Menteri Desa: BLT Dana Desa Sudah Tersalurkan Rp 15 Triliun
INDEX

BISNIS-27 448.146 (0.31)   |   COMPOSITE 5091.82 (20.37)   |   DBX 966.643 (7.34)   |   I-GRADE 139.941 (-0.23)   |   IDX30 428.154 (0.15)   |   IDX80 113.358 (0.41)   |   IDXBUMN20 291.199 (0.73)   |   IDXG30 119.599 (-0.42)   |   IDXHIDIV20 379.423 (-0.2)   |   IDXQ30 124.629 (0.03)   |   IDXSMC-COM 218.961 (1.24)   |   IDXSMC-LIQ 257.997 (1.39)   |   IDXV30 107.251 (0.23)   |   INFOBANK15 832.7 (-1.05)   |   Investor33 373.408 (0.72)   |   ISSI 150.953 (0.22)   |   JII 549.986 (0.88)   |   JII70 187.543 (0.51)   |   KOMPAS100 1019.5 (2.84)   |   LQ45 788.563 (1.25)   |   MBX 1407.83 (4.87)   |   MNC36 279.661 (0.67)   |   PEFINDO25 277.129 (5.34)   |   SMInfra18 242.149 (-0.57)   |   SRI-KEHATI 316.134 (0.38)   |  

Menteri Desa: BLT Dana Desa Sudah Tersalurkan Rp 15 Triliun

Senin, 21 September 2020 | 17:46 WIB
Oleh : Herman / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Pemerintah telah menggulirkan program Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Desa di masa pandemi Covid-19. Per 20 September 2020, BLT Dana Desa sudah tersalur sebesar Rp 15,095 triliun kepada 7,970 juta keluarga penerima manfaat (KPM).

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Menteri Desa), Abdul Halim Iskandar menyampaikan, dari total KPM tersebut, pekerjaan kepala keluarga penerima BLT adalah petani dan buruh tani sebesar 88 persen, nelayan dan buruh nelayan 4 persen, buruh pabrik 2 persen, guru 1 persen, pedagang dan UMKM 5 persen.

"Keluarga Penerima Manfaat BLT Dana Desa ada sebanyak 7,970 juta, antara lain meliputi 2,470 juta KPM adalah perempuan kepala keluarga (PEKKA), dan sebanyak 286.163 KPM yang anggotanya menderita penyakit kronis,” kata Abdul Halim dalam konferensi pers secara daring, Senin (21/9/2020).

Hingga Desember 2020, Abdul Halim mengatakan akan ada 1.119 desa atau 192.691 KPM yang di-cover oleh Bansos Tunai dari Kementerian Sosial (Kemsos) mulai Oktober 2020. Ini lantaran tidak ada lagi Dana Desa yang bisa dipakai untuk program BLT Dana Desa. Anggaran yang dibutuhkan sekitar Rp 146,1 miliar.

"Sampai Desember nanti, ada 1.119 desa yang dicover Bansos Tunai Kemsos. Kenapa? Karena Dana Desa-nya sudah habis. Sebab Dana Desa-nya cair lebih awal sebelum adanya pandemi Covid-19, sehingga sudah digunakan lebih dahulu. Ketika ada kebijakan BLT Dana Desa, dihitung-hitung ada yang tidak mencapai Desember, ada yang hanya sampai Oktober atau November,” kata Abdul Halim.

Data tersebut, menurut Abdul Halim, telah diserahkan kepada Kemsos sebagai hasil kesepakatan antara Kementerian Desa dengan Kementerian Keuangan (Kemkeu), sehingga nantinya data by name by address dipegang oleh Kemsos. Hal ini selaras dengan posisi Kementerian Desa terkait BLT Dana Desa adalah posisi sementara, karena memang kondisinya mendadak dan extraordinary.

"Tentunya ke depan diharapkan seluruh urusan jaring pengaman sosial akan ditangani oleh Kemsos. Sehingga Dana Desa yang Rp 72 triliun di tahun 2021 bisa digunakan sepenuhnya untuk pembangunan desa, baik untuk peningkatan ekonomi maupun sumber daya manusia,” kata Abdul Halim.

Sementara itu untuk realisasi anggaran total Dana Desa tahun 2020, dari Pagu Dana Desa Rp 71,190 triliun, yang sudah masuk ke Rekening Kas Desa (RKDes) per 20 September 2020 sebesar Rp 51,466 triliun.

Selain untuk BLT Dana Desa, anggaran tersebut telah digunakan untuk Desa Tanggap Covid-19 sebesar Rp 3,170 triliun, Padat Karya Tunai Desa Rp 5,301 triliun dan Pembangunan Infrastruktur Lainnya Rp 3,109 triliun.

"Untuk BLT Dana Desa, hingga Desember 2020 diperkirakan sebesar Rp 28,461 triliun, sehingga total Dana Desa yang telah dan akan digunakan sebesar Rp 40,042 triliun," jelas Abdul Halim.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pelaku Usaha Parekraf Didorong Manfaatkan Program PEN

Kemenparekraf mendorong para pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) di Yogyakarta untuk memanfaatkan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

EKONOMI | 21 September 2020

Ekspor Produk Halal Punya Potensi Tumbuh Besar

Ekspor produk halal Indonesia bisa terus bertumbuh dan berkontribusi besar terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

EKONOMI | 21 September 2020

BNI Perkenalkan Rumah BUMN Untuk Milenial

Sejak 17 Agustus 2020, Kementerian BUMN secara resmi melakukan re-branding program Rumah Kreatif BUMN menjadi Rumah BUMN.

EKONOMI | 21 September 2020

Telkom-Netflix Belum Capai Kesepakatan Komersial

PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) menyatakan hingga saat ini belum tercapai kesepakatan secara komersial dengan Netflix.

EKONOMI | 21 September 2020

Bank Mandiri Optimis Capai Target Penjualan SR013 Rp 1,52 Triliun

PT Bank Mandiri Tbk optimistis dapat memenuhi target penjualan surat berharga negara ritel seri SR013 sebelum batas waktu masa penawaran 23 September 2020

EKONOMI | 21 September 2020

IHSG Terperosok di Bawah Level 5.000

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan awal pekan, Senin (21/9/2020) terperosok di bawah level 5.000.

EKONOMI | 21 September 2020

BSI Serahkan Lahan Kompensasi 100,32 Ha di Bondowoso

BSI menjad perusahaan pertama yang berhasil melaksanakan serah terima lahan kompensasi dengan mengacu ke standar kepatuhan yang ditetapkan pemerintah.

EKONOMI | 21 September 2020

Kempupera Salurkan Program BSPS Rp 11,02 Miliar di Jambi

Program BSPS sangat dibutuhkan karena membantu masyarakat mewujudkan hunian yang layak.

EKONOMI | 21 September 2020

Rupiah Menguat Sejalan Mata Uang Siang Ini

Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.670-Rp 14.715 per dolar AS

EKONOMI | 21 September 2020

Lapan dan PT RAI Teken MoU Lanjutkan Proyek R80

Penandatangan ini untuk melanjutkan proyek R80 yang sempat dihapus dari proyek strategis nasional (PSN)

EKONOMI | 20 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS