SUN Energy Bidik Peluang Energi Terbaru di Sektor Industri
INDEX

BISNIS-27 511.575 (-1.4)   |   COMPOSITE 5759.92 (23.42)   |   DBX 1054.23 (9.81)   |   I-GRADE 169.662 (-0.8)   |   IDX30 501.412 (-1.48)   |   IDX80 131.739 (0.17)   |   IDXBUMN20 371.622 (2.16)   |   IDXG30 135.832 (0.63)   |   IDXHIDIV20 450.213 (0.05)   |   IDXQ30 146.619 (-0.52)   |   IDXSMC-COM 244.641 (3.77)   |   IDXSMC-LIQ 299.216 (4.65)   |   IDXV30 126.958 (1.03)   |   INFOBANK15 989.895 (-6.43)   |   Investor33 430.473 (-1.37)   |   ISSI 168.725 (1.07)   |   JII 619.114 (0.96)   |   JII70 212.184 (1.01)   |   KOMPAS100 1175.82 (1.47)   |   LQ45 920.779 (-0.67)   |   MBX 1601.16 (5.3)   |   MNC36 321.923 (-0.8)   |   PEFINDO25 313.689 (3.18)   |   SMInfra18 292.004 (3.49)   |   SRI-KEHATI 368.014 (-1.81)   |  

SUN Energy Bidik Peluang Energi Terbaru di Sektor Industri

Kamis, 24 September 2020 | 21:05 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Indonesia berkomitmen untuk mengurangi emisi gas rumah kaca hingga tahun 2030 sebesar 29 persen tanpa bantuan dan 41 persen dengan dukungan internasional.Tentunya, ini termasuk dari sektor energi, pemerintah telah mencanangkan target penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 314 juta ton CO2 di tahun 2030.

Adapun estimasi kebutuhan investasi untuk menurunkan emisi sebesar 314 juta CO2 adalah Rp 3.500 triliun. Bidang pembangkit listrik energi baru dan terbarukan (EBT) ditargetkan dapat berkontribusi menurunkan emisi gas rumah kaca sebesar 156,6 juta ton CO2 atau 49,8 persen dari total aksi mitigasi sektor energi dengan kebutuhan investasi sebesar Rp 1.690 triliun.

Selain itu, meningkatnya kesadaran sektor industri atas penggunaan energi terbarukan yang ternyata tidak hanya baik untuk lingkungan namun juga menguntungkan, selaras dengan naiknya permintaan atas produk yang sustainable.

Head of Sales SUN Energy, Donny Sjarifudin, mengatakan, SUN Energy juga terus berinovasi dalam menyediakan teknologi yang terjangkau untuk energi terbarukan.

"SUN Energy melihat peluang dari pemanfaatan energi baru dan terbarukan di berbagai sektor industri menunjukan peningkatan dari tahun ke tahun," ujar Donny, dalam diskusi "Unlocking Renewable Energy Demand from Commercial and Industrial Buyers for Green Economy" yang diselenggarakan oleh Indonesia Business Council for Sustainable Development (IBCSD), Kamis (24/9/2020).

Donny mengatakan, sebagai salah satu pengembang proyek panel surya asal Indonesia yang telah mengantongi proyek internasional, SUN Energy mencatat kenaikan permintaan instalasi sistem tenaga surya sebesar hampir 40 persen dibanding tahun sebelumnya.

"Peminatan ini mencakup instalasi on-grid, off-grid, dan hybrid, di seluruh wilayah di Indonesia. Di tahun 2020 ini, SUN Energy telah berhasil melakukan instalasi sistem tenaga surya di lebih dari 15 institusi, diantaranya lembaga pemerintah, segmen industri dan komersial, serta lembaga pendidikan tinggi," jelasnya.

Sementara itu, ketersediaan energi dan akses masyarakat terhadap energi masih menjadi tantangan bagi pemerintah dalam mencapai elektrifikasi nasional sebesar 100 persen. Agar listrik dapat dinikmati secara merata di masyarakat daerah terpencil, terdepan, dan tertinggal (3T) dibutuhkan peran pemerintah dan swasta dalam menyediakan sumber energi yang terjangkau.

Di tahun 2020 ini, lanjut Donny, SUN Energy turut berkontribusi dalam keberhasilan pasokan listrik ke 2.885 rumah di 6 Provinsi. SUN Energy mengaplikasikan sistem panel surya mandiri yang tidak memerlukan grid lain untuk menyala. Hal ini pula yang membuat SUN Energy terus berinovasi untuk menyediakan akses terhadap energi bersih bagi masyarakat Indonesia.

"SUN Energy mendukung penuh inisiatif pemerintah untuk meningkatkan penggunaan energi bersih melalui kolaborasi dan kemitraan di berbagai sektor. Kami menyediakan akses teknologi dan menawarkan solusi terintegrasi bagi para pelanggan, mulai dari konsep, konstruksi, perizinan, serta model pembiayaan nol rupiah agar konsumen dapat meraih efisiensi energi hingga 30 persen," imbuhnya.

Melalui total kapasitas kontrak proyek yang dimiliki, kata Donny, SUN Energy turut mengurangi lebih dari 1,5 juta ton emisi karbon yang berbahaya. "Kami berharap dapat terus berkontribusi dalam akselerasi transisi energi rendah karbon, serta mengajak para pelaku bisnis untuk menggunakan energi bersih melalui instalasi sistem tenaga surya sebagai bentuk tanggung jawab menyelamatkan lingkungan," pungkasnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Wall Street Dibuka Melemah Akibat Sentimen Pengangguran dan Sektor Teknologi

Dow Jones dibuka melemah 0,2 persen, S&P 500 turun 0,3 persen, dan Nasdaq turun 0,4 persen.

EKONOMI | 24 September 2020

Kepala BP2MI: Kejahatan Ilegal Terhadap PMI Masih Terus Berlangsung

BP2MI gagalkan pengiriman 7 orang TKI ilegal ke Timteng.

EKONOMI | 24 September 2020

Produk Mutu IKM Ditingkatan dalam Rangka Pemulihan Ekonomi

Penerapan standar menjadi elemen penting untuk meningkatkan mutu.

EKONOMI | 24 September 2020

Kemkop dan UKM Kembangkan UMKM Pariwisata KEK Likupang

Kemkop dan UKM mewujudkan komitmennya dalam mengawal program pelatihan bagi usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di lima Destitasi Super Prioritas.

EKONOMI | 24 September 2020

Di Tengah Pandemi, PT Taspen Buka Puluhan Lowongan Kerja

PT Taspen membuka 21 posisi untuk mengelola asuransi Tabungan Hari Tua (THT) dan dana pensiun bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pejabat negara.

EKONOMI | 24 September 2020

BPJamsostek Sosialisasikan Cara Dapatkan Diskon Iuran 99%

BPJamsostek sosialisasi relaksasasi uiran untuk pekerja.

EKONOMI | 24 September 2020

OHM Beri Bantuan Karyawan Terdampak Covid-19

Program CSR yang diselenggarakan tahun ini berbeda dari tahun sebelumnya.

EKONOMI | 24 September 2020

Penataan Ekosistem Logistik Nasional Tingkatkan Daya Saing Ekonomi

Biaya logistik di Indonesia ditargetkan turun hingga mencapai 17% dari PDB pada 2024, dari saat ini 23,5%.

EKONOMI | 24 September 2020

Implementasi Teknologi 5G Berpotensi Tambah Pertumbuhan PDB 3,1%

Studi ITB memprediksikan bahwa implementasi 5G secara agresif di Indonesia dapat menambah Rp 2.874 triliun bagi PDB antara 2021-2030.

EKONOMI | 24 September 2020

Mandiri Institute: PSBB Menekan Sektor Ritel, Restoran, dan UMKM

Wisata kuliner di Jakarta turun drastis akibat PSBB II, sementara wisata kuliner di daerah pinggiran Jakarta -Depok dan Tangerang- naik setelah PSBB II.

EKONOMI | 24 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS