Wisata Kuliner yang Memanfaatkan Potensi Laut
INDEX

BISNIS-27 491.129 (11.99)   |   COMPOSITE 5612.42 (112.33)   |   DBX 1062.36 (4.11)   |   I-GRADE 161.886 (4.37)   |   IDX30 478.794 (12.21)   |   IDX80 126.714 (3.02)   |   IDXBUMN20 355.426 (9.57)   |   IDXG30 131.028 (2.32)   |   IDXHIDIV20 432.126 (9.85)   |   IDXQ30 139.823 (3.69)   |   IDXSMC-COM 243.691 (3.69)   |   IDXSMC-LIQ 294.252 (6.8)   |   IDXV30 122.487 (4.61)   |   INFOBANK15 946.8 (29.41)   |   Investor33 412.464 (10.19)   |   ISSI 165.112 (2.43)   |   JII 597.802 (9.53)   |   JII70 206.187 (3.44)   |   KOMPAS100 1134.88 (27.52)   |   LQ45 883.061 (21.77)   |   MBX 1552.46 (34.83)   |   MNC36 308.511 (7.09)   |   PEFINDO25 308.232 (9)   |   SMInfra18 281.756 (5.87)   |   SRI-KEHATI 352.482 (8.96)   |  

Cafe Laut Semare

Wisata Kuliner yang Memanfaatkan Potensi Laut

Kamis, 22 Oktober 2020 | 23:58 WIB
Oleh : Amrozi Amenan / FER

Pasuruan, Beritasatu.com - Cafe Laut Semare (CLS) yang terletak di Desa Semare, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, menjadi salah satu tujuan wisata kuliner yang memanfaatkan potensi laut.

Resmi dibuka sejak 29 Agustus 2019 lalu, kafe ini berhasil mengubah citra negatif desa, yang semula identik dengan desa tawuran menjadi destinasi wisata dengan hamparan hutan bakau.

"Pengunjungnya rata-rata 1.000 orang per hari sebelum pandemi," tutur Manajer Cafe Laut Semare Ahmad Nauval, Kamis (22/10/2020).

Pengunjung CLS pun benar-benar dimanjakan, tak hanya dengan sajian kuliner makanan laut atau seafood nan sedap menggoyang lidah. Namun juga dengan aktivitas pelesir di laut. Mereka bisa beraktivitas sea boating atau naik perahu keliling pesisir Semare.

Selain itu, mereka juga bisa menikmati sajian makanan dengan melihat aktifitas nelayan setempat melaut. Para nelayan ini mencari kerang dan kupang untuk sajian kuliner khas pesisir, di atas kafe yang terbuat dari kayu ulin.

Keberadaan CLS ini merupakan wujud kolaborasi antara perusahaan minyak dan gas (migas), Husky CNOOC Madura Limited (HCML) dengan pemerintah desa serta dukungan masyarakat.

Sebelum ada kafe, di sana hanya ada jembatan kayu ulin yang dibangun HCML sepanjang 100 meter dan lebar 1,5 meter untuk tempat bersandar perahu nelayan pada 2015.

Lalu, muncul ide dari Kepala Desa Semare Yazid Abdi yang ingin membangun warung apung di sana, karena lokasinya indah untuk menikmati senja dan fajar.

Pada tahun 2018, pemerintah desa pun mulai membangun joglo berukuran 200 meter persegi yang menjorok di atas laut. Sementara jembatan dari kayu ulin tadi yang dibangun HCML menjadi akses masuk menuju joglo tersebut.

Dalam perkembangan selanjutnya, ternyata joglo saja tak cukup untuk memperoleh nilai tambah bagi pemerintah dan masyarakat desa. Saat itu, joglo tak bisa dikembangkan menjadi warung dengan pendanaan dari badan usaha milik desa (Bumdes), karena membutuhkan payung hukum peraturan bupati. Maka, awal 2019, sejumlah perwakilan pemuda dan pemerintah desa berdiskusi dengan HCML untuk tentang peluang pengembangan joglo tersebut.

HCML pun kemudian pada Juli 2019 memfasilitasi pengurus Bumdes Semare Mandiri Sejahtera dan sejumlah perwakilan pemuda untuk mendapat pelatihan selama tiga hari. "Manajemen dulu diperbaiki. Kalau manajemen bagus, kami percaya bisa mengembangkan usaha ini," kata Direktur Utama Bumdes, Muhammad Samian.

Manager Regional Office HCML, Hamim Tohari mengatakan, pihaknya memfasilitasi pelatihan bagi kelompok sadar wisata (pokdarwis) dan peningkatan kapasitas manajerial di tim manajemen CLS. Peningkatan kapasitas ini sangat penting, mengingat CLS diharapkan bisa menjadi lumbung peningkatan perekonomian masyarakat Desa Semare. Kafe ini pun didirikan dengan payung hukum Peraturan Desa Semare Nomor 5 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Wisata Desa.

Kafe ini, menurut Hamim, bertujuan tiga hal. "Pertama, meningkatkan perekonomian desa. Kedua, mengurangi angka pengangguran, dan terakhir, memanfaatkan potensi laut Desa Semare," katanya.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Santri Berperan Mengenalkan Budaya Indonesia Lewat Sarung

Sarung Atlas menjadi identitas sekaligus melestarikan nilai budaya Indonesia di Mancanegara.

GAYA HIDUP | 22 Oktober 2020

Di Masa Pandemi, Toko Perhiasan Masifkan Penjualan Online

Membeli perhiasan atau berlian saat ini dapat menjadi investasi bagi masyarakat di masa mendatang.

GAYA HIDUP | 21 Oktober 2020

Patuhi Protokol Kesehatan, Inilah Tip Tetap Cantik Bermasker

Patuhi protokol kesehatan, inilah tip cantik bermasker untuk kaum hawa.

GAYA HIDUP | 22 Oktober 2020

Mengenang Barli Asmara di Jakarta Fashion Week 2021

Perhelatan mode tahunan Jakarta Fashion Week 2021 mempersembahkan pergelaran khusus untuk mengenang desainer muda Barli Asmara.

GAYA HIDUP | 22 Oktober 2020

Kualitas dan Inovasi Jadi Kunci Obaby Indonesia Hadapi Persaingan

Hingga saat ini Obaby Indonesia sudah menyediakan lebih dari 22 seri yang berbeda, yang terdiri dari 80 produk baju bayi dengan desain gambar yang ciamik.

GAYA HIDUP | 22 Oktober 2020

Perluas Pasar, Dear Me Beauty Gandeng Shopee

Dear Me Beauty sebagai brand kecantikan lokal, konsisten mempercantik penampilan wanita Indonesia.

GAYA HIDUP | 22 Oktober 2020

5 Wisata Alam Bantul dengan Panorama Indah

Di antaranya adalah Hutan Pinus Mangunan dan Persawahan Sukorame.

GAYA HIDUP | 21 Oktober 2020

Memasak Mudah dengan Panci Thermal

Pandemi Covid-19 mendorong orang-orang mulai kembali ke dapur untuk memasak makanan sendiri.

GAYA HIDUP | 21 Oktober 2020

Pelaku Wisata dan Hotel Tawarkan Liburan dengan Protokol Kesehatan

Pelaku wisata dan hotel menawarkan liburan dengan protokol kesehatan.

GAYA HIDUP | 20 Oktober 2020

Hindari Klaster Baru, Masyarakat Libur Panjang dengan Protokol 3M

Antisipasi klaster baru Covid-19 saat libur panjang, epidemiologi menyarankan masyarakat jauhi tempat wisata yang ramai.

GAYA HIDUP | 20 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS