Aktivitas Fisik Jadikan Anak Lebih Bahagia
INDEX

BISNIS-27 447.461 (-6.35)   |   COMPOSITE 5059.22 (-59.86)   |   DBX 933.73 (-7.01)   |   I-GRADE 135.366 (-2.1)   |   IDX30 427.201 (-7.13)   |   IDX80 111.513 (-1.85)   |   IDXBUMN20 284.629 (-6.37)   |   IDXG30 118.405 (-1.6)   |   IDXHIDIV20 382.903 (-6.43)   |   IDXQ30 125.347 (-2.16)   |   IDXSMC-COM 215.54 (-2.56)   |   IDXSMC-LIQ 243.745 (-4.83)   |   IDXV30 105.043 (-1.69)   |   INFOBANK15 803.622 (-8.33)   |   Investor33 371.182 (-4.92)   |   ISSI 148.056 (-1.95)   |   JII 539.107 (-10.07)   |   JII70 182.679 (-3.16)   |   KOMPAS100 996.599 (-14.96)   |   LQ45 780.316 (-12.34)   |   MBX 1404.61 (-17.5)   |   MNC36 278.843 (-3.77)   |   PEFINDO25 265.576 (-5.11)   |   SMInfra18 242.356 (-5.25)   |   SRI-KEHATI 313.434 (-3.93)   |  

Aktivitas Fisik Jadikan Anak Lebih Bahagia

Minggu, 27 Oktober 2019 | 22:11 WIB
Oleh : Dina Manafe / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat berdampak pada menurunnya aktivitas fisik anak-anak. Padahal World Health Organization (WHO) merekomendasikan agar anak berusia 5 tahun hingga 17 tahun beraktivitas fisik minimal 60 menit dalam sehari dan tiga kali dalam seminggu.

Dokter sekaligus pakar parenting, dr Andyda Meliala, mengatakan, aktivitas fisik akan membuat anak merasa lebih bahagia. Sebab aktivitas fisik dapat memicu pertumbuhan otak dan pengeluaran endorphin atau disebut juga hormon kebahagiaan.

Aktifitas fisik merupakan satu dari empat pilar kesehatan yang menurut Andyda penting diperhatikan untuk menjaga daya tahan tubuh, yakni tidur, inteligensi atau sehat pikiran, makan atau asupan yang baik, dan olahraga atau aktivitas fisik.

Untuk aktivitas fisik pada anak-anak usia 5 tahun hingga 17 tahun, menurut Andyda, sebaiknya difokuskan pada tiga hal yakni aerobik, penguatan otot, dan penguatan tulang. Kegiatan aerobik bisa dengan berlari, melompat-lompat, dan menari. Aktivitas aerobik ini dapat meningkatkan kebugaran kardiorespirasi. Sementara aktivitas untuk kekuatan otot ada pada permainan dengan menggunakan alat bermain, tarik-menarik, dan memanjat pohon.

"Sedangkan olahraga untuk kekuatan tulang biasanya berasal dari kegiatan tumbukan seperti berlari, lompat tali, olahraga basket, dan tenis,” kata Andyda pada diskusi kesehatan bertemakan 'Pentingnya Aktivitas Fisik untuk Stimulus Daya Tahan Tubuh Si Kecil Bersama Stimuno”, Jakarta, Sabtu (26/10/2019).

Menurut Andyda, aktivitas fisik membuat antibodi atau sel darah merah akan bersirkulasi lebih cepat, sehingga dapat mendeteksi penyakit lebih awal. Tidak hanya itu, kenaikan singkat suhu tubuh selama dan sesaat setelah aktivitas ini juga dapat mencegah pertumbuhan bakteri. Kenaikan suhu ini dapat membantu tubuh melawan infeksi dengan lebih baik.

Untuk mendorong anak menjalani aktivitas fisik, Andyda menyarankan untuk menjadikannya sebagai gaya hidup. Orang tua bisa mengajak anak diskusi untuk mengetahui aktivitas apa yang bisa dilakukan sehari-hari. Intinya harus ada dukungan yang kuat terhadap ekosistem untuk aktivitas fisik anak, baik di rumah, di sekolah, dan di mana pun.

Untuk mendukung aktifitas fisik anak, Stimuno Timo Land menghadirkan Timo Land School to School. Program ini mengajak anak-anak sekolah dasar yang ada di hampir seluruh kota di Indonesia dan juga event Stimuno Timo Land yang ada di pusat perbelanjaan di Jakarta, Bandung, dan Surabaya, melakukan kompetisi aktivitas fisik.

Kompetisi ini dibagi dua kategori, yakni seni dan olahraga. Kategori seni terdiri dari tari tradisional, tari modern, dan vocal group. Kategori olahraga meliputi free style ball, seni bela diri, dan hula hoop. Final kompetisi akan digelar di bulan Oktober di Jakarta dengan melibatkan sekitar 120 sekolah dasar di area Jabodetabek.



Sumber:Suara Pembaruan


BAGIKAN


BERITA LAINNYA

Kecukupan Nutrisi Bantu Lawan Sel Kanker 


Kecukupan nutrisi sangat penting bagi penderita kanker untuk tetap bertahan.

KESEHATAN | 27 Oktober 2019

Jaga Daya Tahan Tubuh, Perhatikan Empat Pilar Kesehatan Anak

Aktivitas fisik dapat memicu pertumbuhan otak.

KESEHATAN | 27 Oktober 2019

Dermaster Ajak Masyarakat Peduli Kesehatan Sejak Dini

Untuk melayani kebutuhan masyarakat Indonesia, Dermaster juga terus meningkatkan kualitas layanan.

KESEHATAN | 27 Oktober 2019

Menkes Terawan Sebut Gorontalo Tempat Belajar Pertamanya

Terawan memperoleh banyak masukan dan informasi dari kunjungan perdananya ke Provinsi Gorontalo.

KESEHATAN | 27 Oktober 2019

Direktur RSPON: Cegah Stroke dengan Kenadlikan Faktor Risiko

Risiko stroke ada yang bisa dikendalikan dan ada juga yang tidak bisa dikendalikan.

NASIONAL | 26 Oktober 2019

Menkes Terawan Fokuskan Empat Program Prioritas

Terawan berjanji akan tancap gas untuk mengerjakan empat program prioritas sesuai arahan Presiden Jokowi.

KESEHATAN | 25 Oktober 2019

Siloam Hospitals Group Apresiasi Kinerja dan Layanan Sopir Ambulans

Apresiasi yang diberikan dalam bentuk sertifikasi sebagai hasil optimal dalam bekerja.

KESEHATAN | 25 Oktober 2019

Suhu Panas, Masyarakat Diimbau Banyak Minum Air

Masyarakat diimbau untuk memperbanyak minum air guna menjaga suhu tubuh di tengah fenomena suhu panas yang terjadi di sebagian besar wilayah Tanah Air.

KESEHATAN | 25 Oktober 2019

Defisit BPJS Mulai Ganggu Pelayanan Apotek

Selama ini nominal iuran yang berlaku besarannya tidak sebesar yang seharusnya ditanggung masyarakat karena sebagian sudah ditanggung pemerintah.

KESEHATAN | 25 Oktober 2019

Ini Kata Pakar Soal Cara Duduk Jokowi yang Unik

Menurut pakar dari FKUI dr Andhika Raspati mengatakan Presiden Jokowi memiliki sendi ankle dengan mobilitas yang baik.

KESEHATAN | 25 Oktober 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS