PSBB Kembali Berlaku, Synthesis Homes Komitmen Lanjutkan Proyek
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

PSBB Kembali Berlaku, Synthesis Homes Komitmen Lanjutkan Proyek

Rabu, 16 September 2020 | 14:30 WIB
Oleh : Imam Muzakir / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Kebutuhan internet di era adaptasi kebiasaan baru (AKB) atau new normal sekarang ini tidak dimungkiri makin tinggi sejalan dengan kebutuhan akan keamanan di masa pandemi.

Apalagi, kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) di DKI Jakarta kembali diberlakukan. Bekerja secara remote dan virtual meeting pun kembali menjadi keharusan. Adapun tempat yang paling nyaman dan aman dari penyebaran virus corona untuk bekerja di masa ini tentunya adalah rumah.

Kebutuhan inilah yang diakomodasi oleh Synthesis Homes, klaster hunian terbaru yang dikembangkan Synthesis Development di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan. Berdiri di area seluas 4,7 hektare, Synthesis Homes menawarkan 267 unit rumah tapak dua lantai dengan fitur smart home. Di kawasan Tangsel, Synthesis Homes adalah klaster pertama yang mengusung konsep ini.

Property Investment Advisor Synthesis Development, Andreas Pangaribuan, menjelaskan, fitur smart home diterapkan pada setiap unit rumah di Synthesis Homes. "Cukup dengan satu aplikasi di ponsel, penghuni bisa mengontrol operasional dua unit CCTV di garasi dan ruang tamu, saklar utama listrik dan AC di kamar tamu dan kamar anak, serta panic button untuk melaporkan masalah keamanan," jelas Andreas kepada Beritasatu.com, Rabu (16/9/2020).

Andreas menandaskan, semua itu didukung dengan jaringan fiber optic yang memiliki banyak keunggulan, seperti tingkat keamanan tinggi, kecepatan transmisi mencapai gigabit per detik, bebas gangguan elektromagnetik, jaringannya diinstal di dalam tanah, dan tahan lama. "Lingkungan jadi rapi tanpa jalur kabel di atas, dan ini yang penting, kecepatan internet pun tinggi dan bebas hambatan," imbuhnya.

Menurut Andreas, meski pandemi belum ada tanda-tanda berakhir, Synthesis Homes tetap berkomitmen melanjutkan pengembangan proyek hingga selesai nanti. Saat ini, tahap pertama sudah mencapai tahap finishing, sementara tahap kedua dan ketiga sudah mulai tahap pemancangan. "Sebab, pandemi atau tidak, masyarakat tetap membutuhkan rumah sebagai tempat yang ideal untuk tinggal, berlindung, dan beristirahat setelah seharian beraktivitas," paparnya.

Di masa new normal ini, kata Andreas, Synthesis Homes memberikan penawaran menarik bagi calon konsumen, yaitu fully- furnished unit. Penawaran ini berlaku eksklusif hanya untuk 10 unit Tipe Paras Plus (luas bangunan 73 meter persegi, dengan 3 kamar tidur dan 2 kamar mandi). "Sangat cocok untuk keluarga muda atau milenial yang mobilitasnya tinggi sehingga tidak sempat memikirkan bagaimana mengisi perabot rumah. Synthesis Homes mengakomodasi kebutuhan tersebut," imbuhnya.

Tak hanya itu, lanjut Andreas, unit terbatas ini makin spesial karena Synthesis Homes memberikan diskon hingga Rp180 jutaan dan cicilan mulai Rp8 jutaan per bulan dari harga jualnya yang mulai dari Rp1,3 miliar. "Sebuah nominal yang sangat worth it untuk sebuah rumah tapak di masa sekarang, mengingat konsepnya yang kekinian serta fasilitasnya yang superlengkap," tegasnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Jenius Luncurkan Akun Bisnis

Jenius untuk Bisnis sebetulnya sudah diperkenalkan sejak Maret 2020. Saat ini jumlah pengguna akun bisnis telah mencapai sekitar 90.000 pengguna.

EKONOMI | 16 September 2020

Saingi Penang dan Singapura, Indonesia Akan Bangun Kawasan Kesehatan

Kawasan ini menjadi penting mengingat banyaknya pasien Indonesia, terutama dari kelas menengah yang lebih memilih berobat ke luar negeri seperti ke Singapura.

EKONOMI | 16 September 2020

Kemhub Terus Jalankan Program Tol Laut Saat Pandemi

Kementerian Perhubungan (Kemhub) berkomitmen terus menjalankan operasional tol laut terutama di masa pandemi Covid-19 ini.

EKONOMI | 16 September 2020

Pemerintah Siapkan 4 Strategi Tarik Relokasi Investasi ke Indonesia

Airlangga Hartarto menyebut setidaknya sudah ada 143 perusahaan yang berencana relokasi ke Indonesia dan berpotensi menyerap lebih dari 300.000 tenaga kerja.

EKONOMI | 16 September 2020

Soekarno-Hatta Peringkat 35 Bandara Paling Aman dari Covid-19

Bandara Changi Singapura menempati posisi pertama bandara di dunia dalam peringkat bandara paling aman dari Covid-19.

EKONOMI | 16 September 2020

Rupiah Terkoreksi Saat Mata Uang Asia Naik

Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.790-Rp 14.848 per dolar AS.

EKONOMI | 16 September 2020

Mayoritas Bursa Asia Siang Ini di Teritori Positif

Bursa Malaysia KLCI naik 19,4 poin (1,3 persen) mencapai 1.531,3.

EKONOMI | 16 September 2020

Pertamina Tambah Pasokan LPG 3 Kg di Kota Bengkulu

LPG PSO 3 kg merupakan barang subsidi, dengan sistem distribusi terbuka sehingga diharapkan masyarakat menggunakan sesuai peruntukannya.

EKONOMI | 16 September 2020

Rehat Siang, IHSG Turun 37 Poin ke 5.063

Sebanyak 124 saham naik, 250 saham melemah dan 167 saham stagnan.

EKONOMI | 16 September 2020

Emas Antam Berkurang Rp 7.000 Per Gram

Pecahan 100 gram dibanderol Rp 97,212 juta.

EKONOMI | 16 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS