Libur Panjang, Kemhub Prediksi Penumpang Pesawat Naik 20%
INDEX

BISNIS-27 503.122 (2.98)   |   COMPOSITE 5724.74 (42.53)   |   DBX 1066.46 (5.87)   |   I-GRADE 166.255 (1.22)   |   IDX30 491.004 (4)   |   IDX80 129.735 (1.24)   |   IDXBUMN20 364.991 (3.58)   |   IDXG30 133.352 (1.28)   |   IDXHIDIV20 441.973 (3.68)   |   IDXQ30 143.512 (0.86)   |   IDXSMC-COM 247.38 (1.97)   |   IDXSMC-LIQ 301.054 (3.87)   |   IDXV30 127.096 (1.63)   |   INFOBANK15 976.214 (1.88)   |   Investor33 422.656 (2.63)   |   ISSI 167.54 (1.47)   |   JII 607.336 (6.38)   |   JII70 209.626 (2.13)   |   KOMPAS100 1162.4 (9.85)   |   LQ45 904.834 (7.91)   |   MBX 1587.29 (12.24)   |   MNC36 315.598 (2.41)   |   PEFINDO25 317.232 (0.91)   |   SMInfra18 287.626 (2.64)   |   SRI-KEHATI 361.444 (2.15)   |  

Libur Panjang, Kemhub Prediksi Penumpang Pesawat Naik 20%

Jumat, 23 Oktober 2020 | 16:57 WIB
Oleh : Thresa Sandra Desfika / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Perhubungan (Kemhub) memprediksi kenaikan pergerakan penumpang pesawat mencapai 20 persen pada masa libur panjang 28 Oktober - 1 November 2020.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemhub, Novie Riyanto mengungkapkan, tren lalu lintas penerbangan mengalami penurunan akibat pandemi Covid-19. Dalam catatannya, pada April 2020, lalu lintas penerbangan di Indonesia hanya berkisar 5 persen hingga 10 persen dari kondisi normal sebelum pandemi Covid-19.

“Namun, saat ini trennya sudah membaik dan pada periode September - Oktober 2020 kondisinya sudah 52 persen hingga 54 persen dari sebelum pandemi. Pada Agustus juga saat ada liburan, traffic-nya, baik pesawat maupun penumpang, mengalami kenaikan," ungkap Novie Riyanto dalam telekonferensi di Jakarta, Jumat (23/10/2020).

Menurut Novie, Kemhub memprediksi akan terjadi kenaikan lalu lintas penumpang pesawat pada periode libur panjang akhir Oktober 2020.

"Dengan melihat adanya kenaikan pergerakan pesawat dan penumpang pada Oktober 2020 dan realisasi libur panjang Agustus 2020 maka diperkirakan terdapat kenaikan 20 persen pada periode 28 Oktober - 1 November 2020," jelas Novie.

Selain itu, ujar Novie, untuk arus puncak keberangkatan diperkirakan terjadi pada 28 Oktober 2020 dengan volume mencapai 110.000 penumpang. Sedangkan, puncak arus balik diprediksi terjadi pada 1 November 2020 dengan 112.000 penumpang.

Guna mengantisipasi lonjakan tersebut yang terjadi di masa pandemi, menurut Novie, pihaknya menyiapkan beberapa langkah, antara lain tetap fokus dan konsisten terkait penerapan protokol kesehatan, baik oleh maskapai, operator bandara, serta operator navigasi.

"Kemhub menyiapkan antisipasi kebutuhan kapasitas apabila terjadi lonjakan penumpang yang signifikan. Kami juga melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan Surat Edaran (SE) Nomor 13 Tahun 2020 oleh seluruh inspektur penerbangan di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara," imbuh Novie.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Asing Borong Saham Astra, Lepas Telkom

PT Astra International Tbk (ASII) mencatat beli bersih investor asing sebesar Rp 150,4 miliar. Saham ASII naik 2,86% ke Rp 5.400.

EKONOMI | 23 Oktober 2020

Jumlah Nasabah Ritel Mandiri Sekuritas Naik 50%

Nilai transaksi harian nasabah retail Mandiri Sekuritas juga meningkat sekitar 70% YoY dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

EKONOMI | 23 Oktober 2020

Tabungan Emas, Pilihan Investasi di Masa Pandemi

Ajak masyarakat menabung emas, Pegadaian beri diskon hingga 20 persen untuk nasabah yang baru memulai investasi.

EKONOMI | 23 Oktober 2020

Pemerintah Perkuat Literasi Keuangan di Kalangan Santri

Kelompok ini mempunyai potensi yang sangat besar, dengan santri atau santriwati yang tersebar di seluruh Indonesia sebanyak 18 juta orang.

EKONOMI | 23 Oktober 2020

Adaptif dan Inovatif, Kunci UMKM Indonesia Naik Kelas

Minimnya database, kemampuan bersinergi, dan keterkaitan atau linkage, menyulitkan UMKM untuk bangkit dan naik kelas.

EKONOMI | 23 Oktober 2020

Kurs Rupiah Relatif Stabil di Rp 14.650

Kurs rupiah berada di level Rp 14.650 per dolar AS atau melemah 10 poin dibandingkan perdagangan sebelumnya Rp 14.640.

EKONOMI | 23 Oktober 2020

Bursa Eropa Menguat di Tengah Kontraksi Sektor Manufaktur dan Jasa

Indeks Stoxx600 naik 0,8%, DAX Jerman naik 0,92%, FTSE Inggris naik 1,19%, CAC Prancis naik 1,29%, FTSE MIB Italia naik 1,17%.

EKONOMI | 23 Oktober 2020

Bursa Asia Ditutup Bervariasi, Investor Terus Pantau Covid-19

Indeks Nikkei 225 naik 0,18%, indeks komposit Shanghai turun 1,04%, Hang Seng Hong Kong naik 0,62%, S&P/ASX 200 Australia turun 0,11%.

EKONOMI | 23 Oktober 2020

IHSG Menguat Ditopang Sektor Properti dan Aneka Industri

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat 0,4% ke kisaran 5.112,2 pada akhir perdagangan hari ini, Jumat (23/10/2020).

EKONOMI | 23 Oktober 2020

Grab Digitalisasi 350.000 UMKM Selama Pandemi

Selama pandemi Covid-19 hingga kini, Grab telah menyambut lebih dari 350.000 UMKM baru dalam aplikasi Grab di Indonesia.

EKONOMI | 23 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS