Simpan Darah Tali Pusat sebagai Investasi Biologis
INDEX

BISNIS-27 448.028 (-0.11)   |   COMPOSITE 5099.84 (-3.39)   |   DBX 964.111 (2.27)   |   I-GRADE 139.821 (-0.42)   |   IDX30 426.948 (0.39)   |   IDX80 113.317 (0.11)   |   IDXBUMN20 291.67 (1.28)   |   IDXG30 118.931 (0.18)   |   IDXHIDIV20 379.8 (-0.77)   |   IDXQ30 124.715 (-0.33)   |   IDXSMC-COM 219.701 (0.45)   |   IDXSMC-LIQ 255.871 (2.67)   |   IDXV30 106.644 (1.52)   |   INFOBANK15 836.821 (-6.19)   |   Investor33 373.706 (-0.97)   |   ISSI 150.561 (0.36)   |   JII 547.285 (1.18)   |   JII70 187.054 (0.33)   |   KOMPAS100 1020.57 (-1.1)   |   LQ45 786.439 (0.76)   |   MBX 1410.93 (-1.57)   |   MNC36 280.006 (-0.59)   |   PEFINDO25 280.13 (0.18)   |   SMInfra18 241.99 (-0.13)   |   SRI-KEHATI 316.197 (-0.37)   |  

Simpan Darah Tali Pusat sebagai Investasi Biologis

Senin, 27 Februari 2017 | 16:23 WIB
Oleh : Indah Handayani / FER

Jakarta - Banyak penelitian yang mengungkapkan manfaat darah tali pusat sebagai alternatif sumber sel punca yang sampai saat ini dapat digunakan dalam pengobatan lebih dari 85 jenis penyakit seperti Leukemia, Anemia Aplastik dan Thalasemia. Tak heran apaila peyimpanan darah dali pusat sangat penting dilakukan sebagai investasi biologis.

Dokter spesialis kebidanan dan penyakit kandungan dari Rumah Sakit Mitra Keluarga Kelapa Gading, dr Boy Abidin, SpOG (K), menjelaskan, selama kehamilan, sirkulasi nutrisi dari Ibu ke Janin terjadi melalui plasenta dan tali pusat, dimana setelah bayi di lahirkan tali pusat biasanya dikubur bahkan dibuang. Padahal tali pusat memiliki potensi yang dapat dimanfaatkan dalam terapi berbagai penyakit.

"Oleh karena itu, darah tali pusat dan tali pusat bayi Anda perlu disimpan karena peneliti menemukan banyak manfaat yang tersimpan pada darah tali pusat sebagai alternatif sumber sel punca yang sampai saat ini dapat digunakan dalam pengobatan," kata dr Boy dalam keterangan pers yang diterima, Senin (27/2).

Menurut dr Boy, ada beberapa jenis sel punca yang bisa diperoleh dari darah dan tali pusat yang masing-masing memiliki kelebihan. Sel punca dari darah tali pusat disebut sel punca Hematopoetik yang digunakan untuk membantu terapi pengobatan kelainan darah seperti Leukemia, Anemia akibat kegagalan sumsum tulang dan Thalasemia.

"Sedangkan tali pusat mengandung sel punca Mesenkimal dan sel punca Epitelial yang saat ini sedang diteliti untuk membantu terapi pengobatan jaringan yang rusak seperti pada kasus diabetes, stroke dan gagal jantung," jelasnya.

Dr Boy menambahkan, tali pusat yang disimpan tidak dalam bentuk kering seperti yang mungkin masyarakat ketahui pada umumnya. Satu-satunya waktu yang tepat untuk menyimpan darah tali pusat dan tali pusat adalah ketika bayi dilahirkan, dimana darah tali pusatnya masih segar dan mengalir. Tidak hanya dapat digunakan oleh pemilik tali pusat, namun sel punca dari darah tali pusat dapat digunakan oleh Saudara kandung, Ayah, Ibu, Kakek dan Neneknya selama memiliki kecocokan HLA (Human Leucosyt Antigen).

"Pada saat itu jutaan sel punca pada darah tali pusat akan di masukkan ke tempat khusus oleh dokter dan nantinya akan di proses di laboratorium oleh bank penyimpanan darah tali pusat," jelasnya.

Sementara itu, Medical Advisor Cordlife, dr Meriana Virtin, mengatakan, sel punca darah tali pusat ini dapat dipakai oleh anggota keluarga dengan kemungkinan kecocokan sampai 40 persen.

"Darah tali pusat diproses dengan mesin Sepax 2 untuk mendapatkan sel punca sebanyak mungkin yang kemudian di simpan dalam tangki dengan nitrogen cair pada suhu -196 derajat celcius," jelas dr Meriana.

Menurut data, lanjut dia, sel punca darah tali pusat ini dapat tetap baik meskipun sudah disimpan berpuluh-puluh tahun.

"Data terakhir melaporkan bahwa sel punca darah tali pusat masih tetap dapat digunakan setelah disimpan selama 23 tahun lebih," ujar dr Meriana.

Dr Meriana menambahkan, penyimpanan darah tali pusat tidak boleh dianggap remeh. Bank penyimpanan darah tali pusat haruslah merupakan bank terpercaya dan memiliki ijin. Untuk memastikan darah tali pusat bayi yang disimpan aman untuk digunakan terapi pengobatan bila diperlukan.

"Kami sebagai bank penyimpanan darah tali pusat pertama di Indonesia sejak tahun 2003 telah mengantongi Izin Operasional dari Kementerian Kesehatan dan telah dipercaya oleh lebih dari 300.000 keluarga di Asia," tambahnya.



Sumber:Investor Daily


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Danone Indonesia Peduli Masalah Gizi dan Lingkungan

Pada tahun ini banyak sekali kegiatan dan inisiatif yang dilakukan kelompok usaha Danone di Indonesia.

KESEHATAN | 27 Februari 2017

5 Perusahaan Rokok Sengaja Pasang Iklan di Sekitar Sekolah

"Bukan suatu kebetulan bila iklan rokok banyak ditemui di sekitar sekolah," kata Lisda Sundari.

KESEHATAN | 26 Februari 2017

Kepungan Iklan Rokok Masif di Sekolah

Sekitar 46 persen remaja berpendapat bahwa iklan rokok memengaruhi mereka untuk mulai merokok.

KESEHATAN | 25 Februari 2017

Lindungi Anak Sekolah dari Reklame Rokok

Terdapat 61 merek rokok yang memasang iklan dan reklame dengan berbagai media di 242 sekolah.

KESEHATAN | 24 Februari 2017

8.010 Warga Penerima KIS Dibatalkan Dinsos Bengkulu

Sebanyak 8.010 dari 671.402 warga penerima Kartu Indonesia Sehat (KIS) di Provinsi Bengkulu, dibatalkan Dinas Sosial (Dinsos) setempat.

KESEHATAN | 24 Februari 2017

Menko PMK: BPNT Komitmen Pemerintah Kurangi Beban Rakyat

Pada tahap awal, bahan pangan yang bisa dibeli dengan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) adalah beras dan gula, serta akan dilanjutkan dengan minyak dan telur.

KESEHATAN | 23 Februari 2017

Menko PMK Ajak Aparatur Negara Memulai Hidup Sehat

Menurut Indeks Kesehatan Nasional 2016, jumlah penderita hipertensi di Indonesia meningkat dari 25,8% pada 2013 menjadi 30,9% pada 2016.

KESEHATAN | 22 Februari 2017

Rumah Sakit Internasional di Teluk Ambon

Rumah sakit di Maluku terhitung minim. Di seluruh Maluku hanya ada 15 rumah sakit pemerintah, dua di antaranya di Ambon.

KESEHATAN | 20 Februari 2017

Leukemia, Kanker Tertinggi Diderita Anak

Kanker pada anak lebih sulit diketahui.

KESEHATAN | 20 Februari 2017

Angka Kematian Ibu Melahirkan di Sultra Meningkat

Penyebab utama kematian karena perdarahan.

KESEHATAN | 19 Februari 2017


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS