Startup Agribisnis Indonesia Terbanyak di ASEAN
INDEX

BISNIS-27 448.452 (2.34)   |   COMPOSITE 5112.19 (31.86)   |   DBX 973.986 (8.67)   |   I-GRADE 139.714 (1.48)   |   IDX30 428.304 (2.58)   |   IDX80 113.764 (0.56)   |   IDXBUMN20 291.927 (3.17)   |   IDXG30 119.182 (0.2)   |   IDXHIDIV20 379.228 (3.03)   |   IDXQ30 124.656 (0.92)   |   IDXSMC-COM 220.2 (1.7)   |   IDXSMC-LIQ 259.388 (-0.32)   |   IDXV30 107.478 (0.14)   |   INFOBANK15 831.648 (11.11)   |   Investor33 374.125 (2.2)   |   ISSI 151.171 (0.09)   |   JII 550.867 (-0.37)   |   JII70 188.056 (-0.11)   |   KOMPAS100 1022.34 (4.05)   |   LQ45 789.815 (4.4)   |   MBX 1412.7 (8.24)   |   MNC36 280.331 (1.41)   |   PEFINDO25 282.464 (2.47)   |   SMInfra18 241.575 (1.13)   |   SRI-KEHATI 316.512 (2.46)   |  

Startup Agribisnis Indonesia Terbanyak di ASEAN

Kamis, 17 September 2020 | 20:35 WIB
Oleh : Lona Olavia / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Era digitalisasi tidak bisa dipungkiri akan menciptakan banyak aplikasi-aplikasi baru dalam dunia pertanian. Di mana, para petani bisa melakukan hal-hal produktif untuk kelangsungan pertanian yang ada, termasuk melakukan transaksi penjualan hasil pertanian secara langsung kepada pembeli melalui aplikasi.

Wakil Ketua Komite Kehutanan Kadin Indonesia, Imron Zuhri menyebutkan, ada 1.600 perusahaan agribisnis di dunia. Di mana, Indonesia menurut data Grow Asia's Startup memiliki jumlah paling banyak diantara negara ASEAN lainnya. Banyak startup agribisnis yang bergerak di bidang farmer advisory, mekanisasi, visibility, digital marketplace, hingga peer to peer lending.

"Yang juga menarik, investasi di sisi agribisnis teknologi kita adalah yang paling besar, di atas negara lainnya," katanya dalam Literasi Keuangan dengan tema Transformasi Digital di Sektor Agribisnis, yang digelar secara virtual, Kamis (17/9).

Bila dilihat dari segi manfaat, memang digitalisasi sistem pertanian Indonesia banyak memiliki keuntungan. Terlebih bagi para petani yang merupakan pelaku di lapangan sehari-hari. Melalui digitalisasi, para petani akan lebih mengelola lahannya hingga pada akhirnya kesejahteraan petani meningkat.

Dari digitalisasi sistem pertanian diharapkan menjadi solusi bagi pemerintah dalam mengatasi masalah maupun potensi masalah di bidang pertanian. Karena dalam digitalisasi akan berisi data petani, luas lahan hingga rencana tanam serta data lainnya. Data-data tersebutlah yang bisa menjadi acuan dalam kebutuhan analitik. Termasuk data untuk mengetahui korelasi cuaca dengan rencana tanam, kebutuhan pupuk hingga akurasi mengenai masa panen dan pascapanen.

"Butuh political will untuk semua orang berbagi data, sharing ini susah karena kebanyakan makelar di Indonesia. Padahal, data punya value yang besar kalau dikoneksikan. Coverage juga penting dan butuh regulasi yang mendukung upaya kolaborasi, terutama soal data tadi," tegas Imron.

Dalam acara yang sama, co-founder dan CEO Investree, Adrian Gunadi mengatakan, pihaknya tengah menjalin kerja sama penyaluran pendanaan untuk pinjaman melalui platform. Kerja sama ini akan memberikan kontribusi bagi para usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) termasuk di bidang agribisnis untuk terus menghadirkan kecepatan dan kemudahan dalam mengakses pinjaman kepada para pelaku UMKM serta memperkuat ekosistem ekonomi digital yang sudah ada.

CEO dan co-founder Fabelio, Marshall Tegar Utoyo mengatakan, sebagai peritel e-commerce yang bergerak di bidang furnitur, pihaknya mendukung hasil kolaborasi di sektor agribisnis. Apalagi, di masa pandemi ini melalui kanal penjualan online terjadi peningkatan 25 persen.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kemkop dan UKM Persiapkan Transformasi UMKM Pasca Pandemi Covid-19

Kesulitan ekonomi yang disebabkan pandemi Covid-19 diperkirakan akan terus berlanjut hingga tahun depan.

EKONOMI | 17 September 2020

Hingga September, Bank Mandiri Salurkan Dana PEN Rp 35,6 Triliun

Bank Mandiri memperkuat penyaluran dana PEN ke sektor UMKM.

EKONOMI | 17 September 2020

Menaker Kunjungi Penerima BLT di Bekasi

Menaker Ida Fauziah berharap BLT yang diberikan pemerintah dapat bermanfaat, terutama saat pandemi seperti sekarang ini.

EKONOMI | 17 September 2020

Teten: Pentingnya Gerakan Bangga Buatan Indonesia bagi UMKM

Masyarakat harus lakukan gerakan Bangga Buatan Indonesia.

EKONOMI | 17 September 2020

Kempupera Bangun 11 Pos Lintas Batas Negara di Tahun 2020 - 2021

Kempupera melaksanakan pembangunan di kawasan perbatasan melalui tiga program.

EKONOMI | 17 September 2020

Pasar Apartemen Mulai Bergeser ke Bodetabek

Segmen pasar dari hunian apartemen di Bodetabek didominasi kelas menengah-bawah.

EKONOMI | 17 September 2020

Pentingnya Personalisasi untuk Desain Rumah

Schneider Electric ajak pemilik rumah refleksikan kembali arti rumah sesungguhnya.

EKONOMI | 17 September 2020

Layanan Syariah LinkAja Berkomitmen Bantu UMKM di Masa Pandemi

Inisiatif ini berangkat dari kesadaran LinkAja terhadap kondisi sulit yang dialami oleh para pelaku UMKM di tengah pandemi.

EKONOMI | 17 September 2020

Bank Mandiri dan Visa Dorong Adopsi Kartu Contactless

Semua kartu berlogo Visa yang diterbitkan Bank Mandiri telah mencapai 1,2 juta kartu dan seluruh tipenya telah dilengkapi teknologi contactless.

EKONOMI | 17 September 2020

PGN SAKA Komitmen Laksanakan Proyek Pengembangan Lapangan Sidayu dan Lapangan West Pangkah

PT Saka Energi Indonesia (PGN SAKA) sebagai Anak Perusahaan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) di bidang hulu minyak dan gas bumi, tetap berkomitmen menjalankan

EKONOMI | 17 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS