Fenomena Crosshijaber Dinilai Akibat Penyimpangan Kejiwaan
INDEX

BISNIS-27 425.322 (6.09)   |   COMPOSITE 4870.04 (50.35)   |   DBX 940.805 (1.85)   |   I-GRADE 127.855 (2.37)   |   IDX30 401.317 (7.13)   |   IDX80 105.56 (1.63)   |   IDXBUMN20 265.398 (5.76)   |   IDXG30 112.997 (2.09)   |   IDXHIDIV20 357.483 (6.45)   |   IDXQ30 117.699 (2.14)   |   IDXSMC-COM 210.149 (1.23)   |   IDXSMC-LIQ 234.599 (2.4)   |   IDXV30 100.238 (0.78)   |   INFOBANK15 757.481 (11.98)   |   Investor33 352.266 (5.41)   |   ISSI 143.81 (1.55)   |   JII 518.901 (6.78)   |   JII70 176.231 (2.41)   |   KOMPAS100 949.983 (13.09)   |   LQ45 737.154 (12.43)   |   MBX 1342.99 (15.59)   |   MNC36 264.429 (3.76)   |   PEFINDO25 260.033 (1.5)   |   SMInfra18 229.972 (4.13)   |   SRI-KEHATI 296.897 (4.83)   |  

Fenomena Crosshijaber Dinilai Akibat Penyimpangan Kejiwaan

Senin, 14 Oktober 2019 | 18:12 WIB
Oleh : FER

Jakarta, Beritasatu.com - Psikolog klinis mengatakan crosshijaber yang berasal dari kata crossdressing yakni aksi mengenakan pakaian yang tidak sesuai dengan jenis kelamin bawaan lahir, merupakan salah satu jenis perilaku yang menyimpang.

"Perilaku ini kalau dalam istilah medis dikenal dengan sebutan transvestisisme yakni perilaku yang sering kali dianggap sebagai suatu penyimpangan yang merupakan gangguan kejiwaan karena adanya keinginan dari seorang laki-laki atau perempuan yang mengenakan pakaian yang biasa dikenakan oleh jenis kelamin sebaliknya," kata psikolog klinis dari RSUD Wangaya, Nena Mawar Sari, seperti dikutip Antara di Jakarta, Senin (14/10/2019).

Biasanya, kata Nena, perilaku transvestisisme berawal dari riwayat seseorang merasa tidak nyaman dengan identitas seksual yang dia miliki akibat adanya trauma di masa lalu.

"Bisa jadi dia dulu mengalami pelecehan seksual sehingga dia merasa kalau memakai baju sebaliknya dia akan merasa nyaman," kata Nena.

Istilah crossdressing tak sama dengan kondisi transgender. Seseorang yang melakukan crossdressing, sebut Nena, bisa saja memiliki tujuan beragam mulai dari penyamaran untuk melakukan tindakan kriminal, hiburan atau ekspresi diri hingga mendapat kepuasan seksual.

"Transvestisisme orientasi seksualnya sama dengan jenis kelamin yang dia miliki. Kalau transgender orientasi seksual dia berbeda dari jenis kelaminnya dan biasanya benar-benar tak mau kembali ke jenis kelamin yang dulu sampai dia melakukan transformasi misalnya dengan terapo hormon atau operasi kelamin," jelas Nena.

Nena menyarankan, jika bertemu dengan orang dengan perilaku transvestisisme, agar tidak panik karena bisa saja orang yang mengenakan pakaian layaknya wanita atau pria tersebut memiliki niat jahat yang bisa membahayakan.

"Kita tidak pernah tahu orang itu niatnya apa, apakah gangguan jiwa murni atau kenapa. Kalau bertemu jangan panik. Tenang saja. Segera pergi dari lokasi itu pelan-pelan dan langsung lapor pada yang berwajib. Masalahnya kita tidak pernah tahu apa motif mereka kan. Bisa saja mereka punya niat kriminal, kalau kita panik teriak-teriak dia bisa kalap yang tadinya cuma mau ambil dompet bisa saja membacok atau apa. Atau orang itu adalah ekshibisionis, di mana kalau kita bereaksi dengan perilakunya dia justru akan terpuaskan," kata Nena.



Sumber:ANTARA


BAGIKAN


BERITA LAINNYA

Danone SN Indonesia Dorong Terciptanya Generasi Sehat

Connie Ang, CEO Danone SN Indonesia menyatakan, misi Danone SN adalah untuk membawa kesehatan ke sebanyak mungkin orang di dunia.

KESEHATAN | 13 Oktober 2019

Daun Dadap, Solusi Kurangi Penggunaan Obat Kimia

EVAPA merupakan salah satu dari 250 produk inovator yang dipamerkan IYIA ke-6.

KESEHATAN | 11 Oktober 2019

DJSN: Beri Sanksi Penunggak Iuran BPJSK

Sanksi administrasi sudah seharusnya melekat pada JKN-KIS untuk menekan potensi moral hazard.

KESEHATAN | 11 Oktober 2019

BPOM Minta Tarik Obat Lambung yang Terkontaminasi

BPOM juga memerintahkan penarikan kembali (recall) seluruh bets produk yang terdeteksi mengandung cemaran NDMA.

KESEHATAN | 11 Oktober 2019

Remaja Perkotaan Rentan Lakukan Percobaan Bunuh Diri

Pada usia remaja, masalah kesehatan yang dominan adalah masalah kesehatan jiwa.

KESEHATAN | 11 Oktober 2019

Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan Tidak Selesaikan Masalah

Penetapan iuran di bawah nilai kewajaran tanpa disertai tanggungjawab pemenuhan selisihnya, merupakan tindakan mencelakai program JKN.

KESEHATAN | 10 Oktober 2019

Cegah Stunting dengan MPASI Buah

Pentingnya pemberian makanan selingan atau snack adalah untuk memastikan agar jumlah asupan dan nutrisi Si Kecil terpenuhi dengan baik.

KESEHATAN | 10 Oktober 2019

Perubahan Gaya Hidup Dorong Peningkatan Penderita Penyakit Jantung

Penyakit jantung menduduki peringkat kedua tertinggi setelah stroke untuk tingkat kematian terbanyak di Indonesia.

KESEHATAN | 10 Oktober 2019

Tak Patuh Bayar Iuran JKN-KIS, Peserta Mandiri Kena Sanksi

Pemerintah menyiapkan Instruksi Presiden (Inpres) yang akan mengatur pemberian sanksi layanan publik kepada peserta JKN-KIS yang menunggak.

KESEHATAN | 10 Oktober 2019

Penderita Penyakit Katastropik Tambah Beban Pembayaran BPJS Kesehatan

Jumlah biaya katastropik pembebanan Januari sampai dengan Desember 2018 sebesar Rp 20,42 triliun dan Januari sampai dengan Mei 2018 sebesar Rp 20 triliun.

KESEHATAN | 10 Oktober 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS