Ini Alasan Pentingnya Pemenuhan Zat Gizi Mikro
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Ini Alasan Pentingnya Pemenuhan Zat Gizi Mikro

Selasa, 18 September 2018 | 15:57 WIB
Oleh : Indah Handayani / FER

Jakarta - Walau hanya dibutuhkan tubuh dalam jumlah yang sedikit, pemenuhan zat gizi mikro sangatlah penting. Sebab, kekurangan zat gizi mikro secara kronis akan berdampak pada kesehatan, mulai dari stunting hingga mengurangi daya saing sebuah negara akibat hilangnya generasi yang sehat.

Direktur Nutrition International (NI) Indonesia, Sri Kusyuniati, mengatakan, pemenuhan gizi mikro tidak kalah penting dengan pendidikan dan peningkatan ekonomi dalam pemenuhan kebutuhan hidup. Memang tidak terlihat secara nyata, tetapi kekurangan zat gizi mikro dapat menimbulkan dampak serius. Hal itu dikarenakan berkembang konsep yang kurang benar tentang zat gizi mikro.

"Publik tahunya persoalan stunting dan kurang asupan zat gizi makro, padahal kekurangan zat mikro seperti zat besi dan asam folat juga berkontribusi terhadap persoalan stunting," ungkp dia di acara media gathering Intervensi Gizi Spesifik Dalam Upaya pencegahan Stunting di Jakarta, Selasa (18/9).

Sri menambahkan kekurangn gizi mikro yang kerap dialami adalah vitamin A, iodium, dan Zinc. Untuk vitamin A sebanyak 33 persen anak di negara berkembang mendapatkan asupan vitamin A terlalu sedikit. Sedangkan 38 juta anak mengalami defisiensi iodium. 18 juta di antara mereka mengalami gangguan mental. Sementara, 40 persen anak di negata berkembang mengalami anemia karena difisiensi zat besi atau zinc.

Lebih lanjut Sri mengatakan sebagian besar masyarakat beranggapan kekurangan vitamin A hanya menyebabkan rabun senja, padahal masalah yang lebih mendasar adalah meningkatkan ketahanan tubuh. Publik hanya mengetahui kekurangan iodium hanya menyebabkan gondok, padahal lebih serius lagi adalah penurunan kesehatan mental, kecerdasan dan stunting.

"Publik tidak mengetahui perlunya zinc. Padahal, oralit bersama zinc sangat penting untuk mengurangi keparahan dan menghentikan diare," paparnya.

Untuk itu, Sri mengatakan pihaknya bersama dengan Kementerian Kesehatan (Kemkes) membantu meningkatkan derajat kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia, khususnya anak-anak, remaja putri dan para ibu. Secara langsung NI membantu pemenuhan suplemen kapsul vitamin A bagi anak-anak, membantu meningkatkan penggunaan zinc bersama oralit osmolaritas rendah sebagai terapi dalam pengobatan diare balita. Serta, meningkatkan jumlah rumah tangga mengonsumsi garam beryodium.

"Kami juga meningkatkan jumlah perempuan dalam mengonsumsi suplemen zat besi dan asam folat secara rutin dan mendukung fortifikasi tepung terigu," tutup dia.



Sumber:Investor Daily


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Mau Gigi Cantik dan Sehat? Berikut Tipsnya!

Bagaimana tips untuk mendapatkan gigi yang tak sekadar cantik tapi juga sehat?

KESEHATAN | 18 September 2018

Kemkes Lakukan Pendataan Ketat Waspadai Malaria di Lombok

Seusai gempa bumi yang mengguncang Lombok beberapa waktu lalu, telah terjadi peningkatan kasus malaria.

NASIONAL | 18 September 2018

Optimalkan Dana Desa untuk Atasi Stunting

Dana desa bisa dimanfaatkan untuk membangun infrastruktur dasar di desa, seperti air bersih, MCK, akses ke posyandu dan puskesmas.

KESEHATAN | 18 September 2018

Pemda Harus Aktif Atasi Stunting

Inisiatif intervensi pencegahan stunting harus datang dari pemda yang paling mengetahui kondisi masyarakat hingga ke lingkup terkecil.

KESEHATAN | 18 September 2018

Kerugian Akibat Stunting Mencapai Rp 300 Triliun

Stunting tidak hanya persoalan kesehatan, tetapi juga menyangkut pembangunan manusia, karena menyumbang generasi yang kurang berdaya saing.

KESEHATAN | 18 September 2018

BPJS Kesehatan: Anggaran Rp 4,9 T Tak Cukup Bayar Utang

Anggaran ini habis dalam sehari untuk membayar utang ke rumah sakit yang sudah jatuh tempo Rp 7,3 triliun.

KESEHATAN | 17 September 2018

Pembayaran Klaim Tertunggak, tetapi Pelayanan Berjalan

Meski klaim belum dibayar BPJS Kesehatan, sejumlah rumah sakit tetap berkonsentrasi memberi pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

KESEHATAN | 16 September 2018

Hingga Mei, BPJS Kesehatan Tunggak Rp 4,2 T

Tunggakan BPJS Kesehatan mengganggu suplai obat dan kekosongan obat di fasilitas kesehatan menjadi ancaman di depan mata.

KESEHATAN | 16 September 2018

Pemerintah Berkomitmen Tutup Defisit BPJS Kesehatan

Kementerian Keuangan harus bisa lebih cepat mencairkan dana talangan bagi BPJS Kesehatan.

KESEHATAN | 16 September 2018

Kampanye Nasional Cegah Stunting Didukung Kalangan Swasta

Pemerintah resmi memulai Kampanye Nasional Pencegahan Stunting, Minggu (16/9)

KESEHATAN | 16 September 2018


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS