Pentingnya Ibu Hamil Melakukan Perawatan Kulit
INDEX

BISNIS-27 428.182 (-4.2)   |   COMPOSITE 4879.1 (-22.36)   |   DBX 933.193 (-0.24)   |   I-GRADE 128.434 (-0.82)   |   IDX30 404.523 (-4.65)   |   IDX80 106.174 (-1.01)   |   IDXBUMN20 268.239 (-4.54)   |   IDXG30 113.341 (-0.74)   |   IDXHIDIV20 361.328 (-5)   |   IDXQ30 118.527 (-1.29)   |   IDXSMC-COM 209.874 (-0.48)   |   IDXSMC-LIQ 234.117 (-1.15)   |   IDXV30 100.803 (-0.95)   |   INFOBANK15 767.134 (-10.02)   |   Investor33 355.071 (-4.06)   |   ISSI 143.565 (-0.31)   |   JII 517.566 (-1.31)   |   JII70 175.828 (-0.42)   |   KOMPAS100 953.068 (-5.96)   |   LQ45 742.375 (-7.8)   |   MBX 1347.52 (-7.05)   |   MNC36 265.633 (-1.94)   |   PEFINDO25 258.006 (1.37)   |   SMInfra18 230.699 (-2.34)   |   SRI-KEHATI 299.246 (-3.58)   |  

Pentingnya Ibu Hamil Melakukan Perawatan Kulit

Kamis, 19 Desember 2019 | 23:29 WIB
Oleh : Indah Handayani / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Selama masa kehamilan, banyak perubahan yang terjadi pada seorang wanita, antara lain, mual muntah pada awal kehamilan, daya tahan tubuh menurun, peningkatan metabolisme tubuh, pegal-pegal, stres, terjadi peregangan kulit akibat berat badan naik, dan keadaan ini berlanjut setelah melahirkan dan masa menyusui. Selain itu, tak sedikit ibu yang menemui kendala dalam produksi ASI dan mengalami baby blues syndrome.

Masalah tak hanya muncul pada sang ibu, kondisi kulit pada bayi baru lahir sampai balita lebih tipis dibandingkan dengan kulit orang dewasa sehingga membuatnya lebih rentan mengalami permasalahan kulit.

Agar masalah kesehatan diri dan si kecil segera dapat teratasi dengan cepat dan tepat, penting bagi calon ibu dan ibu menyusui untuk mengonsultasikan masalahnya kepada ahli yang tepat untuk mendapatkan penanganan optimal.

Direktur Marketing Klinik Sakti Medika, Elvira Megasari Saragih, S Kom, MBA, menyatakan, pihaknya melihat sampai saat ini masih banyak pemahaman yang tidak tepat mengenai perawatan kesehatan dan kecantikan pada ibu hamil, ibu menyusui, dan anak.

“Kebanyakan orang menganggap ibu hamil dan ibu menyusui tidak boleh melakukan perawatan, akibatnya ibu sering merasa kurang percaya diri akan penampilannya karena gangguan kulit yang dialami tidak cepat teratasi. Hal yang serupa pun terjadi pada si kecil,” jelas Elvira saat perayaan Anniversary Klinik Sakti Medika, di Jakarta, Kamis (19/12/2019).

Elvira mengatakan, pihaknya ingin terus mengedukasi masyarakat, khususnya kaum ibu, agar dapat mengenali masalah kesehatan diri dan si kecil dan memilih ahli dan sarana yang tepat sehingga mendapatkan penanganan dan solusi yang sesuai dan optimal.

“Pastikan permasalahan kulit ibu dan anak dikonsultasikan ke dokter SpKK yang memiliki Surat Izin Praktek (SIP) yang nomornya ditampilkan jelas di lokasi praktek, di bawah masing-masing nama dokter yang bersangkutan,” ujar Elvira.

Founder Klinik Sakti Medika, dr Tina Wardhani Wisesa, menyampaikan, setiap perempuan berhak memiliki kulit sehat dan cantik dalam berbagai kondisi yang dijalani, termasuk masa kehamilan dan menyusui.

“Perubahan kulit seperti kulit berminyak dan jerawat, melasma (topeng kehamilan), hiperpigmentasi pada lipatan kulit, gatal, stretch mark, selulit, varises, dan infeksi jamur harus segera dikonsultasikan kepada ahli yang tepat yaitu dokter Spesialis Kulit dan Kelamin (SpKK) untuk mendapatkan penanganan yang tepat, aman, dan optimal,” kata dr Tina.

Selain itu, gangguan kulit juga dapat terjadi pada bayi karena strukturnya lebih tipis dan masih dalam tahap perkembangan sehingga rentan terhadap bahan iritan dan infeksi. Kasus yang banyak terjadi adalah eksim susu dan ruam popok. Eksim susu adalah bercak-bercak merah di pipi yang dipengaruhi oleh faktor pemicu seperti genetik, suhu ekstrim, atau debu dan bukan karena dampak terkena ASI.

“Eksim popok muncul karena penggunaan popok sekali pakai (disposable diaper) yang melebihi daya tampungnya sehingga kulit menjadi lembap. Menghindari faktor pemicu dan perawatan kulit yang tepat, akan membuat kulit bayi tetap sehat dan terhindar dari gangguan kulit,” jelas dr Tina Wardhani Wisesa.



Sumber:Investor Daily


BAGIKAN


REKOMENDASI

BERITA LAINNYA

Hadapi Kendala di Rumah Sakit, Pasien Bisa Laporkan ke BPJS Satu

BPJS Satu diharapkan bisa menjawab kebutuhan informasi dan pengaduan dari pasien JKN-KIS maupun masyarakat umum.

KESEHATAN | 19 Desember 2019

Rayakan HUT ke-100, RSCM Kembangkan Inovasi Layanan Kesehatan

Memasuki usianya yang ke-100 tahun, RSCM terus aktif dan berkontribusi dalam bidang kesehatan di Indonesia.

KESEHATAN | 19 Desember 2019

Iuran JKN-KIS Naik, Pemda Dilarang Pangkas Jumlah PBI

Tidak ada alasan pemda untuk memangkas atau mengurangi jumlah PBI yang dibiayai dari APBD.

KESEHATAN | 19 Desember 2019

Adian Napitupulu Dikabarkan Terkena Serangan Jantung

Adian melakukan perjalanan tugas ke Palangkaraya.

KESEHATAN | 19 Desember 2019

Guru Besar UI: Stunting Bisa Ancam Ketahanan Bangsa

Masalah stunting menurutnya adalah permasalahan yang sangat penting dalam konteks ketahanan bangsa

KESEHATAN | 18 Desember 2019

IDI dan BPJS Siapkan Kajian Kebutuhan Dasar JKN-KIS

Hasil kajian akan menjadi rujukan untuk menentukan standar benefit layanan bagi peserta.

KESEHATAN | 17 Desember 2019

Asupan Protein Harian Dukung Aktivitas Pria Modern

Kecukuan asupan nutrisi protein harian sering terlewatkan.

KESEHATAN | 17 Desember 2019

BPOM Tegaskan Nata De Coco Termasuk Jenis Pangan

GAPPMI membantah video nata de coco mengandung plastik.

KESEHATAN | 16 Desember 2019

Kader Posyandu Dinilai Bisa Turunkan Stunting

Kekuatan utama Posyandu ada di deteksi awal dan kader di lapangan.

KESEHATAN | 16 Desember 2019

Sasar Peserta Milenial, BPJS Kesehatan Gandeng Dompet Aman

BPJS Kesehatan menggandeng Dompet Aman untuk memudahkan peserta milenial membayar iuran JKN-KIS.

KESEHATAN | 13 Desember 2019


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2020 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS