Broker Properti di Jatim Didorong Kantongi Sertifikasi
INDEX

BISNIS-27 448.452 (2.34)   |   COMPOSITE 5112.19 (31.86)   |   DBX 973.986 (8.67)   |   I-GRADE 139.714 (1.48)   |   IDX30 428.304 (2.58)   |   IDX80 113.764 (0.56)   |   IDXBUMN20 291.927 (3.17)   |   IDXG30 119.182 (0.2)   |   IDXHIDIV20 379.228 (3.03)   |   IDXQ30 124.656 (0.92)   |   IDXSMC-COM 220.2 (1.7)   |   IDXSMC-LIQ 259.388 (-0.32)   |   IDXV30 107.478 (0.14)   |   INFOBANK15 831.648 (11.11)   |   Investor33 374.125 (2.2)   |   ISSI 151.171 (0.09)   |   JII 550.867 (-0.37)   |   JII70 188.056 (-0.11)   |   KOMPAS100 1022.34 (4.05)   |   LQ45 789.815 (4.4)   |   MBX 1412.7 (8.24)   |   MNC36 280.331 (1.41)   |   PEFINDO25 282.464 (2.47)   |   SMInfra18 241.575 (1.13)   |   SRI-KEHATI 316.512 (2.46)   |  

Broker Properti di Jatim Didorong Kantongi Sertifikasi

Minggu, 18 Oktober 2020 | 18:25 WIB
Oleh : Amrozi Amenan / FER

Surabaya, Beritasatu.com - Kalangan agen properti atau broker properti di Jawa Timur (Jatim) didorong untuk mengantongi sertifikasi properti. Pasalnya, saat ini jumlah broker yang tersertifikasi masih sangat sedikit.

"Ini harus menjadi kosentrasi kita bersama. Bagaimana broker properti di Jatim, bisa tersertifikasi semua. Karena hingga saat ini, kabarnya jumlah broker yang tersertifikasi masih sangat kecil,” kata Ketua Dewan Perwakilan Derah (DPD), AA La Nyalla Mahmud Mattalitti, saat bertemu dengan para broker properti, di Graha Kadin Jatim, Sabtu (17/10/2020).

Menurut La Nyalla, selain bisa menumbuhkan kepercayaan konsumen kepada broker properti, sertifikasi juga menjadi bukti agen properti tersebut profesional dan berstandar nasional. "Dampak selanjutnya, mereka akan mampu bersaing di pasar global," tandasnya.

Direktur Lembaga Sertifikasi Profesi Broker Properti Nasional, Tritan Saputra mengungkapkan, persaingan antar broker properti saat ini cukup ketat. Untuk memenangkannya, diperlukan keahlian khusus agar mampu menggaet konsumen. "Hal itu bisa dicapai jika seorang broker properti telah tersertifikasi," ungkapnya.

Namun kenyataannya, lanjut Tritan Saputra, saat ini jumlah broker properti yang tersertifikasi sangat kecil, tidak sampai 10 persen.

"Harapan kami, semua broker properti harus memiliki sertifikat kompetensi agar dalam bekerja bisa sesuai dengan standar kompetensi yang ditetapkan Kepmenaker Nomor 343 Tahun 2015. Jadi sebenarnya aturan sudah ada, tetapi implementasi belum maksimal. Ini perlu dukungan DPD," tandasnya.

Menurut Tritan, standar kompetensi tersebut juga berfungsi untuk menjembatani antara pengembang atau developer dengan pembeli atau buyer yang merupakan warga negara asing (WNA), agar mereka mengetahui kebijakan dan peraturan tentang kepemilikan properti di Indonesia.

"Ini sangat penting. Pasalnya, aturan terbaru yang tertera dalam UU Cipta Kerja, WNA boleh membeli properti di Indonesia," tegasnya.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (Arebi) Jatim, Rudy Sutanto, menyatakan pihaknya sangat berharap ada dukungan dari DPD terhadap masalah sertifikasi tersebut.

"Sehingga BNSP melalui LSP BPN dapat lebih sering menggelar uji kompetensi kepada para broker properti untuk selanjutnya bisa menghasilkan lebih banyak broker properti bersertifikasi," imbuh Rudy.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

PGN Dorong Perekonomian Daerah dan Nasional di Proyek Pipa Minyak Rokan

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) grup berkomitmen memberikan dukungan terbaik untuk Holding Migas PT Pertamina (Persero) agar proses transisi pengelolaan

EKONOMI | 18 Oktober 2020

Insurance Day 2020, Momentum Transformasi Digital Industri Asuransi

Banyak perusahaan sudah memiliki aplikasi yang memudahkan konsumen atau nasabah untuk mengakses informasi mengenai produk asuransi.

EKONOMI | 18 Oktober 2020

Pemerintah Ajak Pengusaha agar Pacu Ekspor Industri Tekstil

Pelaku industri harus tingkatkan ekspor industri TPT.

EKONOMI | 18 Oktober 2020

BP Batam dan Pelindo I Kerja Sama Penundaan Kapal

Pelindo I dan BP Batam kerja sama untuk keselamatan pelayaran.

EKONOMI | 18 Oktober 2020

Jasa Marga Raih Dua Penghargaan di Ajang TOP GRC 2020

PT Jasa Marga raih dua penghargaan.

EKONOMI | 18 Oktober 2020

Koperasi Paguyuban Pasundan Harus Jadi Rumah Besar UMKM

Tingkatkan daya saing UMKM dengan berkoperasi.

EKONOMI | 18 Oktober 2020

Kemkop dan UKM Beri Bantuan untuk Pelaku UKM Korban Banjir Bandang Garut

Kemkop dan UKM salurkan bantuan untuk korban banjir di Garut.

EKONOMI | 18 Oktober 2020

Kempupera Tuntaskan Pembangunan Empat Bendungan Akhir Desember 2020

Kempupera selesaikan pembangunan empat bendungan di akhir Desember 2020.

EKONOMI | 18 Oktober 2020

Aprindo Dukung Program Pemerintah Majukan Produk Lokal

Aprindo mendukung produk UMKM untuk mendapatkan pembiayaan dengan skema menarik.

EKONOMI | 18 Oktober 2020

UU Cipta Kerja Upaya Wujudkan Iklim Investasi yang Kondusif

Pidak sedikit peraturan proses perizinan usaha, baik di daerah maupun pusat tumpang tindih sehingga menghambat birokrasi.

EKONOMI | 18 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS