Kempupera Ingin Memperkuat Pendataan Program Sejuta Rumah
INDEX

BISNIS-27 510.733 (-0.52)   |   COMPOSITE 5813.99 (18.69)   |   DBX 1076.27 (8.97)   |   I-GRADE 169.305 (0.31)   |   IDX30 499.8 (0.09)   |   IDX80 132.38 (0.12)   |   IDXBUMN20 374.254 (2.84)   |   IDXG30 135.455 (0.06)   |   IDXHIDIV20 450.5 (0.04)   |   IDXQ30 146.053 (-0.28)   |   IDXSMC-COM 250.881 (1.71)   |   IDXSMC-LIQ 309.077 (2.51)   |   IDXV30 131.098 (1.14)   |   INFOBANK15 988.482 (2.06)   |   Investor33 429.242 (0.12)   |   ISSI 170.543 (0.24)   |   JII 620.021 (-0.2)   |   JII70 214.017 (0.22)   |   KOMPAS100 1185.8 (3.09)   |   LQ45 922.358 (0.62)   |   MBX 1613.53 (3.66)   |   MNC36 321.576 (0.25)   |   PEFINDO25 321.335 (-2.23)   |   SMInfra18 295.407 (1.73)   |   SRI-KEHATI 367.139 (0.47)   |  

Kempupera Ingin Memperkuat Pendataan Program Sejuta Rumah

Selasa, 27 Oktober 2020 | 15:34 WIB
Oleh : Imam Muzakir / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kempupera) berkeinginan memperkuat proses pendataan Program Sejuta Rumah (PSR) di daerah melalui monitoring lapangan di daerah. Pasalnya, setiap tahun ada 800.000 keluarga baru di Indonesia.

Direktur Rumah Umum dan Komersial (RUK) Direktorat Jenderal Perumahan Kempupera, M Hidayat, mengatakan, kehadiran Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) nantinya akan memperkuat koordinasi dengan pemerintah daerah (Pemda) serta pelaku pembangunan guna mendapatkan data pembangunan rumah yang ada saat ini.

"Melalui BP2P, kami berkeinginan mendorong pendataan program sejuta rumah yang ada di daerah,” ujar M Hidayat dalam siaran pers yang diterima Beritasatu.com, Selasa (27/10/2020).

Hidayat menerangkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menyatakan, rumah merupakan kebutuhan dasar setiap orang di seluruh dunia. Rumah akan memperkuat keluarga sebagai pilar utama kekuatan bangsa, dan rumah merupakan benteng pertahanan pertama melawan berbagai risiko kesehatan, termasuk pandemi Covid-19.

"Pernyataan Presiden tersebut juga didasari dari Undang- undang (UU) Nomor 1 Tahun 2011 tentang Perumahan dan Permukiman, yang menyatakan penyelenggaraan rumah dan perumahan dilakukan untuk memenuhi kebutuhan rumah sebagai salah satu kebutuhan dasar manusia bagi peningkatan dan pemerataan kesejahteraan rakyat," katanya.

Lebih lanjut, Hidayat menambahkan, saat ini Indonesia menghadapi tantangan yang cukup berat di bidang perumahan diantaranya yaitu pertumbuhan kebutuhan rumah melalui pertambahan keluarga muda baru sebesar 700.000 hingga 800.000 unit per tahun. Dalam RPJMN Tahun 2020-2024, menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) Tahun 2020 menyatakan bahwa rumah tangga yang menempati rumah layak huni sebesar 54,3 persen.

"Target pemenuhan rumah layak huni sampai tahun 2024 mencapai 70 persen. Berarti terdapat 11 juta rumah tangga yang perlu difasilitasi oleh pemerintah untuk menempati rumah layak huni melalui pembangunan baru ataupun peningkatan kualitas rumah tersebut,” ujarnya.

Hidayat menambahkan, selama tahun 2015-2019, angka capaian PSR terus meningkat setiap tahunnya dengan persentase rumah MBR sebanyak 70 persen dan rumah non-MBR 30 persen.

"Tahun ini kita juga harus optimistis dapat mencapai angka satu juta unit rumah. Tentu hal itu tidak akan lepas dari peran serta stakeholder perumahan di Indonesia," tandasnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Inklusi Keuangan Kunci Penting Akselerasi Pembangunan Ekonomi

Inklusi keuangan menjadi salah satu kunci penting dalam mengakselerasi pembangunan ekonomi.

EKONOMI | 27 Oktober 2020

2021, BEI Bidik Pencatatan Saham Emiten di Sektor Teknologi

Bursa Efek Indonesia (BEI) menargetkan 30 pencatatan efek baru pada 2021.

EKONOMI | 27 Oktober 2020

SouthCity Tunjuk Totalindo Jadi Main Contractor The Parc

Totalindo akan bertanggung jawab mulai dari pekerjaan struktur, arsitektur serta plumbing dari apartemen The Parc.

EKONOMI | 27 Oktober 2020

Garuda Pastikan Penuhi Hak 700 Tenaga Kontrak yang Tak Diperpanjang

Kebijakan itu mulai berlaku tanggal 1 November 2020 kepada sedikitnya 700 karyawan berstatus tenaga kerja kontrak.

EKONOMI | 27 Oktober 2020

Evolusi Penyaluran Bantuan Sosial Dorong Inklusi Keuangan

Inklusi keuangan merupakan salah satu hal yang saat ini terus didorong pemerintah, antara lain melalui perbaikan berbagai aturan atau regulasi.

EKONOMI | 27 Oktober 2020

2021, BEI Bidik Pencatatan Saham Emiten Sektor Teknologi

Target tersebut dicapai melalui kegiatan sosialisasi, one-on-one meeting, serta workshop.

EKONOMI | 27 Oktober 2020

September 2020, Uang Beredar Naik Jadi Rp 6.742,9 T

Bank Indonesia (BI) melaporkan likuiditas perekonomian atau uang beredar dalam arti luas (M2) tetap tinggi pada September 2020.

EKONOMI | 27 Oktober 2020

Hari Listrik ke-75, PLN Diminta Tingkatkan Profesionalisme Pengelolaan Pegawai

SP PLN mengajak direksi PLN bersinergi dalam mengawal setiap permasalahan yang timbul.

EKONOMI | 27 Oktober 2020

Rupiah Tertekan Siang Ini Saat Mata Uang Asia Menguat

Transaksi rupiah pagi ini diperdagangkan dalam kisaran Rp 14.657-Rp 14.669 per dolar AS

EKONOMI | 27 Oktober 2020

Siang Ini, Mayoritas Bursa Asia di Zona Merah

Indeks Nikkei 225 Jepang turun 46,0 (0,2%) mencapai 23.447 poin.

EKONOMI | 27 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS