Kebanyakan Wanita Tidak Sadar Terkena Pipi Chipmunk
INDEX

BISNIS-27 426.538 (11.39)   |   COMPOSITE 4842.76 (103.04)   |   DBX 923.5 (7.76)   |   I-GRADE 127.867 (3.45)   |   IDX30 404.318 (11.17)   |   IDX80 105.647 (2.92)   |   IDXBUMN20 263.312 (10.37)   |   IDXG30 113.239 (2.36)   |   IDXHIDIV20 361.834 (9.72)   |   IDXQ30 118.461 (3.18)   |   IDXSMC-COM 206.934 (3.31)   |   IDXSMC-LIQ 229.9 (5.97)   |   IDXV30 99.778 (3.02)   |   INFOBANK15 760.318 (27.06)   |   Investor33 353.585 (10.19)   |   ISSI 142.238 (2.46)   |   JII 514.346 (9.5)   |   JII70 174.038 (3.75)   |   KOMPAS100 945.162 (25.96)   |   LQ45 740.002 (20.32)   |   MBX 1338.07 (31.05)   |   MNC36 264.409 (7.18)   |   PEFINDO25 251.635 (8.18)   |   SMInfra18 228.656 (4.87)   |   SRI-KEHATI 297.818 (8.93)   |  

Kebanyakan Wanita Tidak Sadar Terkena Pipi Chipmunk

Jumat, 12 Juli 2019 | 16:54 WIB
Oleh : Indah Handayani / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Penyuntikan filler yang instan memang memberikan dampak yang luar biasa bagi kehidupan seseorang. Sayangnya, hal itu dapat menimbulkan efek ketagihan. Bahkan, kebablasan dalam mencari kesempurnaan sampai wajahnya mulai terlihat kepenuhan atau aneh, yang dikenal dengan sebutan Facial Overfilled Syndrome (FOS) atau pipi chipmunk (tupai).

Pendiri Jakarta Aesthetic Clinic (JAC), dr Olivia Ong, mengatakan kebanyakan pasien tidak menyadari perubahan pada wajah mereka karena FOS biasanya berlangsung perlahan-lahan sampai tahunan. Fenomena FOS terjadi karena pasien umumnya memiliki pandangan dua dimensi mengenai wajahnya sendiri seperti yang dilihatnya dalam cermin atau foto. Padahal, kenyataannya wajah adalah struktur empat dimensi dengan banyak lapisan. Dengan pandangan dua dimensi ini pasien berkeliling klinik estetika memenuhi keinginan mereka sendiri, mencari dokter yang mampu menghilangkan garis dan cekungan yang ada dengan filler.

"Mereka terus saja merasa kurang, tidak disadarinya bahwa wajah mulai melebar dan pipinya telah meninggi dengan tidak wajar. Pasien yang Iebih senior umumnya berpikir wajah FOS mereka yang tampak penuh dan turun adalah bagian dari tanda-tanda penuaan wajah yang normal," ungkap dr Olivia di sela media gathering JAC di Jakarta, Jumat (12/7/2019).

Olivia menambahkan sebenarnya FOS bukan hanya terjadi di pipi ataupun bawah mata, pada wajah Asia FOS kerap terjadi di hidung (avatar nose), dagu (witch chin/ pharaoh’s chin), dahi (flowerhorn forehead) sampai bibir (duck lips/sausage lips). Pasien FOS dapat diselamatkan atau kondisinya dapat dikembalikan perlahan-lahan ke arah normal asal filler yang disuntikan sebelumnya berbahan dasar asam hialuronat. FOS dengan derajat tertentu butuh dipulihkan dengan cara operasi.

"Beruntung bagi mereka yang tidak perlu sampai menjalani operasi, selesai perawatan pembetulan wajah, pasien bisa Iangsung kembali beraktifitas Iagi,” ujar Olivia.

Direktur utama sebuah perusahaan sawit, Novrianty H Sibuea, seorang pasien yang sedang dalam perawatan terhadap gejala FOS pada wajahnya di JAC mengungkapkan, kepercayaan dirinya telah kembali sejak wajahnya berangsur menjadi Iebih natural. Kecemasannya terhadap penampilannya kala FOS telah hilang.

"Saya tidak perlu khawatir Iagi terhadap sudut-sudut pengambilan foto ataupun saat hendak tertawa lepas. Perasaan saya sudah terbebaskan, sekarang saya dapat melakukan apapun dengan maksimal," kata Novriaty.



Sumber:Investor Daily


BAGIKAN


BERITA LAINNYA

Sun Life Ajak Generasi Muda Investasi Kesehatan

Sangat penting bagi generasi produktif untuk mengelola kondisi finansialnya.

KESEHATAN | 11 Juli 2019

4 Makanan Ini Bisa Menggantikan Kecanduan Merokok

Empat makanan yang dapat menggantikan kecanduan merokok

KESEHATAN | 11 Juli 2019

Reckitt Benckiser Dukung Kemkes Gencarkan Edukasi Kesehatan

Saat ini tingkat kesadaran masyarakat Indonesia terkait kesehatan dan kebersihan masih rendah, terutama di daerah.

KESEHATAN | 11 Juli 2019

BPJS Kesehatan Belajar Sistem Kolekting Iuran JKN ke NHIS

Seluruh upaya penagihan iuran jaminan kesehatan oleh NHIS telah dilakukan secara elektronik.

KESEHATAN | 10 Juli 2019

Kapsul Rumput Laut Sasar Konsumen Vegetarian

Kapsul rumput laut merupakan satu dari sejumlah inovasi unggulan BPPT.

KESEHATAN | 10 Juli 2019

Camilan Sehat untuk Teman Ngopi

Tiga pilihan camilan sehat untuk menemani Anda ngopi

KESEHATAN | 10 Juli 2019

Peduli Keselamatan Kerja Demi Keluarga

Pengemudi truk tanki merupakan mitra Shell yang juga mendapatkan perhatian dalam hal kesehatan, keselamatan dan keamanan kerja.

KESEHATAN | 10 Juli 2019

PT CKD OTTO Pharmaceuticals Cikarang Produksi 10 Obat Kanker

Tiga jenis obat di antaranya telah diproduksi dan dipasarkan, lima jenis obat lainnya masih menunggu perizinan BPOM.

KESEHATAN | 9 Juli 2019

Pabrik dan Obat Kanker Halal di Cikarang Diresmikan

Kehadiran CKD Pharma dapat meningkatkan ketersediaan obat kanker sekaligus dapat meningkatkan nilai ekspor, terutama di bidang farmasi.

KESEHATAN | 9 Juli 2019

Puskesmas Pamijahan Tetapkan KLB Chikungunya di Bogor

Jumlah warga yang terserang penyakit ini tercatat bertambah hingga mencapai ratusan.

KESEHATAN | 9 Juli 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS