Sektor Pariwisata Jatim Manfaatkan Momen Libur Panjang
INDEX

BISNIS-27 510.733 (-1.34)   |   COMPOSITE 5813.99 (8.96)   |   DBX 1076.27 (11.92)   |   I-GRADE 169.305 (0.55)   |   IDX30 499.8 (-0.92)   |   IDX80 132.38 (-0.32)   |   IDXBUMN20 374.254 (2.01)   |   IDXG30 135.455 (0.05)   |   IDXHIDIV20 450.5 (-0.98)   |   IDXQ30 146.053 (-0.34)   |   IDXSMC-COM 250.881 (1.17)   |   IDXSMC-LIQ 309.077 (0.27)   |   IDXV30 131.098 (-0.19)   |   INFOBANK15 988.482 (5.02)   |   Investor33 429.242 (-0.7)   |   ISSI 170.543 (-0.37)   |   JII 620.021 (-3.74)   |   JII70 214.017 (-1.07)   |   KOMPAS100 1185.8 (-0.19)   |   LQ45 922.358 (-1.18)   |   MBX 1613.53 (0.24)   |   MNC36 321.576 (-0.73)   |   PEFINDO25 321.335 (-2.97)   |   SMInfra18 295.407 (1.45)   |   SRI-KEHATI 367.139 (-0.28)   |  

Sektor Pariwisata Jatim Manfaatkan Momen Libur Panjang

Selasa, 27 Oktober 2020 | 19:04 WIB
Oleh : Amrozi Amenan / FER

Surabaya, Beritasatu.com - Pelaku usaha di sektor pariwisata di Jawa Timur (Jatim) berharap libur panjang pekan ini bisa mendongkrak sektor yang mulai terpuruk sejak pandemi Covid-19 melanda negeri ini dan akan menjadi momentum kebangkitan ekonomi daerah.

Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jatim, Adik Dwi Putranto menyatakan, libur panjang peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang termuat dalam Surat Keputusan Presiden nomor 17 tahun 2020 tentang cuti bersama pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun 2020 menjadi angin segar bagi masyarakat.

"Besar kemungkinan masyarakat akan menghabiskan libur panjang mereka ke tempat wisata yang sudah mulai dibuka. Ini akan menjadi momentum kebangkitan ekonomi Jatim di masa pandemi. Apalagi, sudah banyak tempat wisata yang sudah mulai dibuka, jadi ekonomi sudah mulai bergerak. Daya beli masyarakat juga sudah mulai naik," ujar Adik Dwi Putranto di Surabaya, Selasa (27/10/2020).

Lebih lanjut, Adik menjelaskan, sudah sangat lama industri pariwisata Jatim tiarap. Bahkan, banyak yang mengalami kerugian akibat penutupan usaha selama pandemi Covid-19. Dengan mulai dibukanya kembali industri pariwisata ini, maka dipastikan akan mampu menggerakkan ekonomi daerah. Selain obyek wisata, pusat perbelanjaan atau mal juga akan menikmati momen libur panjang ini. Dengan demikian, bisa dipastikan ada banyak sektor yang akan ikut bergerak.

"Kalau di tempat wisata itu turunannya UMKM jalan, produk dari desa sudah mulai terbeli. Hotel juga sudah mulai ramai, Ini sudah mulai jalan. Cuma ya harus tetap pakai protokol kesehatan. Saya yakin tingkat perputaran ekonomi saat libur panjang ini akan naik. Ada perputaran uang dari kota ke daerah sehingga daerah mulai berkembang," ujarnya.

Namun demikian, menurut Adik, perputaran ekonomi selama libur panjang ini masih sangat terbatas karena seluruhnya dibatasi. Ada peraturan pemerintah yang membatasi kapasitas tempat wisata sebesar 50 persen.

Terkait kinerja ekonomi Jatim hingga akhir tahun, Adik mengatakan, masih belum bisa kembali normal. Ada tiga syarat dalam pemulihan ekonomi nasional, pertama belanja pemerintah. "Proyek pemerintah padat karya harus tetap jalan, harus tetap digelontorkan karena belanja pemerintah bisa menyerap tenaga kerja," ujarnya.

Kedua, adalah dengan meningkatkan konsumsi domestik. "Kalau belanja pemerintah jalan, stimulus jalan maka konsumsi domestik pasti akan ikut jalan," tandasnya.

Terakhir, investasi. Adik optimistis investasi akan bisa dikejar dengan disahkannya UU Cipta Kerja. "Sudah ada omnibus law. Semoga bisa cepat terlaksana. Peraturan pelaksana semoga cepat dibuat. Ini akan cepat," tegasnya.

Dengan berbagai upaya pemulihan yang dilakukan, Adik optimistis ekonomi Indonesia akan mampu kembali bangkit, walaupun harus bertahap.

"Sekarang masih negatif. Tetapi ada beberapa daerah yang positif seperti Kota Batu ekonominya tumbuh 3 persen. Saya kira, di kuartal 2 tahun 2021 ekonomi Indonesia dan Jatim akan tumbuh positif," pungkasnya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Kuartal III 2020, BNI Cetak Laba Bersih Rp 4,32 Triliun

BNI terus memupuk pencadangan yang cukup besar tahun ini.

EKONOMI | 27 Oktober 2020

Peran CFO Bergeser Akibat Pandemi

Pandemi Covid-19 telah memaksa CFO untuk lebih fokus lagi pada peran mereka sebagai agen perubahan dan juga ahli strategi.

EKONOMI | 27 Oktober 2020

Tugu Insurance Gandeng Bimmeroom dalam Diskusi Virtual

Perusahaan asuransi umum PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia Tbk (Tugu Insurance) menggandeng Bimmeroom dalam diskusi virtual terkait mobil mewah bekas.

EKONOMI | 27 Oktober 2020

Pendapatan BPHTB Bekasi Turun Akibat Properti Lesu

Kalau ada kegiatan properti berarti ada BPHTB.

MEGAPOLITAN | 27 Oktober 2020

Jelang Libur Panjang, IHSG Terpuruk ke Zona Merah

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) terpuruk ke zona merah dan ditutup terkoreksi 15,824 poin atau 0,31% ke level 5.128,225.

EKONOMI | 27 Oktober 2020

Kempupera Ingin Memperkuat Pendataan Program Sejuta Rumah

Kempupera optimistis dapat mencapai target pembangunan satu juta unit rumah.

EKONOMI | 27 Oktober 2020

Inklusi Keuangan Kunci Penting Akselerasi Pembangunan Ekonomi

Inklusi keuangan menjadi salah satu kunci penting dalam mengakselerasi pembangunan ekonomi.

EKONOMI | 27 Oktober 2020

2021, BEI Bidik Pencatatan Saham Emiten di Sektor Teknologi

Bursa Efek Indonesia (BEI) menargetkan 30 pencatatan efek baru pada 2021.

EKONOMI | 27 Oktober 2020

SouthCity Tunjuk Totalindo Jadi Main Contractor The Parc

Totalindo akan bertanggung jawab mulai dari pekerjaan struktur, arsitektur serta plumbing dari apartemen The Parc.

EKONOMI | 27 Oktober 2020

Garuda Pastikan Penuhi Hak 700 Tenaga Kontrak yang Tak Diperpanjang

Kebijakan itu mulai berlaku tanggal 1 November 2020 kepada sedikitnya 700 karyawan berstatus tenaga kerja kontrak.

EKONOMI | 27 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS