Sektor Jasa Keuangan Berperan Dorong Pemulihan Ekonomi Nasional
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-0.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-6.18)   |   DBX 982.653 (-1.45)   |   I-GRADE 141.194 (-0.09)   |   IDX30 430.883 (-0.25)   |   IDX80 114.327 (-0.2)   |   IDXBUMN20 295.098 (0.38)   |   IDXG30 119.385 (-0.38)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-0.25)   |   IDXQ30 125.574 (-0.28)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.62)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.17)   |   IDXV30 107.621 (-0.63)   |   INFOBANK15 842.759 (0.22)   |   Investor33 376.322 (-0.45)   |   ISSI 151.265 (-0.55)   |   JII 550.5 (-2.74)   |   JII70 187.95 (-0.77)   |   KOMPAS100 1026.39 (-1.33)   |   LQ45 794.213 (-0.97)   |   MBX 1420.94 (-1.65)   |   MNC36 281.737 (-0.11)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.77)   |   SMInfra18 242.709 (-1.44)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-0.16)   |  

Sektor Jasa Keuangan Berperan Dorong Pemulihan Ekonomi Nasional

Sabtu, 19 September 2020 | 15:49 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso, pandemi Covid-19 telah menimbulkan berbagai resiko dan harus dimitigasi.

"Sektor keuangan harus dijaga agar stabil dan bisa memberikan layanan kepada masyarakat, baik itu perbankan, non bank maupun pasar modal,” ujar Wimboh saat menjadi pembicara pada acara webinar kuliah umum Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi-Indonesia Banking School (STIE-IBS), Jumat (18/9/2020) malam.

Wimboh mengatakan, pandemi Covid-19 terhadap sektor keuangan belum terasa dampaknya, sementara dampak Covid-19 baru dirasakan oleh sektor riil, masyarakat kecil dan sektor informal. "Tapi cepat atau lambat, pasti dampak Covid-19 juga akan kena pada sektor keuangan," katanya.

Menurut Wimboh, Covid-19 tentu saja menjadi perhatian utama pelaku pasar. Adapun yang terkena pertama kali adalah sentimen negatif di pasar modal. Agar pasar modal tidak terlalu dalam terdampak, karena itu harus disanggah dengan berbagi kebijakan.

"Kebijakan pertama kali dikeluarkan di pasar modal, supaya penjualan tidak terlalu dalam. Otomatis kalau terlalu dalam, maka turunnya bisa lebih 10 persen. Kalau turun sampai 5 persen maka di-keep, tidak boleh diperdagangkan lagi. Selain itu emiten juga tidak boleh melakukan buy back tanpa melakukan RUPS,” jelasnya.

Resiko berikutnya, jelas Wimboh, jika pengusaha tak bisa berjualan karena terhentinya aktivitas bisnis, maka lambat laun, pengusaha tak bisa membayar angsurannya ke bank atau ke pasar modal. Maka, OJK berpikir untuk melakukan sesuatu berkaitan dengan aturan prudensial.

"Untuk sementara debitur-debitur ini kita kategorikan lancar, tapi masuk dalam kategori skema rekturisasi, yakni bisa dilakukan dengan penundaan pembayaran atau bisa diberikan tambahan modal kerja, terutama pada saat bisa mulai beroperasi kembali," jelasnya.

Berbagai kebijakan stimulus dikeluarkan OJK di masa pandemi Covid-19 ini sejalan dengan upaya Pemerintah untuk mendorong pemulihan ekonomi nasional. OJK sudah mengeluarkan 11 kebijakan stimulus di industri perbankan, pasar modal dan industri keuangan non bank.

"Antara lain, kebijakan terkait restrukturisasi kredit perbankan dan pembiayaan dari perusahaan pembiayaan yang diatur melalui POJK 11/2020 dan POJK 14/2020. Hal ini dimaksudkan untuk dapat menggerakkan roda perekonomian dengan memberikan daya dukung bagi sektor riil,” tegasnya.

Salah satu kebijakan besar yang telah dikeluarkan OJK sejak 16 Maret 2020 yaitu program restrukturisasi kredit perbankan, hingga Agustus yang direkturisasi cukup besar mencapai Rp856 triliun.

"Sebelumnya diperkirakan ada 40 persen, namun ternyata sejak Agustus telah landai, tambahannya tidak begitu besar, hanya mencapai Rp863,62 triliun di Perbankan. Di pasar modal Rp166,94 triliun, lembaga mikro restrukrisasi mencapai Rp26,4 miliar," tandas Wimboh.

Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi-Indonesia Banking School (STIE-IBS), Dr. Kusumaningtuti Sandriharmy Soetiono, SH, LL.M, mengatakan, pandemi Covid-19 dengan penularan yang masif membuat manusia harus membatasi pergerakan dan interaksi, sehingga semua sektor menjadi terdampak.

"Ekonomi adalah sektor yang terpukul paling keras. Demi mengurangi dampak, pemerintah membuat program pemulihan ekonomi nasional yang ditetapkan dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 23 Tahun 2020 tentang pemulihan ekonomi nasional, hal ini dibutuhkan agar laju perekonomian tidak terkoreksi semakin dalam," jelasnya.

Menurut Kusumaningtuti, OJK memiliki peran strategis dalam mengoptimalkan berbagai kebijakan yang telah dikeluarkan untuk mendorong pemulihan ekonomi nasional melalui penguatan peran sektor jasa keuangan. "Mengenai fungsi regulasi OJK terkait Pemulihan Ekonomi Nasional, lembaga ini memiliki peran strategis yang dipaparkan dalam webinar nasional STIE Indonesia Banking School," jelasnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Sepanjang 2020, Total Emisi Obligasi dan Sukuk di Bursa Capai Rp 62,18 Triliun

Sepanjang 2020, total nilai emisi obligasi dan obligasi syariah (sukuk) yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) tercatat mencapai Rp 62,18 triliun.

EKONOMI | 19 September 2020

Selama Sepekan, Kapitalisasi Bursa Meningat 0,87%

Sepanjang sepekan, kapitalisasi bursa mengalami peningkatan sebesar 0,87% menjadi Rp 5.878,495 triliun dari Rp 5.827,724 triliun pada pekan lalu.

EKONOMI | 19 September 2020

Bank Dunia: Prapandemi, Human Capital Index Indonesia Membaik

Skor HCI 2020 diolah berdasarkan data hingga Maret 2020 atau prapandemi. Nilai HCI Indonesia 2020 sebesar 0,54, naik dari 0,53 pada 2018.

EKONOMI | 19 September 2020

Kemkeu RI dan AS Perkuat Kerja Sama Pembiayaan Infrastruktur

Cakupan MSP ini antara lain mengembangkan pasar keuangan regional untuk investasi infrastruktur dan mengurangi hambatan investasi infrastruktur.

EKONOMI | 19 September 2020

Kempupera Alokasikan Rp 1,33 T untuk Menata Danau Toba

Menpupera Basuki Hadimuljono mengatakan tahun ini pemerintah mengalokasikan anggaran pembangunan infrastruktur Rp 1,33 T untuk pengembangan KSPN Danau Toba.

EKONOMI | 19 September 2020

Permintaan Gedung Ramah Lingkungan dan Sehat di Asia Meningkat

Krisis Covid-19 akan meningkatkan minat yang lebih besar terhadap gedung-gedung dengan fasilitas kesehatan dan alam.

EKONOMI | 19 September 2020

Siap-siap, Pembangunan Infrastruktur Bakal Mendorong Harga Komoditas Industrial Naik

Tiga katalis yang wajib dipantau investor komoditas adalah: berita vaksin Covid-19, pemulihan ekonomi Tiongkok, dan besaran stimulus AS.

EKONOMI | 19 September 2020

Perkembangan Covid-19 Mengkhawatirkan, Bursa Eropa Melemah

Indeks Stoxx 600 turun 0,66 persen, DAX Jerman turun 0,7 persen, FTSE Inggris turun 0,71 persen, CAC Prancis turun 1,22 persen.

EKONOMI | 19 September 2020

Sektor Teknologi Anjlok, Wall Street Melemah

Dow Jones Industrial Average turun 0,9 persen ke 27.657,42. S&P 500 turun 1,1 persen ke 3.319,42. Nasdaq turun 1,1 persen ke 10,793,28.

EKONOMI | 19 September 2020

Pelindo 1 Tata Akses Masuk Terminal Peti Kemas Belawan

Penataan akses truk peti kemas, dapat mengefisiensikan waktu pelayanan penerimaan dan pengiriman barang di TPK Belawan.

EKONOMI | 18 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS