digunakan pengurus maupun anggota koperasi untuk memudahkan transaksi, pencatatan dan pelaporan keuangan koperasi. Fitur pada platform Kopral juga mendukung bisnis koperasi yang terintegrasi dengan e-commerce seperti Shopee, Tokopedia, Bukalapak dan lainnya, serta UMKM.

"Integrasi melalui sistem pembayaran tunda atau paylater memudahkan anggota koperasi untuk bisa berbelanja. Dengan demikian, pelaporan keuangan dan pencatatan transaksi dilakukan secara online seperti untuk laporan neraca, saldo kas, laba/rugi, hingga pembagian sisa hasil usaha (SHU) yang tentunya akan memudahkan kerja pengurus koperasi," jelas Gama.

Adapun untuk anggota koperasi, bisa bertransasksi di merchant yang sudah bekerjasama dengan koperasi tersebut dengan sistem paylater. "Artinya anggota tidak perlu membayar belanjaannya di depan namun bisa dibayarkan dibelakang, mirip seperti penggunaan kartu kredit," timpal Chief Commercial Officer (CCO) KIT, Alma Saquille.

Baca Juga: Remitano Ramaikan Bursa Aset Digital di Indonesia

Menurut Alma, Kopral menawarkan biaya layanan mulai Rp 5.000 per anggota koperasi per bulan. Dengan biaya tersebut, anggota koperasi sudah bisa mengakses semua fitur Kopral secara langsung baik melalui website maupun aplikasi di ponsel baik Android ataupun IOS.

"Biaya itu juga mencakup layanan migrasi, maintenance hingga penyimpanan data berbasis cloud server. Sehingga koperasi sudah mendapatkan total solution dengan harga terjangkau tanpa investasi infrastruktur lagi serta jaminan keamanan data koperasi dan anggota,” pungkas Alma.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

BNI Dukung Program Bantuan Presiden Produktif untuk Usaha Mikro

BNI kembali ditunjuk pemerintahuntuk menyalurkan Bantuan Presiden (Banpres) untuk UMKM.

EKONOMI | 24 Agustus 2020

Keberadaan Kantor OJK Diminta Gerakkan Perekonomian di Daerah

Keberadaan kantor OJK di daerah harus bisa berperan nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

EKONOMI | 24 Agustus 2020

Pegawainya Diduga Kedapatan Bawa Sabu di Bandara Hang Nadim, Ini Tanggapan Kemenhub

Dua orang ASN Kemhub kedapatan bawa ganja.

EKONOMI | 24 Agustus 2020

Realisasi Anggaran Penanganan Covid-19 dan PEN Baru 25,1 Persen

Menurut Sri Mulyani, strategi percepatan penyerapan anggaran di kuartal III 2020 menjadi kunci agar Indonesia bisa terhindar dari kontraksi ekonomi.

EKONOMI | 24 Agustus 2020

Kemperin Apresiasi Motor Listrik Karya Anak Bangsa Tampil di Makau

Kemperin terus mendukung penuh pengembangan kendaraan bermotor listrik di dalam negeri.

EKONOMI | 24 Agustus 2020

Kemkop dan UKM Salurkan Banpres untuk Bantu Usaha Mikro Lebih Produktif

Hari ini Presiden Joko Widodo meluncurkan bantuan modal kerja untuk pelaku usaha mikro.

EKONOMI | 24 Agustus 2020

Tjetak Raih Pendanaan Baru di Tengah Pandemi Covid-19

Tjetak mengumumkan pendanaan baru yang dipimpin oleh Vertex Ventures.

EKONOMI | 24 Agustus 2020

Sukseskan PEN, BI Sudah Beli SBN Rp 125,06 Triliun di Pasar Perdana

Pembelian SBN oleh BI di pasar perdana melalui mekanisme pembelian langsung sesuai keputusan bersama Menteri Keuangan dan Gubernur BI tanggal 7 Juli 2020.

EKONOMI | 24 Agustus 2020

BI Buka Layanan Penukaran UPK 75 RI Secara Kolektif

BI menetapkan empat persyaratan pemesanan dan penukaran UPK 75 Tahun RI secara kolektif.

EKONOMI | 24 Agustus 2020

BRI Sukseskan Penyaluran Program Banpres Produktif untuk Usaha Mikro

BRI telah menyalurkan Rp 1,64 triliun kepada lebih dari 683.000 pelaku usaha mikro di seluruh Indonesia.

EKONOMI | 24 Agustus 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS