Kadin Dukung Penerapan Operasi Yustisi Protokol Kesehatan
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

Kadin Dukung Penerapan Operasi Yustisi Protokol Kesehatan

Senin, 14 September 2020 | 19:26 WIB
Oleh : Lona Olavia / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Pelaku usaha mendukung langkah pemerintah dalam menerapkan Operasi Yustisi atau penegakan disiplin warga di DKI Jakarta sebagai bagian dalam penertiban masyarakat dalam protokol kesehatan bersamaan dengan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di DKI Jakarta yang resmi diterapkan per Senin 14 September 2020.

"Kami sudah siapkan mental dan sangat mendukung sekali dengan adanya Operasi Yustisi ini, karena mungkin akan meningkatkan lebih dari kesadaran masyarakat lagi kedepannya. Dan mungkin selain itu juga masyarakat juga akan lebih takut,” kata Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia bidang Ekonomi Kreatif Erik Hidayat dalam konferensi pers Operasi Yustisi Dorong Pemulihan Kesehatan dan Percepatan Kebangkitan Ekonomi, Senin (14/9/2020).

Meski mendukung, namun menurut Erik, dunia usaha tidak bisa memberhentikan usahanya secara dadakan, lantaran sektor usaha telah mengeluarkan biaya untuk menerapkan protokol kesehatan. Sejauh ini, dunia usaha telah mengeluarkan biaya untuk menerapkan protokol kesehatan seperti menyediakan tempat cuci tangan, hand sanitizer, sarung tangan, face shield dan lainnya. Sehingga Operasi Yustisi bisa juga lebih difokuskan ke klaster-klaster yang padat seperti pasar, selain juga restoran.

"Dalam era new normal ini kita sudah memperhitungkan dari sisi sebelum masuk harus ada cuci tangan, tempat duduk kapasitas kita kurangi, terus memakai sarung tangan buat misalnya pelayan atau chef dan lain-lain, itu mengeluarkan cost,” katanya dalam konferensi pers Operasi Yustisi dorong pemulihan kesehatan dan percepatan kebangkitan ekonomi, Senin (14/9).

Melihat kian tingginya angka pasien terinfeksi Covid-19, dunia usaha diakuinya sudah memprediksi bahwa PSBB akan diterapkan kembali, namun prediksinya tidak akan secepat ini. "Kami sudah prediksi PSBB akan diberlakukan, tapi tidak secepat ini. Kalau dunia usaha semua ada kaitannya dengan perencanaan, kita tidak bisa dadakan diberhentikan langsung, tapi kami melihat Covid tidak terkendali terutama di masa PSBB transisi kemarin. Padahal, usaha sudah mulai tumbuh kembali, investasi kembali,” ungkapnya.

Erik menambahkan, pelaku usaha mengaku berada dalam ketidakpastian terutama dalam hal berapa lama PSBB akan diberlakukan. Untuk itu, pengusaha meminta agar ada bantuan yang lebih konkret ke dunia usaha. Jika tidak dikhawatirkan, jumlah pengangguran yang saat ini berjumlah 6-7 juta orang bisa meningkat dua kali lipat pada akhir tahun ini.

"Kita dalam ketidakpastian dalam masa PSBB, apakah dua minggu, empat minggu atau lebih lama lagi. Kalau tarik ulur seperti ini seharusnya pemerintah kasih statement, supaya pengusaha bisa berhitung dalam menjalankan usahanya. Mau tidak mau, kita akan kurangin cost dan beralih ke digital, tapi perlu diingat dari 170 juta orang yang gunakan smartphone baru 7 persen diantaranya yang mengerti cara berjualan lewat digital. Ini juga harus jadi perhatian pemerintah,” katanya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kemperin Usulkan Pajak Mobil Baru 0%

Kemperin sedang mengusulkan relaksasi pajak pembelian mobil baru sebesar 0% atau pemangkasan pajak kendaraan bermotor (PKB).

EKONOMI | 14 September 2020

Akibat Covid-19, Permintaan Terhadap Produk UMKM Capai 22,9%

Permintaan terhadap produk UMKM turun jauh akibat Covid-19.

EKONOMI | 14 September 2020

Kurs Rupiah Stabil di Kisaran Rp 14.860 Per Dolar

Kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan sore hari ini, Senin (14/9/2020), datar di kisaran Rp 14.860.

EKONOMI | 14 September 2020

Pemerintah Siapkan Program Bantuan untuk Tenaga Honorer

Pemerintah akan menyiapkan program untuk membantu tenaga honorer yang juga ikut terdampak pandemi Covid-19.

EKONOMI | 14 September 2020

Asing Borong Saham Bank Pemerintah, IHSG Menguat ke Level 5.161,828

Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia pada perdagangan awal pekan, Senin (14/9/2020), ditutup menguat 145,116 poin atau 2,89% ke level 5.161,828

EKONOMI | 14 September 2020

Bursa Eropa Dibuka Menguat Ditopang Sentimen Vaksin

Indeks Stoxx600 naik 0,28 persen, DAX Jerman naik 0,21 persen, FTSE Inggris naik 0,23 persen, CAC Prancis naik 0,45 persen.

EKONOMI | 14 September 2020

Bursa Asia Menguat Dipimpin Jepang

ikkei 225 Tokyo naik 0,65 persen, Indeks Komposit Shanghai naik 0,57 persen, Hang Seng Hong Kong naik 0,56 persen, ASX 200 Australia naik 0,68 persen.

EKONOMI | 14 September 2020

PSBB Moderat, IHSG Ditutup Menguat

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 2,89 persen ke kisaran 5.161,8 pada penutupan perdagangan hari ini, Senin (14/9/2020).

EKONOMI | 14 September 2020

BI: Indonesia Punya Empat Sektor Potensial di Industri Halal

Indonesia memiliki empat sektor potensial pengembangan industri halal nasional, yaitu pertanian, industri makanan danfesyen, energi terbarukan dan wisata halal.

EKONOMI | 14 September 2020

Pertamina Pastikan Distribusi BBM dan LPG Aman Selama PSBB Jakarta

Menyusul diberlakukannya PSBB di DKI Jakarta selama dua pekan mulai 14 September 2020, PT Pertamina memastikan distribusi BBM dan LPG tetap aman.

EKONOMI | 14 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS