Gaya Hidup Organik di Indonesia Makin Meningkat
INDEX

BISNIS-27 447.461 (-2.16)   |   COMPOSITE 5059.22 (-11.27)   |   DBX 933.73 (-1.4)   |   I-GRADE 135.366 (-0.54)   |   IDX30 427.201 (-2.7)   |   IDX80 111.513 (-0.59)   |   IDXBUMN20 284.629 (-1.96)   |   IDXG30 118.405 (-0.5)   |   IDXHIDIV20 382.903 (-2.17)   |   IDXQ30 125.347 (-0.87)   |   IDXSMC-COM 215.54 (-0.42)   |   IDXSMC-LIQ 243.745 (-1.29)   |   IDXV30 105.043 (-0.28)   |   INFOBANK15 803.622 (-0.35)   |   Investor33 371.182 (-1.16)   |   ISSI 148.056 (-0.55)   |   JII 539.107 (-4.67)   |   JII70 182.679 (-1.26)   |   KOMPAS100 996.599 (-3.79)   |   LQ45 780.316 (-3.88)   |   MBX 1404.61 (-3.28)   |   MNC36 278.843 (-0.77)   |   PEFINDO25 265.576 (-2.55)   |   SMInfra18 242.356 (-2.29)   |   SRI-KEHATI 313.434 (-0.76)   |  

Gaya Hidup Organik di Indonesia Makin Meningkat

Rabu, 4 September 2019 | 16:40 WIB
Oleh : Indah Handayani / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Pertumbuhan pasar organik di Indonesia terus meningkat. Hal ini didorong peningkatan daya beli masyarakat dan alasan hidup lebih sehat. Pertumbuhan pasar organik di Indonesi diperkirakan sekitar 15 persen hingga 20 persen.

Alasan konsumen memilih produk organik menurut riset adalah ingin hidup lebih sehat. Karena ada kelebihan produk organik dibandingkan produk non-organik, yaitu bebas pestisida dan bebas GMO. Selain itu, alasan yang mendorong konsumen beralih ke produk organik adalah isu lingkungan dan kesejahteraan hewan. Jenis produk organik yang sudah banyak tersedia di Indonesia adalah beras, buah dan sayuran, ayam, telur, susu dan yogurt dan produk perkebunan (madu, kopi dan vanila).

Guru Besar Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga Institut Pertanian Bogor (IPB), Prof Dr Ir Ali Khomsan MS, mengatakan, penelitian terhadap susu organik dari sisi kandungan gizi, kandungan susu organik berbeda dengan susu konvensional. Namun laporan lain mengklaim tidak ada perbedaan. Jadi belum ada kesimpulan.

"Ada studi yang mengatakan kadar omega-3 dan omega-6 pada susu organik lebih tinggi, yaitu pada susu yang dihasilkan dari sapi yang mengonsumsi rumput hijau (grass milk). Tetapi untuk gizi makronya (lemak, protein, karbohidrat) tidak ada perbedaan signifikan,” ujar Ali dalam keterangan persnya, Rabu (4/9/2019).

Spesialis Gizi Klinis dari FKUI, Dr Fiastuti Witjaksono, menjelaskan, meningkatnya kesadaran untuk hidup sehat di masyarakat, salah satunya pangan organik, harus dimanfaatkan dengan baik.

"Selama ini konsumen makanan organik kebanyakan pada penderita kanker, atau anak berkebutuhan khusus. Seharusnya makanan organik dikonsumsi untuk tindakan preventif. Makan makanan sehat adalah investasi agar terhindar dari berbagai penyakit kronis," jelas Fiastuti.

Konsultan makanan dan peternakan dari kedutaan Denmark, Erika T Luquin menambaahkan, dibutuhkan waktu 30 tahun dari awal membangun kesadaran tentang organik hingga saat ini di mana produk-produk organik sudah menjadi konsumsi sehari-hari masyarakat Denmark. Denmark termasuk negara pertama yang membuat legislasi tentang produk organik.

"Kuncinya adalah terus berinovasi. Melalui Organic Action Plan, kami mendukung riset, menyediakan program bagi peternak yang ingin mengubah peternakannya dari konvensional menjadi peternakan organik. Targetnya menggandakan area organik, dari tahun 2007 sampai 2020," tandas Erika.



Sumber:Investor Daily


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Cegah Kerusakan Saraf Tepi dengan Senam Neuromove

Senam Neuromove merupakan latihan fisik yang didesain khusus untuk mengaktifkan sel-sel saraf.

KESEHATAN | 3 September 2019

Indonesia Masih Hadapi Masalah Kekurangan Gizi

Masalah kekurangan gizi masih menjadi salah satu isu penting yang dihadapi masyarakat Indonesia.

KESEHATAN | 3 September 2019

Sanksi Penunggak BPJS Kesehatan Dinilai Tak Etis

Sanksi bagi peserta BPJS Kesehatan dikaitkan dengan hak untuk masuk sekolah, ini jelas sudah kelewat batas.

KESEHATAN | 3 September 2019

Audisi Beasiswa Bulutangkis Tak Boleh Eksploitasi Anak

Semua aktivitas audisi tidak boleh menggunakan anak sebagai promosi brand image Djarum.

KESEHATAN | 2 September 2019

Kemkes Tegaskan Tak Ada Lagi Pemberian Obat Kedaluwarsa di Puskesmas

Seluruh fasilitas kesehatan khususnya puskesmas diminta mematuhi SOP pelayanan obat kepada pasien.

KESEHATAN | 1 September 2019

Minim, Kesadaran Masyarakat Lakukan Pemeriksaan Gigi

Masyarakat Indonesia masih banyak yang tidak mengetahui waktu tepat untuk sikat gigi.

KESEHATAN | 1 September 2019

Di Tangan Dokter Ismawati, Pasien Tak Perlu Dirujuk ke Rumah Sakit

Sebanyak 144 penyakit harus bisa diselesaikan di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP), seperti puskesmas dan juga dokter praktik mandiri.

KESEHATAN | 1 September 2019

Fraksi PKS Minta Pemerintah Urungkan Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

Jazuli menilai kunci penyelesaian defisit BPJS Kesehatan bukan dengan menaikkan iuran.

KESEHATAN | 1 September 2019

Rokok Ikut Memicu Kasus Stunting di Indonesia

Rokok sudah menjadi candu dan dianggap normal di desa daerah penelitian. Di daerah ini, merokok di depan anak-anak adalah hal biasa.

KESEHATAN | 31 Agustus 2019

Iuran Naik 100% Atasi Defisit Jangka Panjang

BPJS Kesehatan akan melaksanakan apa pun keputusan pemerintah terkait iuran peserta JKN-KIS.

KESEHATAN | 31 Agustus 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS