Banpres Produktif dan Subsidi Gaji Akan Dilanjutkan Hingga 2021
INDEX

BISNIS-27 491.129 (6.19)   |   COMPOSITE 5612.42 (49.05)   |   DBX 1062.36 (-0.64)   |   I-GRADE 161.886 (2.05)   |   IDX30 478.794 (5.98)   |   IDX80 126.714 (1.36)   |   IDXBUMN20 355.426 (3.6)   |   IDXG30 131.028 (0.91)   |   IDXHIDIV20 432.126 (4.06)   |   IDXQ30 139.823 (1.88)   |   IDXSMC-COM 243.691 (1.17)   |   IDXSMC-LIQ 294.252 (2.73)   |   IDXV30 122.487 (1.93)   |   INFOBANK15 946.8 (16.1)   |   Investor33 412.464 (5.31)   |   ISSI 165.112 (0.72)   |   JII 597.802 (2.79)   |   JII70 206.187 (1.22)   |   KOMPAS100 1134.88 (12.89)   |   LQ45 883.061 (10.42)   |   MBX 1552.46 (15.74)   |   MNC36 308.511 (3.58)   |   PEFINDO25 308.232 (5.44)   |   SMInfra18 281.756 (1.89)   |   SRI-KEHATI 352.482 (4.61)   |  

Banpres Produktif dan Subsidi Gaji Akan Dilanjutkan Hingga 2021

Senin, 7 September 2020 | 16:21 WIB
Oleh : Herman / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PC-PEN), Airlangga Hartarto menyampaikan, pemerintah akan melanjutkan pemberian bantuan untuk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), dan subsidi gaji hingga kuartal pertama 2021. Hal dilakukan agar daya beli masyarakat tidak kembali melemah.

"Program lanjutan yang dijadikan prioritas untuk bansos, yaitu pertama bansos tunai yang terkait dengan Banpres Produktif untuk UMKM, itu akan dilanjutkan. Kedua, bantuan untuk subsidi gaji, itu juga akan dilanjutkan di kuartal pertama tahun depan," kata Airlangga usai mengikuti rapat bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Negara, Jakarta, Senin (7/9/2020).



Selain dua program tersebut, program lain yang akan dilanjutkan yaitu program-program reguler seperti Kartu Prakerja, serta bantuan tunai Program Keluarga Harapan (PKH). Dengan bantuan-bantuan tersebut, pemerintah berharap daya beli masyarakat tetap terjaga.

"Seluruh program-program ini, diharapkan masih bisa menjaga daya beli masyarakat dalam situasi pandemi Covid-19," kata Airlangga.

Terkait dengan penyediaan vaksin Covid-19, Airlangga menyampaikan, pada tahun ini pemerintah sudah menyiapkan dana sebesar Rp 3,8 triliun untuk uang muka atau down payment (DP) pembelian vaksin Covid-19 sebanyak 30 juta dosis. Sementara itu, di tahun depan secara multiyears, dana yang disiapkan mencapai Rp 37 triliun.

"Untuk pengadaan vaksin, beberapa perusahan sudah mempersiapkan. Untuk vaksin Merah putih dipimpin oleh Kementerian Riset dan Teknologi/Badan Riset dan Inovasi Nasional (Kemristek/BRIN) bersama lembaga Eijkman, kemudian Biofarma yang telah melakukan kerja sama dengan Sinovac, dan juga yang dari Uni Emirat Arab (UEA) G42,” paparnya.

Airlangga menambahkan, Kementerian Kesehatan (Kemkes) juga akan menyiapkan operasionalisasi vaksinasi yang diperkirakan bisa dimulai pada awal 2021 dengan masuknya 30 juta dosis vaksin pada akhir tahun ini.

Sebanyak 30 juta dosis vaksin tersebut akan didapatkan dari hasil kerja sama Indonesia dengan Sinovac sebanyak 20 juta vaksin, serta dengan Uni Emirat Arab (UEA) G42 sebanyak 10 juta vaksin.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

PTPP Mulai Pembangunan Jalan Tol Akses Bandara Kertajati

Pembangunan Jalan Tol Akses Bandara Kertajati ditargetkan dapat mulai beroperasi November 2021.

EKONOMI | 7 September 2020

Askrindo Catatkan Penjaminan KMK PEN capai sebesar Rp 2,5 Triliun

Hingga 7 September 2020, Askrindo telah mencatatkan penyelesaian Penjaminan KMK mencapai Rp 2,5 triliun.

EKONOMI | 7 September 2020

SKK Migas: Lifting Minyak Hingga Agustus Lebihi Target

lifting minyak nasional per 31 Agustus 2020 tercatat sebesar 706.900 barel minyak per hari (bopd) atau 100,3 persen melampaui target APBN-P yaitu 705.000.

EKONOMI | 7 September 2020

Airlangga: Program Stimulus Ekonomi Dilanjutkan Tahun Depan

Tahun depan, program stimulus ekonomi jadi prioritas pemerintah.

EKONOMI | 7 September 2020

Rupiah Siang Ini Menguat Saat Mata Uang Asia Bervariasi

Rupiah hari ini diperdagangkan dengan kisaran Rp 14.705-Rp 14.747 per dolar AS.

EKONOMI | 7 September 2020

Presiden: Penanganan Covid-19 yang Baik Berimbas ke Ekonomi

Jokowi mengungkapkan bahwa fokus utama pemerintah saat ini adalah penanganan masalah kesehatan.

EKONOMI | 7 September 2020

Siang Ini, Mayoritas Bursa Asia Terpangkas

Bursa Malaysia KLCI turun 0,3 poin (0,02 persen) mencapai 1.515,3.

EKONOMI | 7 September 2020

Rehat Siang, IHSG Berkurang 6 Poin ke 5.232

Sebanyak 186 saham naik, 206 saham melemah dan 171 saham stagnan.

EKONOMI | 7 September 2020

Agustus, Cadangan Devisa Meningkat Jadi US$ 137 Miliar

Peningkatan cadangan devisa pada Agustus 2020 antara lain dipengaruhi oleh penarikan pinjaman luar negeri pemerintah.

EKONOMI | 7 September 2020

Awal Sesi, Rupiah dan Mata Uang Asia Menguat

Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.705-Rp 14.705 per dolar AS.

EKONOMI | 7 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS