Angka Kematian Ibu Melahirkan di Sultra Meningkat
INDEX

BISNIS-27 448.146 (0.31)   |   COMPOSITE 5091.82 (20.37)   |   DBX 966.643 (7.34)   |   I-GRADE 139.941 (-0.23)   |   IDX30 428.154 (0.15)   |   IDX80 113.358 (0.41)   |   IDXBUMN20 291.199 (0.73)   |   IDXG30 119.599 (-0.42)   |   IDXHIDIV20 379.423 (-0.2)   |   IDXQ30 124.629 (0.03)   |   IDXSMC-COM 218.961 (1.24)   |   IDXSMC-LIQ 257.997 (1.39)   |   IDXV30 107.251 (0.23)   |   INFOBANK15 832.7 (-1.05)   |   Investor33 373.408 (0.72)   |   ISSI 150.953 (0.22)   |   JII 549.986 (0.88)   |   JII70 187.543 (0.51)   |   KOMPAS100 1019.5 (2.84)   |   LQ45 788.563 (1.25)   |   MBX 1407.83 (4.87)   |   MNC36 279.661 (0.67)   |   PEFINDO25 277.129 (5.34)   |   SMInfra18 242.149 (-0.57)   |   SRI-KEHATI 316.134 (0.38)   |  

Angka Kematian Ibu Melahirkan di Sultra Meningkat

Minggu, 19 Februari 2017 | 17:17 WIB
Oleh : FER

Kendari - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sulawesi Tenggara (Sulteng), dr Asrum Tombili, mengatakan, angka kematian ibu melahirkan di daerah itu tahun 2016 meningkat dari tahun sebelumnya.

"Selama tahun 2016 sebanyak 74 kasus ditemukan ibu mati melahirkan. sedangkan kematian ibu melahirkan tahun 2015 hanya 57 kasus," kata Asrum Tombili di Kendari, Minggu (19/2).

Ia mengatakan, dari 74 kasus kematian ibu yang dilaporkan tersebut, dua kasus kematian di klinik dokter, 42 kasus meninggal di rumah sakit, 17 kasus meninggal di rumah.

"Kemudian lima kasus meninggal di puskesmas dan delapan kasus meninggal dalam perjalanan. Penyebab utama kematian karena perdarahan," katanya.

Ia menyebutkan kasus terbanyak di Konawe Selatan sebanyak 10 kasus, Buton Tengah tujuh kasus, Konawe dan kolaka Utara masing-masing enam kasus, Baubau, Bombana dan Kolaka masing-masing lima kasus.

Selanjutnya, Konawe Utara empat kasus, Muna, Wakatobu, Buton Utara, Kendari, Kolaka Timur, Buton Selatan dan Muna barat masing-masing tiga kasus.

"Sedangkan Buton dan Konawe kepulauan masing-masing dua kasus dan satu kasus," katanya.

Menurut Asrum, faktor kematian ibu dan bayi salah satunya akibat pengetahuan ibu hamil kurang, sehingga pada saat persalinan banyak terjadi pendarahan menyebabkan kematian.

"Ditambah lagi, ada pula ibu hamil malas memeriksa kandungan ke bidan atau dokter. Hal ini mengakibatkan tidak diketahui kondisi kesehatan janin dalam kandungan," katanya. (KR-SPR) Ridwan Chaidir



Sumber:ANTARA


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Dinkes: 14 Warga Jambi Meninggal akibat DBD

Dinas Kesehatan Provinsi Jambi menyebutkan, sebanyak 14 warga di provinsi itu meninggal dunia akibat wabah demam berdarah dengue (DBD) selama tahun 2016.

KESEHATAN | 19 Februari 2017

Rencana NTT Bebas Malaria Tahun 2023 Butuh Dukungan Semua Pihak

Target secara nasional adalah tahun 2030 bebas malaria, di NTT ditargetkan pada tahun 2023 bebas malaria.

KESEHATAN | 19 Februari 2017

Peringati Bulan K3, Cargill Gelar Donor Darah

Untuk memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di Februari 2017 ini, Cargill menggelar program donor darah

KESEHATAN | 17 Februari 2017

BPOM NTT Sita Kosmetik Mengandung Merkuri di Kota Kupang

BPOM Nusa Tenggara Timur (NTT) berhasil menyita sejumlah kosmetik yang mengandung bahan kimia berbahaya atau merkuri.

KESEHATAN | 17 Februari 2017

BPJS Kesehatan Apresiasi Cakupan Kesehatan Semesta di Sumbawa Barat

Sumbawa adalah kabupaten pertama di Provinsi NTB yang mendeklarasikan jaminan kesehatan menyeluruh

KESEHATAN | 17 Februari 2017

Mochtar Riady: Tetap Sehat Meski dengan Penyakit Jantung

"Kalau kita menderita penyakit dan menganggapnya beban atau selalu takut, maka kita malah tambah sakit," kata Mochtar.

KESEHATAN | 14 Februari 2017

Siloam Resmikan Klinik Penanganan Terpadu Gagal Jantung

Membantu mengajarkan kepada pasien tentang kondisi gagal jantung.

KESEHATAN | 14 Februari 2017

Cedera Ligamen Tak Perlu Jadi Momok untuk Atlet

Banyak atlet nasional dikatakan Dr Febry terhenti kariernya di dunia olahraga setelah mengalami cedera ligamen.

KESEHATAN | 14 Februari 2017

Peduli Kesehatan Mata Anak, Panasonic Bagikan Kaca Mata Gratis

Sekitar 10 persen dari 66 juta anak usia sekolah di Indonesia mengalami gangguan mata.

KESEHATAN | 14 Februari 2017

Deteksi Dini, Kunci Utama Perempuan Mencegah Penyakit Kanker

Kanker payudara menempati peringkat teratas.

KESEHATAN | 9 Februari 2017


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS