Kalbe dan IDI Kembangkan Penelitian Kedokteran di Indonesia
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Kalbe dan IDI Kembangkan Penelitian Kedokteran di Indonesia

Sabtu, 8 Desember 2018 | 15:04 WIB
Oleh : Indah Handayani / FER

Jakarta - PT Kalbe Farma Tbk melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) untuk mendukung dan berpartisipasi dalam penyelenggaraan Lembaga Penelitian yang dibentuk PB IDI periode 2018-2021.

Kalbe rencananya akan mendukung aktivitas lembaga penelitian ini antara lain meliputi kerja sama pengembangan jurnal penelitian, pemberian penghargaan bagi proposal dan hasil penelitian kesehatan terbaik bagi dokter di Indonesia serta dukungan program penelitian lainnya.

Direktur PT Kalbe Farma Tbk, dr Michael Bujung Nugroho, mengatakan, pihaknya menyambut baik serta mendukung terbentuknya lembaga penelitian IDI. Melalui kerja sama ini, diharapkan perusahaan dapat berkontribusi nyata dalam memperkaya penelitian bidang kesehatan.

"Kerja sama ini sekaligus memperkuat kolaborasi antara akademisi, bisnis dan pemerintah," ungkap dr Michael dalam keterangan pers yang diterima Sabtu (8/12).

Sementara itu, Ketua Umum Pengurus Besar IDI periode 2018-2021, dr Daeng M Faqih SH MH, mengatakan, saat ini teknologi pelayan kesehatan dan kedokteran mengalami kemajuan, dan dipacu untuk berkompetisi. Untuk itu, IDI merasa perlu melakukan inisiasi membentuk lembaga penelitian untuk mengembangkan penelitian di dunia kedokteran.

"Kami menyadari bahwa kita tidak bisa melakukan sendiri, harus melakukan kolaborasi, termasuk salah satunya bekerja sama dengan Kalbe," paparnya.

Ketua Lembaga Penelitian IDI, dr Marhaen Hardjo M Biomed PhD, menjelaskan, melalui lembaga penelitian ini, IDI akan memberikan warna baru dalam perkembangan riset di tanah air. Ruang lingkup penelitian lembaga ini antara lain terkait pelayanan kedokteran serta memberikan dukungan terhadap pelayanan (clinical decision support).

Lembaga penelitian bertujuan meningkatkan kompetensi pelayanan kedokteran, mengejar ketertinggalan penguasaan teknologi kedokteran, mengembangkan inovasi pelayanan kedokteran, meningkatkan daya saing dan mengangkat marwah dokter Indonesia serta mengupayakan penggunaan hasil riset sebagai dasar pengambilan kebijakan dalam sektor kesehatan.

"Lembaga penelitian IDI ini juga memiliki visi menjadi lembaga riset terkemuka pada era industri 4.0, dengan misi Convergent Thinking, Big Data, Precision Medicine," jelas dr Marhaen.

Selain dukungan kepada lembaga penelitian IDI, dr Michael menambahkan, Kalbe juga bekerja sama dengan Kementerian Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi (Kemristekdikti) dalam hal pemberian dana penelitian di Indonesia melalui program Ristekdikti-Kalbe Science Award. Bantuan dana penelitian ini ditujukan kepada penelitian yang memiliki kesiapan untuk dapat dikomersialisasikan sehingga hasil penelitian tersebut dapat dinikmati oleh masyarakat.

"Kalbe melalui anak perusahaan PT Hexpharm Jaya juga menyelenggarakan HJ Learning Forum yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan wawasan kepada para dokter untuk memahami manajemen klinik terutama klinik pratama agar dapat mendukung program pemerintah (JKN). Kegiatan ini telah dilakukan di berbagai kota di Indonesia," kata dr Michael.



Sumber:Investor Daily


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Melebihi Target, Program Edukasi Gizi Gerakan Nusantara 2018 Sukses Berakhir di Sorong

Upaya penguatan pendidikan gizi berkelanjutan Gerakan Nusantara telah menjangkau 756.405 murid di Sorong, Papua.

KESEHATAN | 7 Desember 2018

Ini Manfaat Aktivitas Fisik Secara Teratur

Kurangnya aktivitas fisik telah menjadi isu kesehatan di Indonesia.

KESEHATAN | 7 Desember 2018

27.000 Peserta di Jakarta Utara Tunggak Iuran BPJSK

Jumlah tunggakan mencapai Rp 23,1 miliar.

KESEHATAN | 7 Desember 2018

Mengenali Gejala Kanker Usus Besar

Wasir bisa menjadi gejala kanker usus besar.

KESEHATAN | 6 Desember 2018

Prevalensi Penderita Kanker Meningkat

Prevalensi kanker meningkat dari 1,4 persen di tahun 2013 menjadi 1,8 persen di 2018.

KESEHATAN | 6 Desember 2018

Konsumen Harus Pahami Keamanan Produk Herbal

Kemkes terus melakukan sosialisasi tentang pentingnya keamanan produk.

KESEHATAN | 6 Desember 2018

Dana Talangan BPJS Kesehatan, Sri Mulyani: Rp 3 T Sudah Dicairkan

Pemerintah kembali mencairkan dana talangan BPJS Kesehatan sebesar Rp 5,2 triliun.

KESEHATAN | 6 Desember 2018

Metode Penanganan Pasien Serangan Jantung Akut

PPCI sebagai tindakan membuka sumbatan pada pembuluh darah koroner.

KESEHATAN | 5 Desember 2018

Pembayaran Klaim Tertunggak, RS Tetap Layani Pasien BPJSK

Manajemen rumah sakit bisa meminjam uang ke bank dengan bunga di bawah 1% per bulan.

KESEHATAN | 5 Desember 2018

Kemkes: Perlu Kolaborasi untuk Tangani AMR di Indonesia

Fokus NAP adalah pengendalian resistensi antimikroba (AMR) di sektor peternakan dan lingkungan.

KESEHATAN | 4 Desember 2018


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS