Animasi Berperan dalam Pembentukan Karakter Anak
INDEX

BISNIS-27 450.793 (-2.26)   |   COMPOSITE 5144.05 (-15.82)   |   DBX 982.653 (2.46)   |   I-GRADE 141.194 (-0.62)   |   IDX30 430.883 (-2.17)   |   IDX80 114.327 (-0.59)   |   IDXBUMN20 295.098 (-2.05)   |   IDXG30 119.385 (-0.73)   |   IDXHIDIV20 382.257 (-1.97)   |   IDXQ30 125.574 (-0.78)   |   IDXSMC-COM 221.901 (-0.43)   |   IDXSMC-LIQ 259.068 (-1.66)   |   IDXV30 107.621 (-1.14)   |   INFOBANK15 842.759 (-2.22)   |   Investor33 376.322 (-1.83)   |   ISSI 151.265 (-0.8)   |   JII 550.5 (-4.84)   |   JII70 187.95 (-1.54)   |   KOMPAS100 1026.39 (-5.14)   |   LQ45 794.213 (-3.71)   |   MBX 1420.94 (-5.57)   |   MNC36 281.737 (-1.36)   |   PEFINDO25 284.937 (-1.16)   |   SMInfra18 242.709 (-2.12)   |   SRI-KEHATI 318.969 (-1.57)   |  

Animasi Berperan dalam Pembentukan Karakter Anak

Jumat, 4 Oktober 2019 | 15:47 WIB
Oleh : Indah Handayani / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Ternyata, karakter animasi tidak hanya menjadi hiburan semata. Pasalnya, animasi dapat dimanfaatkan sebagai media dalam membantu pembentukan karakter anak.

Psikolog, Putu Andani, M.Psi menjelaskan, karakter animasi dapat menjadi salah satu media untuk mengajarkan dan menanamkan perilaku dengan cara yang menyenangkan, apalagi di era digital seperti saat ini. Karena, ketika anak memasuki masa middle childhood (kurang lebih usia 6-12 tahun), faktor yang mempengaruhi pembentukan karakter anak semakin meluas, bukan hanya orang tua, teman, guru, namun konten atau hiburan yang dikonsumsi juga sangat mempengaruhi.

"Pada kenyataannya, anak-anak menghabiskan rata-rata 2 jam hingga 3 jam per hari untuk menonton konten digital, baik di televisi maupun di internet," ungkap Putu Andani dalam keterangan pers yang diterima Beritasatu.com, Jumat (4/10).

Menurut Putu, untuk membantu anak menginternalisasi karakter positif yang terdapat pada konten animasi seperti kejujuran, empati, optimis, ramah, ceria, inovatif, dan sebagainya, dibutuhkan pendampingan intens dari orang tua, serta tentunya pemenuhan nutrisi harian yang bermanfaat untuk mendukung pertumbuhan otak anak.

"Ketika mendampingi anak menonton konten animasi, orang tua wajib mengetahui alur cerita dan sifat dari setiap karakter secara baik. Sehingga, tetap ada pengawasan, sekaligus menjadi momen diskusi yang mengalir dan interaktif bersama anak,” jelasnya.

Animator Indonesia, Bambang Gunawan Santoso turut berbagi pengalaman tentang bagaimana karakter animasi juga dapat dimanfaatkan untuk memperkenalkan dan membiasakan pola hidup sehat pada anak. Dari segi visual, paduan warna-warna cerah pada konten animasi dapat dimanfaaatkan untuk menarik perhatian anak.

"Tidak kalah penting, pemilihan alur cerita menjadi nyawa sekaligus kendaraan utama, dalam menyampaikan pesan baik yang ingin ditanamkan, agar dapat diterima dengan mudah oleh anak-anak," jelas Bambang.

Head of Ready to Drink Category Frisian Flag Indonesia, Aliah Shalihah, menambahkan, pihaknya memperkenalkan karakter animasi edukatif, yang diberi nama Zuzhu dan Zazha. Terinspirasi dari tetesan susu yang memiliki banyak manfaat kebaikan, duo karakter ini ada di kemasan baru susu cair Frisian Flag Milky yang hadir dalam dua pilihan ukuran (115 ml dan 180 ml).

"Kehadiran karakter animasi ini adalah upaya menanamkan kebiasaan baik sejak dini. Kami berharap kehadiran sosok Zuzhu dan Zazha dapat menjadi alternatif konten edukasi menarik bagi anak, guna menanamkan pesan budi pekerti yang baik, membiasakan pola hidup sehat, sekaligus pengenalan terhadap susu sebagai pilihan minuman sehat dan aman, yang mendukung penerapan gaya hidup sehat sejak dini," pungkas Aliah.



Sumber:Investor Daily


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Ibu Negara Iriana Jokowi Apresiasi Upaya Pecegahan Stunting

Pencegahan stunting merupakan prioritas program nasional dalam rangka menghadirkan sumber daya manusia (SDM) Indonesia unggul dan maju.

KESEHATAN | 3 Oktober 2019

50% Pasien Asing di Malaysia Berasal dari Indonesia

Indonesia menjadi negara penyumbang tertinggi pasien mancanegara di Malaysia.

KESEHATAN | 3 Oktober 2019

Bidik Pasien dari Indonesia, Malaysia Healthcare Gandeng Traveloka

Lebih dari 900.000 pasien dari Indonesian pada 2018 telah menerima perawatan kesehatan di Malaysia.

KESEHATAN | 3 Oktober 2019

34 Juta Peserta PBI Tak Sinkron dengan Data Terpadu

Koordinator Advokasi BPJS Watch, Timboel Siregar, mengatakan ada sekitar 34 juta lebih peserta PBI yang tidak sinkron dengan data terpadu.

NASIONAL | 3 Oktober 2019

Data Tidak Valid, Peserta PBI Langsung Dicoret

Kepala Pusat Data dan Informasi Kementerian Sosial Mirza Pahlevi memastikan peserta PBI yang dicoret karena data mereka tidak valid dan tidak sesuai dengan NIK.

NASIONAL | 3 Oktober 2019

Project Sunrise Gelar Edukasi Kesehatan Ginjal

Pencegahan penyakit ginjal memiliki arti penting untuk menekan insiden penyakit ini yang meningkat tiap tahunnya.

KESEHATAN | 3 Oktober 2019

Ganjar Tegaskan Komitmen Pemprov Jateng Cegah Stunting

Stunting mengakibatkan penurunan kualitas kesehatan dan intelegensi yang sulit diperbaiki jika anak sudah melewati usia dua tahun.

KESEHATAN | 2 Oktober 2019

Anlene Gandeng FORMI Dorong Aksi Germas di Palembang

Kegiatan jalan santai dan lomba senam aerobik bagian dari komitmen Fonterra Brand Indonesia untuk menginspirasi masyarakat Indonesia hidup sehat dan aktif.

KESEHATAN | 2 Oktober 2019

Turunkan Risiko Intoleransi Laktosa dengan Rutin Minum Susu

Menurut pemerhati gizi, dokter Haekal Anshari, tidak lagi rutin minum susu saat usia dewasa ternyata berdampak pada kemunculan intoleransi laktosa.

KESEHATAN | 21 September 2019

Pola Hidup Sehat Turunkan Risiko Penyakit Jantung

Siloam Hospitals edukasi masyarakat terkait penyakit Jantung.  

KESEHATAN | 1 Oktober 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS