Merdeka Copper Lanjutkan Proyek Tambang Tujuh Bukit
INDEX

BISNIS-27 510.175 (-5.02)   |   COMPOSITE 5783.33 (-34.9)   |   DBX 1064.04 (3.68)   |   I-GRADE 168.858 (-2.05)   |   IDX30 499.932 (-6.56)   |   IDX80 131.904 (-1.36)   |   IDXBUMN20 373.781 (-4.99)   |   IDXG30 136.463 (-1.34)   |   IDXHIDIV20 450.262 (-4.33)   |   IDXQ30 146.101 (-1.65)   |   IDXSMC-COM 248.411 (0.53)   |   IDXSMC-LIQ 303.864 (-0.33)   |   IDXV30 127.988 (-0.8)   |   INFOBANK15 983.467 (-7.16)   |   Investor33 429.105 (-4.78)   |   ISSI 169.797 (-1.13)   |   JII 620.069 (-8.87)   |   JII70 213.196 (-2.12)   |   KOMPAS100 1177.3 (-10.4)   |   LQ45 920.112 (-10.33)   |   MBX 1606.46 (-11.91)   |   MNC36 321.125 (-3.81)   |   PEFINDO25 316.867 (0.32)   |   SMInfra18 295.49 (-3.95)   |   SRI-KEHATI 366.206 (-4.18)   |  

Merdeka Copper Lanjutkan Proyek Tambang Tujuh Bukit

Selasa, 29 September 2020 | 18:59 WIB
Oleh : Amrozi Amenan / FER

Surabaya, Beritasatu.com - PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) memastikan akan tetap melanjutkan investasi dan studi kelayakan AIM di proyek Tambang Tujuh Bukit, Banyuwangi, Jawa Timur, karena memiliki pendanaan yang cukup.

Corporate Communication PT Merdeka Copper Gold Tbk,Tom Malik, menjelaskan pada 30 September 2020, perseroan akan memiliki cadangan kas sekitar US$ 80 juta setelah pembayaran amortisasi utang terjadwal sebesar US$ 10 juta.

"Perseroan mengantisipasi akan memiliki pendanaan yang cukup untuk melanjutkan investasi di Proyek Tembaga Tujuh Bukit dan studi kelayakan AIM," terangnya, Selasa (29/9/2020).

Tom menegaskan, diperkirakan tidak ada emas hilang dari cadangan, setelah insiden rekahan di permukaan pelataran pelindian di tambang tersebut pada Sabtu (12/9/2020). Namun, proses produksi akan ditangguhkan karena insiden ini.

Perseroan juga sedang mengupayakan untuk meningkatkan potensi cadangan bijih emas di situs melalui eksplorasi dan pengoptimalan ulang desain lubang tambang untuk menarik keuntungan dari harga emas yang lebih tinggi saat ini.

"Pengumuman lebih lanjut akan dilakukan segera setelah pekerjaan desain remediasi selesai dan perkiraan produksi rinci telah disiapkan,” tegasnya.

Lebih lanjut Tom memaparkan, pada Sabtu (12/9/2020) lalu, telah ditemukan rekahan di permukaan pelataran pelindian atau heap leach pad. Atas kejadian itu, karyawan dan peralatan pun segera diamankan dari lokasi tersebut. Pada sore harinya di hari yang sama, terjadi pergeseran dari sebagian dari lereng hamparan bijih. Pergeseran materi tersebut menyebabkan kerusakan pada jalur perpipaan dan peralatan pompa.

"Namun, kejadian ini tidak menimbulkan korban cedera di kalangan karyawan ataupun memberikan dampak buruk bagi lingkungan," tandasnya.

Saat ini untuk operasi penambangan terbuka, pabrik persiapan bijih dan irigasi pada pelataran pelindian untuk sementara ditangguhkan sampai investigasi insiden dan pekerjaan remediasi selesai. Diperkirakan rancangan pekerjaan remediasi akan siap pertengahan Oktober. Pergeseran muka tanah terus dipantau dengan prisma yang mengukur pergerakan.

"Pengukuran menunjukkan, pergeseran muka tanah mulai stabil sehingga memungkinkan pekerjaan remediasi," terangnya.

Saat ini, pengurasan cairan dari heap leach pad dikumpulkan di kolam air proses. Cairan kemudian diproses melalui pabrik ADR dan sirkuit detoksifikasi yang menghasilkan tingkat produksi emas yang lebih rendah.

"Hal ini diperkirakan akan berlanjut selama kuartal keempat. Perseroan tidak mengantisipasi dampak lingkungan buruk dari kejadian ini. Pompa dan infrastruktur lainnya telah diselamatkan dan dapat digunakan untuk kembali beroperasi," ucapnya.

Tom mengungkapkan, perseroan bekerja sama dengan banyak ahli dalam perancangan pelataran pelindian (heap leach design) untuk menentukan penyebab insiden agar tidak terulang kembali di masa mendatang.

Saat ini, irigasi pelataran pelindian tidak akan dilakukan pada kuartal ke empat. Produksi akan berasal dari pemrosesan larutan yang diambil dari pelataran pelindian. Penjualan sekitar 10.000 ounce diharapkan untuk kuartal ke empat. "Total produksi tahun ini diperkirakan 154.000 sampai 160.000 ounce," terangnya.

Menurut Tom, perseroan merencanakan perbaikan yang bertujuan untuk memulai kembali produksi secara berkelanjutan. Apalagi, diperkirakan sekitar sepertiga dari heap leach pad tidak terpengaruh oleh pergeseran permukaan tanah. Perseroan juga memastikan pemompaan dan pemipaan tambahan telah terpasang kembali (menggunakan pompa yang dipulihkan). "Perseroan memerkirakan, irigasi pelataran dapat dimulai kembali pada Januari 2021," tandasnya.

Perseroan memiliki polis asuransi yang komprehensif termasuk untuk kerusakan material dan gangguan usaha. Penanggung asuransi telah diberitahu tentang kejadian tersebut dan penilai kerugian telah ditunjuk oleh perusahaan asuransi. Kunjungan penilai kerugian telah dilaksanakan dan perseroan menyediakan informasi agar klaim dapat dinilai. "Proses ini diperkirakan akan membutuhkan waktu hingga dua bulan," tutup Tom.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Mahardhika Gandeng BTN Kembangkan Hunian Pintar

BTN merilis program KPA Smart Living untuk pembelian unit-unit hunian pada proyek apartemen Gading Icon (The Oak Tower Apartment).

EKONOMI | 29 September 2020

Menkeu: Target Pertumbuhan 2021 Dipengaruhi 4 Hal Ini

Target pertumnbuhan ekonomi 2021 sebesar 5% dipengaruhi oleh ketersediaan vaksin, pemulihan ekonomi nasional, reformasi, dan pertumbuhan ekonomi global.

EKONOMI | 29 September 2020

RAPBN 2021 Disahkan, Pertumbuhan Ekonomi 2021 Ditargetkan 5%

Asumsi dasar makro ekonomi terhadap pertumbuhan ekonomi di 2021 sebesar 5,0 persen, inflasi 3 persen, dan nilai tukar rupiah di Rp 14.600.

EKONOMI | 29 September 2020

BCA Resmi Akuisisi Bank Interim

BCA resmi memiliki 99,999973% saham Bank Interim. Total nilai akuisisi adalah Rp 643,65 miliar,

EKONOMI | 29 September 2020

Aspal Pertamina Dukung Kontrak Perawatan Sirkuit Sentul

Spesifikasi aspal yang dipasarkan adalah jenis Asphalt 60/70, sesuai kebutuhan dan kondisi negara Indonesia yang beriklim tropis.

EKONOMI | 29 September 2020

Dukung UMKM, Bukalapak Luncurkan Agregator Logistik BukaSend

Melalui BukaSend, pelaku UMKM dapat memilih berbagai jenis pilihan kurir dan metode pengiriman dalam satu platform.

EKONOMI | 29 September 2020

Pandemi Dorong Harga Emas Naik, Freeport Indonesia Catat Laba US$ 94 Juta

Orias menyampaikan, sejak Maret 2020, realisasi harga tembaga dan emas mengalami peningkatan karena orang membeli emas di saat kondisi ketidakpastian.

EKONOMI | 29 September 2020

Hendri Saparini: Maksimalkan Pasar dalam Negeri untuk Pulihkan Ekonomi Indonesia

Menurut ekonom UGM pendiri Core Indonesia, Hendri Saparini pada 2021 nanti diprediksi akan terjadi pertumbuhan ekonomi yang signifikan.

EKONOMI | 29 September 2020

Presiden: Sulut Akan Semakin Berkembang dengan Adanya Tol Manado-Bitung

Apabila seluruh ruas tol sudah selesai, panjangnya akan mencapai 40 km, di mana gerbang tol hanya sekitar 9 km atau 12 menit dari Bandara Sam Ratulangi.

EKONOMI | 29 September 2020

Kurs Rupiah Relatif Stabil di Rp 14.845

Kurs rupiah berada di level Rp 14.845 per dolar AS atau terapresiasi tipis 5 poin (0,03 persen) dibandingkan perdagangan sebelumnya Rp 14.850.

EKONOMI | 29 September 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS