Maraknya Kasus Kepailitan Ancam Industri Properti
INDEX

BISNIS-27 510.733 (-0.96)   |   COMPOSITE 5813.99 (8.35)   |   DBX 1076.27 (7.25)   |   I-GRADE 169.305 (0.42)   |   IDX30 499.8 (-0.42)   |   IDX80 132.38 (-0.05)   |   IDXBUMN20 374.254 (3.4)   |   IDXG30 135.455 (0)   |   IDXHIDIV20 450.5 (-0.05)   |   IDXQ30 146.053 (-0.32)   |   IDXSMC-COM 250.881 (1.27)   |   IDXSMC-LIQ 309.077 (1.57)   |   IDXV30 131.098 (0.77)   |   INFOBANK15 988.482 (3.85)   |   Investor33 429.242 (-0.22)   |   ISSI 170.543 (-0.31)   |   JII 620.021 (-2.8)   |   JII70 214.017 (-0.68)   |   KOMPAS100 1185.8 (0.59)   |   LQ45 922.358 (-0.15)   |   MBX 1613.53 (1.07)   |   MNC36 321.576 (-0.47)   |   PEFINDO25 321.335 (-3.22)   |   SMInfra18 295.407 (2.01)   |   SRI-KEHATI 367.139 (0.09)   |  

Maraknya Kasus Kepailitan Ancam Industri Properti

Jumat, 18 September 2020 | 19:15 WIB
Oleh : Lona Olavia, Imam Muzakir / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Maraknya kepailitan yang menimpa pada sejumlah perusahaan pengembang properti nasional menambah persoalan baru di tengah masa pandemi Covid-19. Industri properti yang tengah berjuang untuk kembali bangkit akibat anjloknya penjualan terpaksa harus menghadapi persoalan serius yang dipicu oleh terjadinya kasus kepailitan.

"Maraknya kasus kepailitan menciptakan bahaya baru bagi industri properti nasional, dan berdampak dapat secara sistemik mempengaruhi 175 industri ikutan dengan 30 juta tenaga kerjanya,” kata praktisi hukum properti Erwin Kallo dalam diskusi 'Pailit di Industri Properti, Siapa Untung Siapa Rugi', Jumat (18/9/2020).

Erwin mengatakan, perlindungan terhadap konsumen dan pengembang properti perlu menjadi prioritas dalam kasus ini. Hal ini karena konsumen bukan kreditur preferen sehingga pengembalian dana dilaksanakan paling akhir, jika semua pihak telah terbayarkan.

"Justru itu, konsumen mau tidak mau harus mencegah terjadi pailit dalam rapat kreditur dengan menggunakan hak suara. Dan yang paling untung adalah oknum, para distressed investor dan tentu saja kurator. Karena kurator langsung mendapatkan bagian 7 persen di depan, apapun hasil akhir kepailitannya," katanya.

Oleh karena itu, menghadapi adanya tren dan fenomena kepalitan ini, revisi UU Kepailitan dan PKPU menurutnya wajib diakselerasi oleh Pemerintah dan DPR. Sehingga, revisi UU Kepailitan dan PKPU diharapkan mampu menjaga dan melindungi industri properti termasuk konsumen dan pengembang dari ulah para oknum.

Senior Partner di Hermawan Juniarto & Partners, Cornel B Juniarto mengatakan, faktor-faktor penting yang dapat membantu masyarakat atau badan hukum memahami kerangka hukum Kepailitan dan PKPU secara utuh, termasuk kepailitan sukarela dan restrukturisasi utang melalui Pengadilan Niaga.

Khusus bagi perusahaan terbuka atau perusahaan publik, ia menyoroti beberapa aspek kepatuhan hukum yang wajib dilakukan apabila mendapat gugatan pailit dari krediturnya, atau ketika mengajukan kepailitan sukarela.

Secara prosedur kepailitan sukarela yang diajukan sendiri oleh debitur memang dimungkinkan dan telah diatur di dalam UU Kepailitan dan PKPU.

Cornel juga mencermati adanya fakta bahwa PKPU yang pada dasarnya ditujukan sebagai sarana bagi debitur untuk merestrukturisasi hutangnya kepada kreditur melalui Pengadilan Niaga, justru digunakan oleh debitur nakal untuk menghindari kewajibannya. Modus lainnya yakni sengaja digunakan oleh distressed investors untuk mendapatkan aset suatu perusahaan yang mengalami masalah keuangan dengan harga yang murah.

Alhasil, pihak pengembang yang digugat pailit atau PKPU jelas mengalami kerugian dari berbagai sisi, termasuk materiil hingga runtuhnya kepercayaan pasar. Padahal, acap kali gugatan pailit tidak selalu mencerminkan kondisi riil dari perusahaan, namun lebih karena ulah oknum yang ingin menunggang kesempatan.

Selain kerugian bagi pengembang properti, permasalahan pailit yang mendera industri properti juga bisa merugikan dan berdampak signifikan pada konsumen. Akibatnya konsumen harus melalui jalan berliku nan panjang untuk mendapatkan kepastian haknya.



Sumber:BeritaSatu.com

TAG: 


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Inovasi Pegadaian Hasilkan 6 Penghargaan Marketeers BUMN Awards

Pegadaian dinilai konsisten melakukan inovasi bidang pemasaran di tengah kondisi pandemi Covid-19.

EKONOMI | 18 September 2020

Proyek LRT Jabodebek Raih Pinjaman Rp 4,2 T dari 15 Bank

Penandatangan perjanjian fasilitas kredit ini dilakukan 15 bank.

EKONOMI | 18 September 2020

BBCA Kuasai Daftar Saham Teraktif

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dengan frekuensi 43.638 kali.

EKONOMI | 18 September 2020

Kapitalisasi TLKM dan BBRI Melesat Paling Tinggi

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mengalami penurunan Rp 625 (2,17 persen) menjadi Rp 28.150 dengan kapitalisasi pasar Rp 687,0 triliun.

EKONOMI | 18 September 2020

Persoalan Bahan Baku Kertas Daur Ulang Jadi Perhatian Wamendag

Persyaratan impor bahan baku kertas daur ulang menjadi persoalan produsen kertas kemasan yang menjadi komoditas andalan ekspor.

EKONOMI | 18 September 2020

Ditutup Naik 97 Poin, Rupiah Kedua Terbaik Asia

Rupiah hari ini diperdagangkan dengan kisaran Rp 14.729- Rp 14.767 per dolar AS.

EKONOMI | 18 September 2020

Kemkop dan UKM Perjuangkan LPS Koperasi Masuk RUU Cipta Kerja

Kemkop dan UKM sedang perjuangkan masuknya LPS Koperasi pada RUU Cipta Kerja.

EKONOMI | 18 September 2020

IHSG Ditutup Naik 20 Poin ke 5.059

IHSG sempat mencapai rekor tertinggi di 5.071 dan terendah 5.023.

EKONOMI | 18 September 2020

Kemperin Fokus Genjot Kinerja Industri Kimia, Farmasi dan Tekstil

Kemperin terus memacu kinerja industri kimia, farmasi dan tekstil.

EKONOMI | 18 September 2020

Bursa Eropa Dibuka Menguat di Tengah Lonjakan Kasus Covid-19

DAX Jerman dibuka naik 20 poin mencapai 13.228.

EKONOMI | 18 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS