Modena Incar 30% Pasar Pemanas Air di Jatim
INDEX

BISNIS-27 510.733 (-1.37)   |   COMPOSITE 5813.99 (-0.21)   |   DBX 1076.27 (6.65)   |   I-GRADE 169.305 (0.24)   |   IDX30 499.8 (-1.01)   |   IDX80 132.38 (-0.32)   |   IDXBUMN20 374.254 (2.32)   |   IDXG30 135.455 (-0.21)   |   IDXHIDIV20 450.5 (-0.8)   |   IDXQ30 146.053 (-0.5)   |   IDXSMC-COM 250.881 (0.83)   |   IDXSMC-LIQ 309.077 (0.58)   |   IDXV30 131.098 (0.37)   |   INFOBANK15 988.482 (3.79)   |   Investor33 429.242 (-0.79)   |   ISSI 170.543 (-0.54)   |   JII 620.021 (-3.29)   |   JII70 214.017 (-0.91)   |   KOMPAS100 1185.8 (-1.25)   |   LQ45 922.358 (-1.58)   |   MBX 1613.53 (-1.53)   |   MNC36 321.576 (-0.84)   |   PEFINDO25 321.335 (-3.63)   |   SMInfra18 295.407 (0.62)   |   SRI-KEHATI 367.139 (-0.18)   |  

Modena Incar 30% Pasar Pemanas Air di Jatim

Rabu, 21 Oktober 2020 | 19:14 WIB
Oleh : Amrozi Amenan / FER

Surabaya, Beritasatu.com - PT Modena Indonesia mengincar 30 persen pangsa pasar pemanas air (water heater) di Jawa Timur (Jatim) dari produk barunya guna mempertahankan pertumbuhan dua digit sampai akhir tahun ini.

Direktur PT Modena Indonesia, Bagus Y Prastowo, menjelaskan, di balik pandemi ada peluang bertumbuhnya bisnis produk peralatan rumah tangga atau home appliances terutama untuk segmen menengah ke atas.

"Di segmen ini, permintaannya justru meningkat selama pandemi sejak semester I 2020. Modena yang menguasai pasar peralatan rumah tangga terutama untuk produk memasak hingga 47 persen mencatat pertumbuhan penjualan 2 digit sampai September 2020 lalu," terang Bagus saat memperkenalkan produk pemanas air terbaru di Surabaya, Rabu (21/10/2020).

Bagus menyebutkan, salah satu penyumbang pertumbuhan tersebut adalah produk barunya pemanas air yang mulai diluncurkan sejak Juli 2020 lalu. Pasarnya tumbuh cukup signifikan selama pandemi karena dipengaruhi perubahan perilaku di masyarakat terutama di kelompok menengah, yakni mandi atau mencuci sayur mayur dengan air panas. "Shifting behavior selama pandemi ini cukup berpengaruh pada peningkatan permintaan produk water heater," terangnya.

Bagus menambahkan, sebagai wilayah terbesar kedua setelah Jabodetabek, Jawa Timur merupakan pasar potensial yang mampu berkontribusi 30 persen untuk mempertahakan pertumbuhan 2 digit sampai akhit tahun ini.

"Kontribusi Jawa Timur terurama Surabaya diharapkan bisa mencapai 700 unit dari 3.000 unit produk water heater kita ini. Sasaran kita adalah 90 persen ritel dan 10 persen non ritel " tandasnya.

Menurut Bagus, selain produk water heater, produk lain seperti pendingin makanan dan minuman juga mengalami pertumbuhan karena juga dipengaruhi perilaku orang selama pandemi yang banyak menghabiskan waktunya di rumah dengan menyiapkan makanan siap saji baik untuk keperluannya sendiri atau usahanya.

"Dengan tren peningkatan permintaan home appliances di segmen menengah sekarang, kami optimistis bisa mempertahankan pertumbuhan 2 digit dan melanjutkan penambahan 3 unit kantor cabang baru di Sumatera menjadi 50 unit sampai akhir tahun ini," pungkas Bagus.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Wujud Inovasi dan Transformasi BUMN, Erick Thohir Perbesar Komposisi Perempuan di Jajaran Direksi

Kementerian BUMN terus memberikan kesempatan untuk memperbesar komposisi pimpinan wanita di perusahaan-perusahaan BUMN.

EKONOMI | 21 Oktober 2020

Pekan Kedua Oktober, Serapan Anggaran PEN Capai 49,5 %

Satgas PEN memiliki waktu dua bulan lebih untuk menyalurkan sisa anggaran sebesar Rp 350,77 triliun.

EKONOMI | 21 Oktober 2020

Kadin Proyeksi Ekonomi 2021 Tumbuh 3% -4%

UU Cipta Kerja ini sudah diapresiasi dan dipuji oleh banyak instansi internasional, antara lain Bank Dunia dan Moody's.

EKONOMI | 21 Oktober 2020

Apindo Minta Restrukturisasi Diperpanjang Dua Tahun Kedepan

Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) berharap Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dapat memperpanjang pelaksanaan relaksasi dalam satu atau dua tahun ke depan.

EKONOMI | 21 Oktober 2020

Kemdes PDTT dan OJK Canangkan Pendirian Lembaga Keuangan Desa

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi bersama Otoritas Jasa Keuangan melakukan pencanangan pendirian Lembaga Keuangan Desa (LKD).

EKONOMI | 21 Oktober 2020

Ditunjuk Jadi Dirut Baru, Darmawan Junaidi Berkomitmen Jaga Performa Bank Mandiri

Dirut PT Bank Mandiri Tbk, Darmawan Junaidi, berkomitmen menjaga performa kinerja dan menunda aksi korporasi, selama masa pandemi masih berlangsung.

EKONOMI | 21 Oktober 2020

Dana Hibah Pariwisata Diberikan untuk 101 Kabupaten dan Kota

Dana hibah pariwisata akan diberikan secara tunai melalui mekanisme transfer kepada 101 kabupaten dan kota.

EKONOMI | 21 Oktober 2020

Pengembang Masih Luncurkan Produk Baru di Masa Pandemi

Meski di masa pandemi para pengembang masih mengeluarkan produk-produknya.

EKONOMI | 21 Oktober 2020

Terdampak Covid-19, Premi Generali Indonesia Turun Tipis

Dengan kondisi pandemi sekarang, demand (polis asuransi) tinggi tetapi daya beli terbatas, rata-rata premi akan turun karena nasabah membeli polis yang kecil.

EKONOMI | 21 Oktober 2020

Pemerintah Kucurkan Dana Hibah Sektor Pariwisata Rp 3,3 Triliun

Dana hibah ditujukan untuk pemulihan sektor pariwisata yang terdampak pandemi Covid-19.

EKONOMI | 21 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS