Musisi dan Pencipta Lagu Diajak Simpan Karyanya di Perpusnas
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Musisi dan Pencipta Lagu Diajak Simpan Karyanya di Perpusnas

Kamis, 2 Juli 2020 | 15:26 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Musisi dan pencipta lagu di Indonesia diajak untuk menyimpan karyanya di Perpustakaan Nasional (Perpusnas). Melalui Undang-undang (UU) Nomor 13 Tahun 2018 tentang Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam (SSKCKR), Perpusnas diamanatkan untuk menghimpun karya rekam anak bangsa. Para musisi dan pencipta lagu bisa menyimpan karyanya di Perpusnas melalui aplikasi yang dikembangkan Perpusnas, e-deposit.

Hal ini diungkapkan Kepala Perpusnas Muhammad Syarif Bando saat membuka webinar antara Perpusnas dengan Lembaga Manajemen Kolektif Persatuan Artis Penyanyi Pencipta Lagu dan Pemusik Republik Indonesia (LMK PAPPRI) dan Federasi Serikat Musik Indonesia (Fesmi), di Gedung Perpusnas, Jakarta, Rabu (1/7/2020).

Baca Juga: MTV Music Award 2020 Tetap Digelar

Syarif Bando menyatakan, semua karya rekam tersebut menjadi bukti karya-karya luar biasa anak bangsa dari zaman ke zaman. "Tidak hanya disimpan, seluruh karya rekam yang diserahkan juga akan dipromosikan untuk didayagunakan masyarakat. Salah satunya diperdengarkan melalui aplikasi pihak ketiga," jelasnya.

Syarif Bando berharap, karya rekam yang diserahkan meliputi berbagai genre lintas zaman, termasuk musik tradisional, sehingga bisa didengar seluruh masyarakat Indonesia, bahkan hingga dunia. Terkait hak ekonomi atau royalti dari karya rekam musisi dan pencipta lagu tersebut, Perpusnas siap memfasilitasinya.

"UU Nomor 13 tahun 2018 memandatori harus ada di sini (Perpusnas), dan tugas saya hanya memberi keuntungan kepada para pencipta lagu dan musisi yang telah menyimpan karyanya di Perpusnas. Bagaimana kesepakatannya? Silakan dibuat, dibikin perjanjiannya, dan para pencipta lagu silakan. Sehingga Perpusnas berfungsi sebagai media untuk mempertemukan antara pemilik aplikasi, pencipta lagu, dan masyarakat dunia bisa menikmati musik-musik Indonesia,” jelasnya.

Melalui hal ini, lanjut Syarif Bando, masyarakat dunia akan mengenal Indonesia melalui musik. Terlebih, musik merupakan alat diplomasi yang sangat baik antarmanusia. Tugas Perpusnas adalah menampilkan esensi musik Indonesia kepada masyarakat dunia.

BACA JUGA

Baru

"Fasilitas hak ekonomi atas karya rekam tersebut, menunjukkan secara tidak langsung Perpusnas berkontribusi dalam membantu pemulihan ekonomi masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19. Ini adalah langkah luar biasa yang kita hadapi untuk memulihkan ekonomi masyarakat khususnya di bidang musik Indonesia," tandas Syarif Bando.

Ketua LMK PAPPRI, Dwiki Darmawan, mengapresiasi pelaksanaan UU Nomor 13 Tahun 2018 dan akan menyosialisasikan kepada sesama pencipta lagu. Melalui penyimpanan karya rekam para musisi dan pencipta lagu, hasil budaya umat manusia, karya cipta, dan hasil interaksi budaya tersedia di Perpusnas.

"Salah satu yang seringkali diperlukan publik terutama di dunia akademis itu adalah sebuah riset. Biasanya sebelum ada UU ini, kesadaran untuk menyerahkan karyanya ke perpustakaan daerah dan nasional ini rendah sekali. Sehingga sangat sulit untuk mencari bahan atau data berkaitan dengan perkembangan musik,” jelas Dwiki.

Sementara itu, Ketua Fesmi, Candra Darusman, mengatakan, pihaknya akan mengajak rekan musisi dan pencipta lagu untuk mendukung UU Nomor 13 Tahun 2018. Fesmi sendiri mengupayakan hak profesi seniman musik agar sejajar dengan profesi lainnya di bidang luar musik.

"Saat ini, ada sekitar 15 juta pekerja seni di Indonesia. Mereka ini bekerja secara freelancer di mana menurut undang-undang merupakan pekerja bukan penerima upah. Mereka ini terkendala mendapatkan jaminan sosial sehingga salah satu program dari Fesmi membuat program advokasi agar hak-hak jaminan sosial ekonomi ini bisa didapatkan oleh mereka yang bekerja bukan sebagai karyawan," tandas Candra Darusman.



Sumber:BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Syifa Hadju Menikmati Peran Petualang

Aktris pendatang baru, Syifa Haju mengaku sangat menikmati peran dalam film horor Jailangkung 3.

HIBURAN | 1 Juli 2020

MTV Music Award 2020 Tetap Digelar

MTV Video Music Awards (VMA) tetap digelar secara fisik pada 30 Agustus 2020.

HIBURAN | 1 Juli 2020

Video "How You Like That" BlackPink Torehkan Tiga Rekor Baru Guinness World

Girl group K-Pop, Blackpink, menorehkan tiga rekor baru Guinness World Records lewat video lagu terbaru "How You Like That" yang dirilis pada 26 Juni 2020.

HIBURAN | 30 Juni 2020

Crazy Rich Sahabat Raffi Ahmad Ternyata Memulai Usaha dari Bawah

Pada usianya yang baru menginjak 31 tahun, dia menuai kesuksesan luar biasa.

HIBURAN | 29 Juni 2020

Ini Jawaban Adele soal Perilisan Album Keempat

Album keempat Adele sempat dikabarkan akan dirilis pada bulan September tahun ini.

HIBURAN | 29 Juni 2020

Inilh Siasat Promosi Film Lebih Kreatif Selama Pandemi

Selama pandemi, industri perfilman di Indonesia terpaksa menghentikan sementara kegiatan produksi dan juga penayangan film pada 2.051 layar bioskop.

HIBURAN | 27 Juni 2020

Humba Dreams Pertama Kalinya Tayang Perdana di Netflix

Film terbaru garapan Riri Riza bertajuk Humba Dreams tayang perdana pada 9 Juli 2020.

HIBURAN | 28 Juni 2020

Serial Sembilan dan Do[s]a Angkat Tema Keberagaman Nusantara

Serial kolaborasi Indonesia dan Malaysia melibatkan penulis naskah terkenal .

HIBURAN | 28 Juni 2020

Anggun Masuk Top 100 Artis Favorit Prancis

Penyanyi Anggun kembali membuat sejarah musik Indonesia dengan menjadi artis kelahiran Indonesia yang pertama dan bahkan merupakan artis pertama dari Asia yang masuk peringkat 100 artis favorit masyarakat Prancis.

HIBURAN | 28 Juni 2020

Kolaborasi Malaysia dan Indonesia Hadirkan Dua Serial Film Berkualitas

Dua film serial kolaborasi antara Indonesia dan Malaysia kembali hadir di platform video on demand.

HIBURAN | 28 Juni 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS